Menu
Tampilkan postingan dengan label Roti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Roti. Tampilkan semua postingan

Roti maryam

Roti Maryam a.k.a Roti Canai


Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh,


Saya pertama kali kenal roti maryam itu pas jaman baru kerja. Aseli, saya nggak ngerti dan baru denger soal roti maryam ini. Saya ini orang kampung, dan nggak kenal dunia perkulineran, apalagi wisata kuliner, haha.

Jadi gini, ceritanya ada warung yang baru di buka di kampung saya, nah pemilik warung ini adalah pensiunan TKI yang pernah kerja di Arab selama bertahun-tahun.
Mumpung baru gajian, mampirlah saya ke warung itu sama temen-temen. Ya itung-itung reward lah buat diri sendiri ngrasain manisnya gaji pertama, gitu ceritanya.

Di buku menunya terpampang nyata si roti maryam ini. Awalnya sih saya bingung bin ragu-ragu mau pesen apa enggak, ya secara pesenan udah banyak nih di meja. Tapi karena rasa penasaran saya lebih tinggi, yaudah saya putusin buat pesen menu itu juga. Toh belum tentu juga gajian bulan depan bakalan foya-foya gini, haha.

Singkat cerita, saat itu saya merasa kurang cocok dengan si roti maryam-nya. Entah karena racikannya yang kurang pas di lidah saya, atau karena saat itu posisi perut saya sedang overload alias kekenyangan, (ssttt ini jangan ditiru ya!). Yang jelas, saya hanya ngerasain susu kental manis sekaleng diatas tepung, udah itu aja.

Setelah saya hijrah kerja dan tinggal di Bali, baru saya beneran kenalan sama roti canai a.ka roti maryam yang enak dan pas di lidah saya. Tapi yang saya temuin disini versi canai ya, dimana si roti dimakan sama kuah kari ayam. Berbeda dengan roti maryam yang konon dimakan dengan topping manis, seperti susu kental manis.

Nah, waktu hamil anak kedua kemaren, saya pengennnn banget makan si roti canai ini. Mau beli, tempatnya jauh banget sama tempat tinggal saya sekarang yang lumayan agak ngampung, ssttt. 
Tapi karena saking ngilernya, daripada anak saya ngileran, ya khan? Akhirnya nyari deh resep di Internet dan Cookpad.

Saya lupa sumber aslinya dari situs apa, sepertinya sih ini resep yang saya gabung-gabungin. Alasannya sudah jelas, menyesuaikan bahan yang ada, hahaha.

Dengan berpegang teguh pada the power of emak-emak, sambil sakit punggung lho ini waktu saya bikin pertama kali, Alhamdulillah sih rasa tidak mengecewakan ya, buat saya , hohoho 😂 dan jadi resep andalan biarpun sederhana.

Resep Roti Maryam simple


BAHAN:
  • 400 gram tepung terigu serbaguna
  • 1 butir telur (dikocok lepas)
  • 150 ml air hangat suam kuku
  • 50 gram margarin / butter / ghee (mentega india)
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • Secukupnya minyak untuk rendaman
  • Secukupnya margarin / butter untuk olesan
  • Topping sesuai selera


CARA MEMBUAT:

  1. Campur tepung, telur, gula, garam dan margarin. Aduk rata hingga berbutir-butir. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni. Jika dirasa air sudah cukup stop aja nggak perlu dihabisin.
  2. Uleni adonan hingga kalis. No worries ya, adonannya gampang kok ulenannya, nggak seberat adonan donat atau roti.
  3. Bagi adonan dan bentuk bulat. Saya biasanya jadi 8 buah.
  4. Rendam adonan dengan minyak goreng (pakai minyak baru ya, jangan pakai yang bekas, apalagi bekas goreng ikan asin haha). Diamkan 1 - 3 jam.
  5. Pipihkan adonan hingga benar-benar tipis dan lebar. Olesi dengan margarin tipis-tipis di seluruh permukaannya.
  6. Lalu gulung memanjang dan bagus*
  7. Gulung lagi masing-masing ujung berlawanan sehingga membentuk huruf S (lihat di gambar).
  8. Tangkupkan kedua bagiannya hingga membentuk spt konde, sambil sedikit ditekan biar ga jatuh kondenya ya, wkwkwk. Lakukan hingga adonan habis.
  9. Pipihkan adonan, bisa dengan telapak tangan. Sebaiknya jangan terlalu tipis agar layer rotinya tidak hilang.
  10. Panggang diatas pan yang sudah dipanaskan dengan api kecil aja ya bunda biar gak gosyong 😁 lalu balik kalo satu sisi udah kuning kecoklatan. Lakukan hingga kedua sisi matang. Letakkan diatas daun pisang untuk menambah aroma wangi... Boleh diabaikan.
  11. Siap disantap dengan topping sesuai selera. Foto diatas saya hanya pakai susu kental manis dan stroberi. Bisa diganti dengan keju/madu/ kuah kari seperti canai.


Step by step roti maryam

Step by step roti maryam


Note:
• Sepengalaman saya, kalau terlalu laman proses perendaman, adonan akan melar seperti karet dan susah dibentuk. Sedangkan proses perendaman yang terlalu sebentar, akan membuat adonan kurang lentur dan gampang robek. Ini menurut saya aja sih, saya juga belum banyaj pengalaman, hehehe abaikan kalo saya salah 😁• Gulungan yang bagus adalah gulungan yang rapi dan banyak. Hal ini akan menghasilkan lapisan yang bagus nantinya. Jadi kalau hasilnya kurang berlapis biasanya gulungannya yang masih kurang keceh 😁 atau waktu gilasan terakhir terlalu tipis.

- Mak Icik -

0

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community