Menu
Tampilkan postingan dengan label Sayuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sayuran. Tampilkan semua postingan

Euphoria Ramadhan selalu saja membawa cerita setiap tahunnya. Meski setelah hari kemenangan tiba euphoria itu pun seringnya ikut berlalu, namun peningkatan ibadahnya nggak boleh ikutan berlalu juga ya.

So Good Karage siram Acar Kemangi


Assalamualaikum semua,

Postingan ini berawal dari pengumuman Lomba Resep #MasakanRumahKhasRamadhan dari So Good yang kabar baiknya adalah diperpanjang hingga 7 juli mendatang. Yeayyy!
Saya membacanya di timeline Instagram Official So Good.

Ceritanya waktu Ramadhan kemarin, anak sulung saya yang paling rewel kalau disuruh makan ikan, mendadak lahap sekali makan lauk ikan kuah acar yang dibeli ayahnya sore itu.
Iya, saat bulan Ramadhan saya memang sering absen masak, apalagi masak makanan yang rumit.

Bukan karena saat puasa saya bermalas-malasan lho ya, kadang sih iya, tapi Alhamdulillah saat bulan Ramadhan saya lebih sibuk mengurusi loyang kue daripada wajan. Hehehe.

Bersyukurnya lagi, anggota keluarga nggak pernah protes soal ini. Suami saya juga paham kondisi saya, jadi beliau pun lebih menyarankan beli lauk siap santap saja kalau saya capek, daripada dia dapet tugas mijitin kaki isterinya maksudnya, saya hapal kok kalau itu hehehe.
Terutama untuk menu buka puasanya.
Toh saat Ramadhan memang banyak sekali penjual lauk siap santap yang melapak sejak ba'da ashar hingga menjelang maghrib.

Meski saya tinggal di Bali yang notabene sebagai kaum minoritas dan pendatang, tapi sekarang di Bali banyak lho penjual makanan halalnya.
Biasanya kami membelinya di sebelah masjid agung, di sekitaran kampung jawa. Yang setiap Ramadhan selalu penuh dengan pedagang lauk dan takjil.

Kalau sudah begini, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?

Tapi, ada tapinya juga sih. Sudah diberi nikmat tapi masih mengeluh ya, hehehe.

Kalau beli lauk siap santap ya yang pasti menunya itu lagi itu lagi, dan selalu sama setiap tahunnya.
Rasanya pun juga nggak selalu sesuai selera kita. Seringnya sih pasti kepedesan buat suami dan anak-anak saya, kalau saya mah malah lahap sama yang pedes-pedes, hehehe emak-emak banget ya.

Balik lagi ke cerita ikan kuah acar tadi. Sebenernya sih yang kami rasai saat itu kebetulan kuah acarnya terbilang hambar, kami maklum saja sih karena penjual atau yang masak pasti juga sedang puasa.
Tapi entah kenapa si sulung justru lahap.
Pas saya tanya ternyata dia bilang dia suka kuah acar kuning.

Baiklah nak, besok emakmu akan masak kuah acar kuning yang lezat, insyaAllah.

Pas keesokannya, kok jangankan masak ikan kuah acar yang bisa dipastikan mustahil bisa mengoprek-ngoprek sisik ikan, mengini dan menganu si ikan, sedangkan pergi ke pasar pagi buat beli ikannya saja lupa.
Maklum saja, setelah sholat subuh si emak ini sudah berkutat dengan loyang dan oven, demi kejar orderan.

Tapi karena saya juga sedang kangen dengan masakan kuah acar, ayo saja lah kita segera ke minimart terdekat. Maksud hati sih pengen beli Fish Karage atau Fish Popcorn dari So Good yang produknya sudah terjamin berkualitas dan terjaga kandungan nutrisi proteinnya.

Eh tapi ternyata, saya cuma kebagian Chicken Karage So Good saja. Itupun tinggal satu saja kata si penjaga minimart nya.
Maklumlah ya, produk So Good memang sahabat emak saat Ramadhan.

Dan pulanglah si emak ini dengan sebungkus Chicken Karage dari So Good beserta beberapa bahan pendukung acar kuning yang bisa dibeli di toko sayur langganan terdekat. Karena bahannya pun memang sederhana saja.

Yuk langsung saja kita eksekusi!

Chicken Karage dari So Good yang saya gunakan dalam resep ini



BACA JUGA: Buka Puasa dengan Bakso Penyet Andalan



Resep So Good Karage siram Acar Kemangi

(Untuk 2 - 3 porsi)

Bahan-bahan:

  • 1 bungkus Chicken Karage (bisa diganti Fish Karage/Fish Popcorn)
  • 1 buah wortel ukuran kecil
  • 1 buah timun ukuran kecil
  • 10 buah cabe rawit utuh, sesuai selera aja
  • 1 batang serai bagian putihnya
  • 1 lembar daun jeruk
  • 2 buah bawang merah utuh/potong besar-besar.
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • Segenggam kecil daun kemangi
  • Secukupnya air

bumbu halus:

  • 3 buah bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas jari kunyit
  • 1 ruas jari jahe
  • Secukupnya garam dan gula


Cara membuat:

  1. Goreng Chicken Karage So Good sesuai petunjuk di kemasan, sisihkan. 

  2. Tumis bumbu halus hingga layu, masukkan serai dan daun jeruk. Tambahkan air. *Takaran air menyesuaikan saja ya, tergantung seberapa banyak kuah acar yang diinginkan. Saya pakai kurang lebih 2 gelas. 

  3. Masukkan wortel yang sudah dipotong korek ketebalan sedang. Masak hingga wortel setengah matang. 
  4. Masukkan potongan timun, cabe rawit utuh, bawang merah, gula dan garam. Masak hingga semua bahan matang. Koreksi rasa. 
    Abaikan wajannya yang hitam dekil ya, hihihi.
  5. Jika rasa sudah oke, masukkan kemangi dan air jeruk nipis. Aduk rata dan matikan api.
  6. Tata Karage di piring saji, siram dengan acar kuning. Siap santap deh. 



Gimana bunda, Gampang banget kan?
Dan pastinya enak dan sueger buat buka puasa, hehehe.
Tapi awas! Jangan sampai kalap ya makannya, nanti hikmah puasanya jadi hilang entah kemana deh.




***



Kenapa saya menggunakan produk So Good?

Karena produk So Good sudah bersertifikat halal, jadi nggak perlu was-was lagi ya.
Selain yang pasti praktis dan mudah didapat, semua produk So Good diolah dengan teknologi proses modern dengan kontrol kualitas yang ketat agar tetap terjaga kualitas gizi proteinnya dan tentunya higienis.

Buat yang belum tahu apa saja varian So Good, info lengkapnya klik link disini ya sogood.id

Menu Praktis Ramadhan: So Good Karage siram Acar Kemangi


- Mak Icik -

6

Assalamualaikum,

Gimana puasanya yang sudah jalan setengah bulan ini, Bunda? Masih semangat kan bebikin buat menu buka puasa keluarga?

Karena hari ini Bali lumayan panas membahana, dan Mak Icik lumayan semangat membahana juga, gimana kalau kita bikin sayur asem aja.
Kayaknya seger tuh buat menu buka puasa hari ini.

Tapi, berhubung hari ini di Bali sedang barengan sama hari raya Galungan, dan pasar tutup, dan toko sayur langganan juga nggak punya stok sayuran.
Apalah daya, kita bikin sayur asemnya sesuai stok yang ada aja ya. Ini juga pak suami lho yang bela-belain belanja ke agak jauhan sana, di kampung jawa. Hihihi.
Thanks bebs.


Baca Juga: Resep Nasi Goreng Kampung Mak Icik


Resep sayur asem untuk buka puasa
Sayur Asem ala Mak Icik

Resep Sayur Asem ala Mak Icik


BAHAN:

  • 1 ikat kecil kacang panjang
  • 1 ikat kecil kangkung
  • 1 buah wortel
  • 2 genggam kacang tanah basah (kupasan)
  • 1 buah tomat uk. Besar
  • 1 buah cabe merah, buang bijinya
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ibu jari lengkuas, geprek
Bumbu halus:
  • 4/5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1/4 sdt terasi
  • Gula dan garam
  • Kaldu bubuk, saya pakai rasa sapi

CARA MEMBUAT:

  1. Cuci dan rebus kacang tanah hingga empuk. Tiriskan.
  2. Sementara merebus kacang, siangi dan potong semua sayur.
  3. Rebus air hingga mendidih, masukkan garam secukupnya. Ini fungsinya agar warna sayuran tetap segar.
  4. Masukan irisan wortel dan kacang panjang, biarkan hingga agak lunak.
  5. Masukkan semua bahan sisa, kacang rebus dan juga bumbu halus. Masak hingga semua sayur empuk. Koreksi rasa.
  6. Siap deh sayur asem seger buat buka puasa.

Gimana, mudah kan bikinnya? Yuk bikin Bunda!


Note:
- Sayuran boleh diganti atau ditambah apa saja sesuai selera ya Bunda, seperti jagung manis, labu jepang, daun so/belinjo, buah belinjo dll.
- Jika dirasa kurang asam boleh ditambah lagi tomatnya, atau ditambah 1 sdm air asam jawa.




- Mak Icik -

0

Sayur Kelor si Daun Ajaib

Sayur Kelor si Daun Ajaib


Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

Ada yang belum tau Daun Kelor?


Saya kenal daun kelor ini setelah pindah ke salah satu kecamatan di Pasuruan, tempat dimana ibuku bertugas membela negara dan bangsa di Dinas Kesehatan level Puskesmas.

Sebelumnya saya yang ikut si Embah di Tuban nggak tau dan nggak kenal apa itu kelor, apalagi Kelor di sayur. Bukan tidak ada kelor di Tuban sih kayaknya, tapi emang mbah saya nggak pernah masak sayur kelor.
Bahkan setelah saya kenal sayur Kelor ini, dan sekarang si embah saya juga ikut pindah ke Pasuruan, pun mbah saya tetap tidak bisa makan sayur daun kelor.

Why?

Itu karena menurut mbah saya, daun kelor identik dengan orang meninggal. 
Konon katanya daun kelor kerap digunakan untuk hal-hal yang berbau mistis dan roh atau apalah gitu deh. Seringkali juga digunakan untuk memandikan jenasah, katanya. 
Makanya beliau pun tidak menganggap sayur daun kelor adalah termasuk makanan yang lazim.

Tapi...
Di Pasuruan, tepatnya di kecamatan Wonorejo tempat jaman kecil saya dulu tinggal. Sayur daun kelor adalah sayur keseharian masyarakat sekitar seperti lazimnya sayur bayam.


Sayur Kelor si Daun Ajaib
Daun Kelor

Cek juga 24 Manfaat Daun Kelor

Pohon Kelor ini bahkan hampir ada di setiap tempat (ini pas jaman kecil saya ya), terutama di lahan-lahan kosong atau kadang juga digunakan sebagai pembatas tanah milik atau pagar hidup di kebun.

Meski demikian, saat itu Kelor tidak dianggap sebagai sesuatu yang istimewa. Bahkan seringkali diidentikkan dengan finansial lemah, seperti saat tanggal tua untuk mengirit uang belanja dan sebagainya.

Eh, tapi ada kebiasaan yang unik juga lho seputar daun Kelor ini.

Di Wonorejo Pasuruan tempat saya dulu tinggal dan tumbuh, ada kebiasaan atau adat dimana saat ada kelahiran, akan diadakan yang namanya "Brokohan".

Brokohan adalah acara makan siang bersama ibu-ibu atau para wanita tetangga sekitar dari orang yang baru saja melahirkan.
Uniknya, menu makan siang ini selalu sama. Yaitu sayur Kelor dan sambal pecelan yang berisi tempe, telur rebus dan ikan asap (hmm saya nelen ludah, swerrr ewer ewer).

Update:
Ini kemaren lagi masak sayur bayem sama pecelan tempe dan telur kukus. Minus ikan asap aja ya, soalnya agak susah disini nyarinya hehe..

Bahan Sambal Kacang:

  • 3 sdm kacang tanah goreng
  • 1 ruas kelingking kencur/cikur
  • Cabe rawit/keriting, goreng layu
  • 1/2 buah tomat, goreng layu
  • Gula dan garam
EKSEKUSI:
  • Uleg semua bahan sambal, tambahi air matang hingga teksturnya pas seperti sambal pecel (tidak encer dan tidak kering)
Sayur Kelor si Daun Ajaib
Pecelan tempe, pasangan serasi buat si sayur bening

Brokohan ini seperti dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran anggota keluarga baru dengan berbagi rezeki (makan) dengan tetangga sekitar. 
Dengan acara ini juga, tetangga sekitar berkumpul dan bersilaturahmi. Memberi ucapan selamat bersama doa-doa yang indah.

Well, terlepas ini bukan budaya dari Agama atau tidak, tapi saya selalu suka dengan menu ini.
Sayur Kelor dengan pecelan tempe (next time saya update ya si pecelan ini xixixi)

Daun kelor yang paling umum, dimasak sebagai sayur bening. Rasanya seger seperti sayur bayam.
Eits, tapi ternyata daun kelor ini kandungan gizinya melebihi bayam lho. Jadi sangat dianjurkan untuk busui dan bayi MPASI maupun anak-anak.
Bahkan konon katanya bagus juga untuk kulit dan diet karena kandungan vitamin C nya yang tujuh kali lipat dari jeruk. 
Wehhh Daebak!

BACA JUGA: Resep Kimchi Porsi Rumahan


Namun, untuk bumil diharapkan lebih berhati-hati saat mengkonsumsi sayur kelor ini, karena dikabarkan konsumsi daun kelor terlalu banyak untuk bumil dapat mengganggu janin.
Entah itu kelor atau apapun, bumil memang sebaiknya berhati-hati dengan asupan ya, dan sebaiknya tidak berlebihan.


Sayur Bening Daun Kelor


BAHAN:
  • 2 genggam daun kelor muda
  • 3 butir bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 ruas jari temu kunci
  • Garam dan gula

CARA MEMBUAT:
  1. Rebus air kira-kira setengah panci kecil, tambahkan irisan bawang, temu kunci dan garam serta gula. Biarkan mendidih.
  2. Masukkan daun kelor yang sudah dicuci. Masak hingga daun lunak. Tes rasa.
  3. Siap deh buat makan siang sama sambal penyetan.
Sayur Kelor si Daun Ajaib



- Mak Icik -


0

Kimchi

언녕 허세요 ....
Annyeong Haseyo,,,,

Kayaknya udah lama banget ya aku ngga utak atik nih blog, maklum akhir-akhir ini akika lagi sibuk bingits geto (ishhh sok penting). Oke deh gag pake ngomel panjang ya, kali ini aku mau bagi-bagi resep buat yang mau belajar doyan kuliner korea hohoho,,,, secara kan sekarang virus korea menjajah bumi nusantara hiks >,<
Tapi gapapa, karna makanan korea yang satu ini adalah termasuk dalam lima makanan paling sehat sedunia hmmmmm hebat hebat.
Selain cara pembuatan yang ngga ribet, makanan ini bisa disimpan lama dalam wadah tertutup rapat trus ditaruh di lemari es jadi lebih seger. Aku sendiri sih biasanya nyimpen ini sampe hampir dua bulanan (lamayan buat stok kalo lagi males masak >_< )

Kimchi (hangul: 김치 ) adalah makanan khas korea yang paling populer. Sawi putih yang menjadi bahan utamanya disebut-sebut mengandung zat pencegah kanker. Ditambah bakteri laktobasilus saat proses fermentasi yang menghasilkan asam laktat lebih tinggi daripada yogurt, sehingga baik untuk kesehatan pencernaan.

Ini dia bahan yang musti disediain sebelum kita berkutat di dapur.
Resep kimchi porsi rumahan

BAHAN:

1. Sawi Putih 500 gram.
Bagi yang ngga punya timbangan di rumah, timbanglah di tempat tempat kamu membeli ya hehehe,,,
2. Lobak/wortel 1 buah sedang. 
Kalo aku lebih suka pake wortel.
3. Bawang Bombay 1/2 buah.
4. Bawang Putih 4 siung.
5. Daun Bawang 2 batang. 
Kadang aku menggantinya dengan Daun Bawang Pre.
6. Jahe kira-kira 2 cm.
7. Cabe bubuk 1/4 cangkir (sesuai selera). 
Kalo mau yang merahnya bagus beli di supermarket korea. Tapi karna aku jarang kesana, jadi pake cabai bubuk lokal.
8. Kecap Ikan kira-kira 2 sendok makan penuh. 
Kalo kata resep aslinya sih lebih enak pake kecap cumi, tapi karna disni susah nyarinya jadi pake kecap ikan biasa. Menurut pengalamanku dan lidahku, untuk kecap ikan yang murah paling enak punyanya Finna.
*Update 10/09/2017
Sekarang saia suka tambahin 2 sdm (kurleb) Saus Tiram, rasanya lbh sedap dan kental, sebaiknya gunakan saus tiram yg kwalitas bagus ya moms

Bahan bubur utk saus:
9. Gula Pasir 1/2 sdm.
10. Tepung Ketan 1 sdm penuh.
11. Air 3/4 gelas
12. Garam Kasar kira-kira 1/4 cangkir.

Sekarang mari pasang celemeknya ^ , ^

CARA MEMBUAT:
1. Pertama-tama cuci dulu sawi nya dengan air kran mengalir sampe bersih sih hingga keselah-selah, biar semua ulat-ulat, lumpur dan pestisida rontok. Bisa dicuci utuh bisa juga dengan memretelinya.

2. Setelah dicuci bersih, tiriskan. Lalu Potong-potong jika tidak suka terlalu panjang. Aku pribadi lebih suka dipotong-potong, karna saat menyantapnya ngga pake ribet buat potongin. Dan Ukuran kecil lebih mudah saat proses penggaramannya.

3. Letakkan semua sawi di wadah yang kering dan taburi dengan garam kasar secara merata agar proses penggaraman sempurna. Diamkan kira-kira 1,5-3 Jam dan aduk per 30 menitnya. Jika dirasa sawi belum asin bisa diperpanjang 30 menit lagi. Setelah selesai proses penggaramnnya, cuci bersih sawi agar sisa-sisa garam ngga nempel di daun sawi lagi. Karna sisa garam yang nempel nantinya akan bikin kimchinya over asin. Tiriskan.

Resep kimchi porsi rumahan

Update 10/09/2017:
Sekarang saia lbh suka membelahnya jd empat saat mencuci sampai proses penggaraman selesai dan sudah dibilas bersih, baru selanjutnya dibumbui.

 kimchi
Lumuri sawi dengan garam kasar
Kimchi


4. Sementara itu Buat bubur dari tepung ketan, gula dan air. Dinginkan.

Resep kimchi
Bubur tepung beras

5. Potong-potong wortel seperti batang korek api, sisihkan. Haluskan Bawang putih dan jahe, Iris tipis bawang bombay dan daun bawang.


6. Campur bubur ketan dengan bubuk cabe, jahe, bawang putih yang di haluskan dan minyak ikan. Lalu campurkan Pasta tersebut dengan wortel, bawang bombai, bawang daun. Lalu aduk rata dengan sawi putih yang telah tiris tadi.

Resep kimchi porsi rumahan
Resep Kimchi


7. Letakkan adonan Kimchi tersebut dalam wadah/toples kedap udara (paling bagus yang bahannya dari kaca). Tutup atasnya dengan plastik bening, lalu tutup rapat toples dengan tutupnya. Untuk menghindari debu, biasanya aku bungkus lagi dengan kantong plastik. Biarkan Kimchi selama dua sampai tiga hari (72 jam) dalam suhu ruangan agar proses fermentasi sempurna. Bagi yang suka dimakan segar juga boleh, tapi kalo aku lebih suka yang difermentasi, soalnya kalo masih segar bau kecap ikan dan bubuk cabainya aku ngga suka hehehe... 

Resep kimchi porsi rumahan
Kimchi

8. Setelah proses fermentasi selesai, buka kimchi dan siap dinikmati atau diolah lagi untuk bahan masakan korea lainnya. Agar kimchi tetap awet, simpan kimchi dalam wadah tertutup rapat dan simpan di lemari es. Ambil seperlunya saat menghidangkan agar kimchi tidak terlalu lama terkena udara bebas.


Selamat mencoba ^_^


- vanilla -

0

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community