Menu
Tampilkan postingan dengan label Masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masakan. Tampilkan semua postingan

Soto, makanan berkuah khas Nusantara. Siapa yang tak mengenalnya. Mau berbahan ayam atau daging, mengandung santan, susu atau kuah bening semuanya kembali ke selera dan kekhas-an masing-masing daerah ya. 

Kalau kamu suka soto apa?



Resep Soto Banjar yang Asli Nagih


Assalamualaikum bunda,

Postingan ini sebenarnya sudah terwacana sejak beberapa bulan yang lalu, sebelum mak icik pindahan, tapi ya begitulah, ternyata ke-sok-sibukan saya mengalahkan segalanya, *maap maap.

Berawal dari lebaran kemarin saat saya dan keluarga bertandang ke rumah salah satu nini kerabat suami saya, dimana kami disuguhin soto Banjar yang udah tinggal porsi terakhir (katanya). Seminggu kemudian pun demikian saat bertandang kembali ke rumah kakak ipar, makan soto Banjar ini lagi.

Cerita punya cerita, soto dan sop banjar sebetulnya sama. Yang menjadi pembeda adalah jika dimakan dengan nasi disebut sop, namun jika dimakan dengan ketupat biasa disebut soto.

Dan yang bikin saya penasaran adalah jeruk limau kuit. Katanya sih, si limau kuit ini yang bikin spesial gaes.

Iyes, limau kuit ini konon hanya terdapat di daerah tertentu saja, misalnya ya daerah Banjarmasin sendiri. Karena, suwer! Saya belum pernah lihat si buah ini sebelumnya.
Kalau saya Google-ing, kebanyakan diarahkan ke buah jeruk purut. Namun ternyata berbeda kisanak. Jeruk purut memiliki ukuran buah yang lebih kecil daripada si limau kuit ini.

Soto banjar dengan limau kuit
Gambar limau kuit-nya yang nyempil deket ketupat itu ya gaes (^・^)


Alhamdulillah ya, menantu sholeha ini kemarin dibawain sama bapak mertuwa. Limau kuit plus rempah-rempah bumbu soto khas banjar ini, terutama yang sulit ditemukan di Bali dan bahkan baru saya tau kemarin itu.

Diantaranya adalah kas-kas, adalah salah satu rempah khas yang sulit ditemui di Bali atau jawa, karena saya baru melihatnya. Bentuknya butiran debu kecil, kecil banget mirip butiran detergen, atau apa ya, entahlah saya tidak bisa mencari penyamaannya.

Bumbu rempah kas-kas
Bumbu rempah kas-kas


Rempah khas kedua adalah kulit kayu ganti, bentuknya tipis banget dengan aroma wangi manis, nah lho gimana itu ya.

Berikutnya ada kapulaga arab, kapulaga ini beda sama kapulaga yang umum saya jumpai ya pemirsah. Kapulaga arab ini bentuknya lonjong dan lebih wangi, sedangkan kapulaga biasa bentuknya agak bulat dan aromanya mirip aroma jamu, karena lebih sering digunakan untuk jamu.

Berikut gambar penampakannya, siapa tau di daerah bunda beda sebutannya.

Rempah bumbu soto banjar
Rempah-rempah yang digunakan dalam resep soto banjar




BACA JUGA: Sajian khas Lebaran: Ketupat Cap Gomeh



***


RESEP SOTO BANJAR

(Untuk 6 porsi)

BAHAN:

  • 1 dada ayam utuh (lebih enak ayam kampung, sih)
  • 1,5 - 2 liter air
  • 1 jari kayu manis
  • 5 butir cengkeh
  • 3 bunga sisir/pekak/bunga lawang
  • 6 butir kapulaga hijau/kapulaga arab, geprek hingga terbuka
  • 1-2 lembar kulit kayu ganti
  • 2 batang daun bawang pre, potong-potong
  • 1 sdm margarin

Bumbu halus:

  • 100 gram bawang merah
  • 50 gram bawang putih
  • 1 ruas ibu jari Jahe
  • 1 sdt merica
  • ½ buah pala
  • 1 sdt biji kas kas
  • 2 biji kenari kupas
  • 1 sdt adas manis
  • minyak/margarin untuk menumis

Pengental:

  • 2 sdm bawang putih goreng
  • 100 gram kentang kukus
  • 3 buah kuning telur
  • 1/2 cangkir susu evaporasi / 1 sachet SKM

Pelengkap:

  • Ketupat
  • Soun
  • Telur rebus
  • Wortel rebus
  • Perkedel singkong/kentang
  • Bawang goreng
  • Irisan seledri
  • Limau kuit atau jeruk nipis
  • Sambal cabe rawit mentah
  • Kecap asin Banjarmasin

CARA MEMBUAT:

  1. Rebus ayam dengan kayu manis hingga ayam empuk dan matang. Tiriskan ayamnya lalu suwir, sisihkan. 
  2. Tumis bumbu halus dengan margarin hingga harum, tuangkan ke dalam kuah rebusan ayam tadi. Tambahkan bumbu rempah lainnya. Masak hingga bumbu benar-benar menyatu. 
  3. Blender bahan pengental lalu tuang ke dalam kuah Soto. Tambahkan daun bawang pre dan margarin. Biarkan hingga mendidih kembali. 
     
  4. Koreksi rasa.
  5. Sajikan soto dengan ketupat, ayam yang disuwir, sohun, telur rebus, perkedel kentang/singkong, irisan seledri dan bawang goreng. Dan yang tak ketinggalan, sambal, limau kuit juga kecap asin khas banjar.
    Sepiring sito banjar komplit, hmmm so yami tami bebi lah pokokna.... Asli nagih!


Hemmm nyaman nya... (^o^)


Note:
Kecap asin banjar ini agak berbeda ya dengan kecap asin yang biasa dijual dipasaran, dan hanya dijual lokal saja. Saya nitip dibeliin bapak mertuwa. Hihihi.


BACA JUGA: Resep perkedel singkong pelengkap soto banjar


***




- Mak Icik -
0

Perkedel umumnya terbuat dari kentang ya, kalau perkedelnya berbahan dasar singkong bagaimana?


Resep perkedel singkong pelengkap soto banjar




Assalamualaikum bunda,

Tahu kan ya yang namanya perkedel, biasanya terbuat dari kentang yang telah digoreng atau dikukus lalu dihaluskan bersama bumbu rempah dan digoreng kembali dengan kocokan telur.

Hmmm...
Membayangkannya saja saya sudah mulai nelen ludah ini, hihihi.

Saya termasuk penggemar berat perkedel kentang lho pemirsah, pokoknya suka, apalagi kalau enak. *Yaiyalah buk!

Nah, bagaimana kalau perkedelnya berbahan dasar singkong?

Di beberapa daerah, ternyata sudah umum lho perkedel singkong ini (*hihihi saya baru tau lho gaes, maapkeun ya), terutama di luar jawa, dimana harga kentang terbilang sangat mahal.
Salah satunya di daerah Kalimantan selatan.

Cerita ini saya dengarkan dari penuturan nini haji yang kami singgahi lebaran lalu, *dan yang kami palak Soto nya.

Menurut penuturan beliau, kalau dalam penyajian Soto Banjar itu aslinya menggunakan perkedel kentang, tetapi, karena kentang sangatlah mahal saat itu (gatau sih kalau sekarang mahal gak sih?) Jadilah diganti dengan singkong yang jauh lebih terjangkau karena banyak ditanam oleh petani atau warga setempat.
Sedangkan kentang memanglah harus didatangkan dari jawa, ya.

Baiklah, karena saya juga lagi praktekin bikin soto banjar, yuk ah bebikin perkedel singkong juga biar makin banjar sotonya.


BACA JUGA: Singkong Thailand ala Ambassador Mall



***


RESEP PERKEDEL SINGKONG

BAHAN:

  • 1 Kg Singkong segar
  • 2 sdm bawang goreng
  • 2-3 batang seledri
  • 3 butir telur (sesuai kebutuhan)
  • Minyak untuk menggoreng

Bumbu halus:

  • 5 buah bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 1 ruas jari Jahe
  • 1 sdt merica
  • ½ buah pala
  • Secukupnya garam dan gula
  • minyak untuk menumis

CARA MEMBUAT:

  1. Kupas singkong dan kukus, lalu haluskan. Sisihkan. 
     
    Haluskan
  2. Tumis bumbu halus hingga harum.
  3. Campur singkong lumat, bumbu, bawang goreng, irisan seledri dan satu butir telur yang dikocok lepas. Aduk rata. 
    Campur semua bahan dan bumbu
  4. Bentuk adonan perkedel sesuai selera.  

  5. Lapisi setiap bulatan perkedel dengan kocokan telur lalu goreng dengan minyak panas dan api kecil. 

  6. Siap deh digunakan sebagai pelengkap Soto.



***


Tips:


Saat menggoreng, tunggu hingga bagian bawah kering atau kecoklatan baru dibalik ya. Hindari membolak-balik agar perkedel tidak hancur.

Semoga bermanfaat ya...


- Mak Icik -
0

Soup - yang gampangnya dibaca sup ini adalah kuah gurih dengan sayuran di dalamnya. Kalau di Indonesia, sup biasanya identik dengan sayur "sop". 
Nah, kalau sup yang kental? Pasti ngebayanginnya ala kebule-bulean yang adanya cuman di restoran, iya kan? 


Cara sederhana membuat sup ayam jagung yang kental dan gurih


Assalamualaikum,

Kebetulan sekarang di Bali sedang dingin, hingga mencapai 25-24°C pas pagi hari. Buat saya segitu lumayan dingin, sih. Soalnya di Bali biasanya panas, sekitar 30-32°C.

Meskipun kalau lagi panas-panasnya, AC pasti dinyalain juga, di suhu di bawah 25°C juga. Tapi kalau pas suhu asli segitu, kok berasa dingin banget ya, hehehe.

Kemarin sempet ngoprek-ngoprek resep yang belum terjamah, salah satunya adalah resep Sup Ayam jagung ini.
Padahal resep ini sudah masuk dalam daftar resep yang kudu dicoba sebelum bulan puasa kemarin, karena rencananya mau saya pakai buat menu sahur atau berbuka saya.

Iya, saya ini golongan emak gampang merekah kalau kebanyakan makan nasi, apalagi di jam-jam rawan. Jadi memang harus ekstra nahan godaan kalau sedang puasa.

Resep ini saya recook dari resepnya bunda Dzulkhulaifah yang judul aslinya "Bubur Jagung".
Tapi nggak tau kenapa, saya lebih suka menyebutnya sup ayam jagung saja, biar gimana gitu, hahaha.

Pas banget deh, ya.
Dingin begini nyeruput sup hangat nan gurih, hmmm kebayang kan gimana lumernya?

Yuk ah langsung saja kita eksekusi!



BACA JUGA: Singkong Thailand ala Ambassador Mall


***

RESEP SUP AYAM JAGUNG KENTAL

(Untuk 6 porsi)

BAHAN:

  • 250 gram daging ayam bagian dada.
  • 2 butir telur ayam.
  • 1 batang besar wortel.
  • 1 mangkok kecil jagung manis pipil.
  • 1 buah bawang bombay uk. Sedang.
  • 3 buah bawang merah.
  • 3 siung bawang putih.
  • 1 ruas jahe, geprek.
  • 2 lembar daun bawang/bawang pre.
  •  Secukupnya lada, garam dan gula.
  •  Margarin untuk menumis.
  • 5 sdm tepung maizena.
  • 1500 ml air


CARA MEMBUAT:

  1. Siangi ayam dan potong dadu. Saya membuang semua bagian kulit dan lemaknya. 
    Potong dadu daging ayam
  2. Rebus ayam dengan jahe dan garam. Tulangnya saya ikutkan rebus juga, karena sugesti saya hal itu bisa menambah tingkat kegurihan kaldunya. Setelah matang, tulangnya bisa disedekahkan ke kucing liar yang suka nyuri ikan. Soalnya kalau mentah dia nggak mau makan, hehe. 
  3. Sementara itu, potong dadu wortel dan cincang semua bawang-bawangan.
  4. Masukkan wortel dan jagung.
  5. Tumis bawang-bawangan dengan margarin, atau bisa juga dengan minyak goreng. Tapi untuk aroma yang lebih menggoda, saya menyarankan dengan margarin. 
    Tumis bawang-bawangan lalu tuang ke dalam sup
  6. Tuang tumisan bawang ke dalam kuah rebusan. Tambahkan merica bubuk dan sedikit gula.
  7. Koreksi rasa dan kematangan bahan. Jika sudah oke kecilkan api dan masukkan daun bawang pre yang sudah dipotong.
  8. Kocok kepas telur lalu tuang ke dalam sup. Tambahkan juga tepung maizena yang sudah diencerkan dengan kurang lebih segelas air. 

  9. Siap deh sup kentalnya.



***



Sup kental ini cocok banget disandingin sama roti panggang yang gurih, umumnya dimakan sama garlic bread.
Atau juga bisa dijadikan sebagai Sup untuk "Zuppa Soup" dengan pastry diatasnya. Hmmm, lezat deh pastinya.

Akan tetapi, karena saya sedang tidak ready kulit pastry, juga tidak punya si roti panjang ala perancis buat dibikin garlic bread.
Yasudah, tak ada rotan roti tawar pun jadi haha.


Cara membuat garlic bread abal-abal dari roti tawar:

  • Potong roti tawar sesuai selera.
  • Olesi dengan butter atau margarin, taburi garam halus, bubuk bawang putih, dan daun rempah seperti oregano, basil, parsley atau seledri juga bisa.
  • Oven dengan suhu 200°C selama 10 menitan. Atau bisa juga dipanggang dengan teflon.

Sup ayam jagung



- Mak Icik -

0

Buntil - kuliner asal Banyumas jawa tengah ini berasal dari kata Buntelan yang diuntil-until, yang artinya bungkusan yang digulung-gulung/diikat-ikat. (Source: alamatpalsusmapa.blogspot.com)




Assalamualaikum,

Postingan ini masih ada sangkut pautnya sama postingan kemarin ya, yaitu tentang lomba resep #MasakanRumahKhasRamadhan yang diadakan oleh So Good, yang diperpanjang sampai 7 juli mendatang.

Bukan kemaruk sih saya, tapi lebih tepatnya galau. Saya galau memilih ide mana yang akan saya ikutkan lomba, *ih sok banget ya saya? kayak idenya sudah pasti kepilih aja, wkwkwk.

Jadi saya putuskan untuk upload saja keduanya. Dipilih atau tidak itu urusan juri, tapi buat saya bisa berkreasi yang meskipun cuma segini-gini aja, dan hasilnya bisa saya makan itu sudah alhamdulillah banget.
Ketahuan kan saya sering gagal bereksperimen, hihi.

Nah daripada ide ini cuma saya simpen sendiri dan kebanyakan bakalan terlupakan, jadi saya share aja ya, siapa tahu ada yang bosen nugget nya cuma digoreng 'sreng' doang.
Boleh deh cobain buntil naget ikan ini aja, dalam satu menu masakan sudah ada proteinnya, sayurnya, plus kuahnya dan ada cabenya pula. Komplit bukan?

Yuk ah langsung saja kita eksekusi!


BACA JUGA: Menu Praktis Ramadhan: So Good Karage siram Acar Kemangi



Buntil Kemangi isi Naget Ikan So Good


RESEP BUNTIL KEMANGI ISI NAGET IKAN SO GOOD

(Untuk 6 porsi)

BAHAN:

  • 1 Bungkus Naget Ikan (fish nugget) SO GOOD
Naget Ikan dari So Good yang saya gunakan dalam resep ini


  • 2 ikat daun singkong (boleh diganti daun pepaya/keladi)
  • 1 ikat daun kemangi (boleh diganti daun kenikir)
  • 1/2 btr kelapa muda, parut
  • 750 ml santan sedang
  • 10 buah rawit, sesuai selera
  • 1 ibu jari lengkuas, geprek
  • 2 btg serai, geprek
  • 2 lbr daun salam
  • 1 lbr daun jeruk
  • Benang katun untuk tali

• Bumbu halus untuk isian:

. 4 buah bawang merah
. 3 siung bawang putih
. 1 ruas jari kencur
. 1 ruas jari jahe
. 1 ruas jari lengkuas
. Sesuai selera cabe merah besar/keriting
. Garam & gula ️

• Bumbu halus untuk Kuah:

. 5 buah bawang merah
. 3 siung bawang putih
. 1/2 sdm ketumbar
. 2 btr kemiri
. 1 ruas kencur
. 1 ruas kunyit
. Garam & gula

CARA MEMBUAT:

  1. Rebus daun singkong 1/2 matang. Tiriskan. (Lakukan hal yang sama untuk kenikir

  2. Goreng naget ikan sesuai petunjuk dalam kemasan, sisihkan. 

  3. Tumis bumbu isian hingga harum, masukkan kelapa muda parut. Masak hingga bumbu meresap. Koreksi rasa. 

  4. Tata daun singkong membentuk lembaran, beri kemangi, isi dengan isian kelapa dan naget ikan goreng. 
    Karena daun singkong saya kecil2 dan nggak bisa dibikin lembaran, jadi cukup saya tata rapat saja.
  5. Lipat dan bungkus, ikat dengan tali. *Saya pakai pita ya, ini yang disebut tak ada rotan pita pun jadi, hehehe. Sisihkan. 
    Cara ikatnya bebas, yang penting rapat.
  6. Tumis bumbu untuk kuah santannya, tambahkan daun salam, lengkuas dan serai. Masukkan santan sambil diaduk hingga mendidih. 
  7. Masukkan buntilan, masak hingga bumbu menyatu dengan santan. Koreksi rasa. 
  8. Masukkan cabe rawit dan daun jeruk, tunggu hingga layu. Matikan api. 


Tips:

• Cara merebus sayuran daun agar tetap berwarna hijau cantik, tambahkan garam saat merebusnya. Dan segera rendam dengan air dingin agar proses pematangan segera terhenti dan tidak menyebabkan sayur overcooked.
• Hindari mengikat menggunakan tali yang berbahan plastik, karena plastik dapat larut saat proses pemanasan. Nggak mau kan makan plastik?
• Sebaiknya masukkan cabe rawit dan daun jeruk saat masakan sudah hampir matang atau siap diangkat, ini untuk menghindari rasa pahit dari daun jeruk dan aroma daun jeruknya menjadi lebih terasa.



***



Tentang So Good

Semua sudah tahu ya kenapa saya memakai produk So Good, iya, karena produk So Good sudah bersertifikat halal, jadi nggak perlu was-was lagi.
Praktis dan mudah didapat di minimart terdekat.
Diolah dengan teknologi proses modern dengan kontrol kualitas yang ketat agar tetap terjaga kualitas gizi proteinnya dan tentunya higienis.

Buat yang belum tahu apa saja varian So Good, info lengkapnya klik link disini ya sogood.id

Source: Instagram Official So Good 


- Mak Icik -
4

Euphoria Ramadhan selalu saja membawa cerita setiap tahunnya. Meski setelah hari kemenangan tiba euphoria itu pun seringnya ikut berlalu, namun peningkatan ibadahnya nggak boleh ikutan berlalu juga ya.

So Good Karage siram Acar Kemangi


Assalamualaikum semua,

Postingan ini berawal dari pengumuman Lomba Resep #MasakanRumahKhasRamadhan dari So Good yang kabar baiknya adalah diperpanjang hingga 7 juli mendatang. Yeayyy!
Saya membacanya di timeline Instagram Official So Good.

Ceritanya waktu Ramadhan kemarin, anak sulung saya yang paling rewel kalau disuruh makan ikan, mendadak lahap sekali makan lauk ikan kuah acar yang dibeli ayahnya sore itu.
Iya, saat bulan Ramadhan saya memang sering absen masak, apalagi masak makanan yang rumit.

Bukan karena saat puasa saya bermalas-malasan lho ya, kadang sih iya, tapi Alhamdulillah saat bulan Ramadhan saya lebih sibuk mengurusi loyang kue daripada wajan. Hehehe.

Bersyukurnya lagi, anggota keluarga nggak pernah protes soal ini. Suami saya juga paham kondisi saya, jadi beliau pun lebih menyarankan beli lauk siap santap saja kalau saya capek, daripada dia dapet tugas mijitin kaki isterinya maksudnya, saya hapal kok kalau itu hehehe.
Terutama untuk menu buka puasanya.
Toh saat Ramadhan memang banyak sekali penjual lauk siap santap yang melapak sejak ba'da ashar hingga menjelang maghrib.

Meski saya tinggal di Bali yang notabene sebagai kaum minoritas dan pendatang, tapi sekarang di Bali banyak lho penjual makanan halalnya.
Biasanya kami membelinya di sebelah masjid agung, di sekitaran kampung jawa. Yang setiap Ramadhan selalu penuh dengan pedagang lauk dan takjil.

Kalau sudah begini, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?

Tapi, ada tapinya juga sih. Sudah diberi nikmat tapi masih mengeluh ya, hehehe.

Kalau beli lauk siap santap ya yang pasti menunya itu lagi itu lagi, dan selalu sama setiap tahunnya.
Rasanya pun juga nggak selalu sesuai selera kita. Seringnya sih pasti kepedesan buat suami dan anak-anak saya, kalau saya mah malah lahap sama yang pedes-pedes, hehehe emak-emak banget ya.

Balik lagi ke cerita ikan kuah acar tadi. Sebenernya sih yang kami rasai saat itu kebetulan kuah acarnya terbilang hambar, kami maklum saja sih karena penjual atau yang masak pasti juga sedang puasa.
Tapi entah kenapa si sulung justru lahap.
Pas saya tanya ternyata dia bilang dia suka kuah acar kuning.

Baiklah nak, besok emakmu akan masak kuah acar kuning yang lezat, insyaAllah.

Pas keesokannya, kok jangankan masak ikan kuah acar yang bisa dipastikan mustahil bisa mengoprek-ngoprek sisik ikan, mengini dan menganu si ikan, sedangkan pergi ke pasar pagi buat beli ikannya saja lupa.
Maklum saja, setelah sholat subuh si emak ini sudah berkutat dengan loyang dan oven, demi kejar orderan.

Tapi karena saya juga sedang kangen dengan masakan kuah acar, ayo saja lah kita segera ke minimart terdekat. Maksud hati sih pengen beli Fish Karage atau Fish Popcorn dari So Good yang produknya sudah terjamin berkualitas dan terjaga kandungan nutrisi proteinnya.

Eh tapi ternyata, saya cuma kebagian Chicken Karage So Good saja. Itupun tinggal satu saja kata si penjaga minimart nya.
Maklumlah ya, produk So Good memang sahabat emak saat Ramadhan.

Dan pulanglah si emak ini dengan sebungkus Chicken Karage dari So Good beserta beberapa bahan pendukung acar kuning yang bisa dibeli di toko sayur langganan terdekat. Karena bahannya pun memang sederhana saja.

Yuk langsung saja kita eksekusi!

Chicken Karage dari So Good yang saya gunakan dalam resep ini



BACA JUGA: Buka Puasa dengan Bakso Penyet Andalan



Resep So Good Karage siram Acar Kemangi

(Untuk 2 - 3 porsi)

Bahan-bahan:

  • 1 bungkus Chicken Karage (bisa diganti Fish Karage/Fish Popcorn)
  • 1 buah wortel ukuran kecil
  • 1 buah timun ukuran kecil
  • 10 buah cabe rawit utuh, sesuai selera aja
  • 1 batang serai bagian putihnya
  • 1 lembar daun jeruk
  • 2 buah bawang merah utuh/potong besar-besar.
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • Segenggam kecil daun kemangi
  • Secukupnya air

bumbu halus:

  • 3 buah bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas jari kunyit
  • 1 ruas jari jahe
  • Secukupnya garam dan gula


Cara membuat:

  1. Goreng Chicken Karage So Good sesuai petunjuk di kemasan, sisihkan. 

  2. Tumis bumbu halus hingga layu, masukkan serai dan daun jeruk. Tambahkan air. *Takaran air menyesuaikan saja ya, tergantung seberapa banyak kuah acar yang diinginkan. Saya pakai kurang lebih 2 gelas. 

  3. Masukkan wortel yang sudah dipotong korek ketebalan sedang. Masak hingga wortel setengah matang. 
  4. Masukkan potongan timun, cabe rawit utuh, bawang merah, gula dan garam. Masak hingga semua bahan matang. Koreksi rasa. 
    Abaikan wajannya yang hitam dekil ya, hihihi.
  5. Jika rasa sudah oke, masukkan kemangi dan air jeruk nipis. Aduk rata dan matikan api.
  6. Tata Karage di piring saji, siram dengan acar kuning. Siap santap deh. 



Gimana bunda, Gampang banget kan?
Dan pastinya enak dan sueger buat buka puasa, hehehe.
Tapi awas! Jangan sampai kalap ya makannya, nanti hikmah puasanya jadi hilang entah kemana deh.




***



Kenapa saya menggunakan produk So Good?

Karena produk So Good sudah bersertifikat halal, jadi nggak perlu was-was lagi ya.
Selain yang pasti praktis dan mudah didapat, semua produk So Good diolah dengan teknologi proses modern dengan kontrol kualitas yang ketat agar tetap terjaga kualitas gizi proteinnya dan tentunya higienis.

Buat yang belum tahu apa saja varian So Good, info lengkapnya klik link disini ya sogood.id

Menu Praktis Ramadhan: So Good Karage siram Acar Kemangi


- Mak Icik -

6

Ketupat - merupakan salah satu menu wajib saat perayaan hari raya Idul Fitri. Hidangan ketupat ini biasanya disuguhkan dengan berbagai varian lauk dan sayur sesuai ciri khas daerah masing-masing. Kalau ketupatmu pakai lauk apa?

Sajian khas Lebaran: Ketupat cap Gomeh


Assalamualaikum semua,
Minal aidzin wal faidzin ya, mohon maaf lahir dan batin.
Taqaballahu Minnaa Wa Minkum, Taqabal Yaa Kariim...
Semoga amal ibadah kita diterima Allah swt.

Lebaran, atau hari raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi kita umat Islam. Hari dimana kita merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berperang melawan segala hawa nafsu diri kita sendiri.

Saat Lebaran seperti ini tentu akan dijadikan sebagai moment yang pas ya buat keluarga besar kita ngumpul. Nah, saat berkumpul bersama keluarga besar seperti ini tentu saja tidak pernah lepas dari yang namanya hidangan. Entah itu kue kering, cake atau menu makanan berat.

Di beberapa kota atau daerah, katupat menjadi hidangan utama saat hari pertama Lebaran. Lauk pendampingnya pun disajikan bermacam-macam, sesuai dengan ciri khas masing-masing daerah.
Mulai dari opor ayam, kita tahu ya menu opor ayam ini adalah yang paling jamak sering kita jumpai. Menu pendamping lainnya yang tak kalah tenar adalah sambal goreng, bisa udang, pete, jengkol, kulit sapi, kentang ati dan lainnya.

Ketupat sering juga disajikan dengan sayuran berkuah santan seperti lodeh kacang panjang, labu jepang dan juga nangka muda. Dan masih banyak menu lainnya seperti rendang, gulai, balado dan seterusnya.

Kebetulan karena si pak suami saya adalah keturunan keluarga besar Banjarmasin, jadi kemaren saya nemu tuh yang namanya Soto Banjar saat bertandang ke salah satu nini atau tetua keluarga besar Banjar yang ada di Bali.

Suami saya memang keturunan keluarga besar Banjar, namun karena dia kelahiran Surabaya dan besar di Bali, nah lho! Nggak jelas kan? Jadi ya kami tidak pernah mudik ke Banjarmasin. Karena orang tua dan saudara-saudara kami semuanya tinggal di Bali.
Meski begitu, karena masih ada beberapa kerabat agak dekat disana, suatu saat kami juga ingin bersilaturahmi kesana dan menikmati sajian khas Banjar sebagaimana aslinya, hmm nelen ludah dulu ya, on planning insyaAllah.

Sedikit cerita tentang soto Banjar yang saya tahu, soto Banjar ini tidak sebening kebanyakan soto di jawa ya. Karena dalam pembuatannya, soto Banjar ini ditambahkan susu cair dalam kuahnya, kata acil yang punya rumah begitu. Acil adalah sebutan untuk bibi atau tante. Kata beliau juga, Soto dan Sop Banjar sebenarnya sama. Yang menjadi pembeda adalah, jika Soto disajikan bersama ketupat sedangkan Sop Banjar disajikan dengan Nasi.

Beberapa resep asli yang pernah saya baca pun sepertinya ada yang menambahkan kuning telur bebek rebus, nah khan gimana nasib kolesterol saya kalau makan itu? Tapi karena sejauh ini saya belum mempraktekkan sendiri, dan biarkan kakak ipar saja yang masak, jadi saya tidak tau persis bagaimana prosesnya, next time ya insyaAllah.

Dalam sajian Lebaran khas Banjar lainnya, ada juga yang namanya "tumis". Tumis ini bukan seperti tumis sayur kangkung atau kacang panjang yang pada umumnya ya.
Tumis ini berupa hidangan lontong dengan sayur kuah santan dan ayam atau ikan yang dimasak bumbu merah. Beberapa kali saya mencicipi hidangan ini saat bertandang di salah satu rumah paman suami saya.

Ada juga hidangan lapat, tapi entahlah, saat mereka memasaknya pasti pas kami mudik ke jawa ke rumah orang tua saya, hahaha. Jadi next time saja kita bahasnya ya, karena saya belum pernah mencicipinya.

Nah kalau di Pasuruan, tempat tinggal orang tua saya. Hidangan ketupat ini umumnya tidak dihidangkan saat hari raya pertama, melainkan di hari ke tujuh Lebaran. Di tempat kami sering juga disebut dengan Lebaran ketupat.

Menu lauk pendampingnya antara lain: opor ayam kuning, sayur lodeh tahu tempe, sayur labu jepang/labu siam, telur petis, sambal goreng, dan yang tak ketinggalan biasanya dilengkapi dengan bubuk koya dari kedelai.
Hidangan semacam ini bisa juga disebut lontong cap gomeh.

Berbeda dengan ketupat yang disajikan di hari raya pertama, yang biasanya dihidangkan hanya untuk makan ditempat saat bersilaturahmi.
Lebaran ketupat di tempat saya, hidangan ketupat ini dibagikan ke tetangga terdekat.
Bisa dalam bentuk sajian siap santap, yaitu ketupat yang sudah disajikan di piring bersama lauk pendampingnya dan siap dimakan. Atau ketupat dan lontong yang masih utuh dengan lauk pendamping yang terpisah wadahnya. Tujuannya, agar bisa dimakan agak nanti dan tidak cepat basi.

Kalau jaman saya kecil dulu, selain ketupat, hidangan khas lainnya saat lebaran ketupat adalah lepet. Lepet ya bukan lapat. Lepet ini terbuat dari beras ketan ditambah kelapa muda parut dan dicampuri sedikit kacang otok. Dimasaknya dengan cara direbus seperti membuat ketupat.
Kalau di Bali mungkin ini sekerabat dekat dengan jajan bantal namanya. Atau juga masih seperanakan sama lupis. Lupis ya bukan lupus!



Telur petis cap gomeh
Telur Petis Cap go meh

Resep Telur Petis (Lontong cap Gomeh)

(Source: meirina cookpad)

Bahan-bahan:

  • 8 butir telur
  • 2 sdm petis udang
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 ruas lengkuas, geprek
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun salam
  • 2 buah serai, memarkan
  • 150 ml santan (me: skip)
  • Secukupnya air
  • Secukupnya cabe rawit utuh

Bumbu halus:
  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt merica
  • 1 ruas kencur
  • Secukupnya garam

Cara membuat:

  1. Rebus telur hingga matang lalu kupas.
  2. Tumis bumbu hingga layu, masukkan telur, santan dan petis udang. Aduk rata.
  3. Masak hingga air menyusut. Koreksi rasa.


BACA JUGA: Tips: Cara Mudah Mengupas Telur Rebus



***

Note:

• Jika kurang suka dengan petis, takaran petis bisa dikurangi ya. 
• Sebaiknya gunakan petis yang bagus dan enak, karena ini mempengaruhi rasa keseluruhan.


Gimana, gampang khan? Cobain deh, dijamin nagih tralala. Yuk mari makan ketupat cap go meh dulu!

Selamat Hari Raya Idul Fitri ya...


Ketupat Cap Go Meh ala Mak Icik




- Mak Icik -


0

Sambalmerupakan salah satu menu andalan dan favorit keluarga Indonesia. Seperti yang kita tahu, dari sabang sampai merauke ada banyak jenis sambal, hal ini mengindikasikan bahwa kita adalah pecinta sambal.

Buka puasa dengan bakso penyet andalan


Menu buka puasa pastilah makanan yang menjadi favorit kita tentunya, sebagai reward setelah seharian berpuasa menahan lapar.

Kalau di keluarga saya kebetulan paling suka dengan menu sambal, terutama saya sih, hehehe.
Suami saya memang agak mudah iritasi dengan makanan pedas, tapi bukan berarti dia tidak suka sambal, ya.
Tentunya sambal yang tidak terlalu pedas dan masih ramah dengan perut.

Saat isterinya ini lagi sibuk (baca: malas masak), menu andalan kami adalah sambal dengan segala yang dipenyet diatasnya.
Seperti tempe penyet, ayam penyet, telur, ikan, nugget, sosis, bakso dan apapun yang tersedia di kulkas.

Berhubung di akhir-akhir Ramadhan ini, dan juga akhir-akhir Ramadhan sebelumnya, saya sering dilanda sibuk bikin kue pesanan yang entah sampai subuh yang mana bisa segera terselesaikan, Alhamdulillah ya, meskipun hayati agak lelah.
Jadi menu buka puasanya pun yang simpel saja,  tapi tetap menggugah selera tentunya.


Baca juga: Sambal Sari Laut khas Palu


Resep Bakso Penyet


Bahan:

  • 1 bungkus Bakso Kuah Instant Sapi SO GOOD
  • Secukupnya Tempe goreng
  • Secukupnya sayuran lalapan seperti Timun, Kacang panjang, kemangi, kubis dll.
Bakso sapi so good
Bakso Sapi dari SO GOOD yang saya gunakan dalam resep ini

Bahan sambal:
  • 1 buah cabe merah
  • 3 buah cabe rawit (sesuai selera)
  • 1 buah tomat
  • 2 buah bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1  Ujung sdt terasi matang
  • Secukupnya garam dan gula

Cara membuat:

  1. Goreng Bakso Sapi SO GOOD sebentar hingga sedikit mengulit, sisihkan.
  2. Goreng bahan sambal hingga layu.
  3. Uleg bahan sambal dengan cobek, jangan lupa koreksi rasa. 
  4. Letakkan Bakso sapi SO GOOD goreng diatasnya dan sedikit dipenyet-penyet agar menyatu dengan sambalnya.
  5. Siap dihidangkan dengan lalapan dan tempe goreng.
Resep bakso penyet


Cepat dan mudah bukan? Dan tentunya menggugah selera, apalagi disaat perut kosong. Menu ini juga bisa dijadikan sebagai referensi menu andalan saat Bunda sedang kepepet.


Tips:

• Kerat atau belah bakso sebelum digoreng agar bakso tidak meletus-letus saat digoreng. Begitu juga dengan cabe, sebaiknya dipotong atau sedikit dibelah bagian ujungnya agar tidak meletus-letus saat digoreng.
• Jika suka sambal yang pedas sekali, jumlah cabe rawit bisa ditambah sesuai selera.



***


Kali ini saya menggunakan Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD. Selain daging sapinya yang terasa, Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD ini juga terasa bumbu rempahnya sehingga tidak hambar, ya Bunda.

Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD sudah dilengkapi dengan bumbu untuk kuah jika ingin digunakan sebagai Bakso Kuah.
Tapi karena saya sedang ingin menu bakso penyet sambal, jadi bumbu kuahnya saya skip, ya.

Selain enak, Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD ini tentunya praktis ya Bunda. Karena kita bisa menyimpannya sebagai stok dan bisa langsung digunakan saat kondisi kepepet seperti saya akhir-akhir ini.
Aktifitas yang cukup padat di akhir Ramadhan ini, membuat saya sering lupa belanja, dan akibatnya kebingungan menyiapkan makanan saat menjelang waktu berbuka puasa.

Hematnya lagi, semua varian SO GOOD Siap Masak (Bakso, Nugget, Stick, Seafood, Shaped Nugget, Whole Muscle, Sausage) mudah didapat karena juga tersedia di gerai-gerai minimart terdekat. Praktis bukan?
Dan yang tidak kalah penting, varian SO GOOD sudah bersertifikat halal, jadi tidak perlu was-was lagi ya dengan kandungan bahan di dalamnya.
Cek info selengkapnya disini http://sogood.id

Saya biasanya menyimpan varian SO GOOD siap masak seperti Nugget, Bakso dan Sosis ini karena sangat praktis untuk digunakan saat darurat.
Cukup disimpan di dalam freezer, dan didiamkan suhu ruang saat akan digunakan.


Baca juga: Bekal Sehat dan Praktis buat Kakak




- Mak Icik -


0

Assalamualaikum,

Gimana puasanya yang sudah jalan setengah bulan ini, Bunda? Masih semangat kan bebikin buat menu buka puasa keluarga?

Karena hari ini Bali lumayan panas membahana, dan Mak Icik lumayan semangat membahana juga, gimana kalau kita bikin sayur asem aja.
Kayaknya seger tuh buat menu buka puasa hari ini.

Tapi, berhubung hari ini di Bali sedang barengan sama hari raya Galungan, dan pasar tutup, dan toko sayur langganan juga nggak punya stok sayuran.
Apalah daya, kita bikin sayur asemnya sesuai stok yang ada aja ya. Ini juga pak suami lho yang bela-belain belanja ke agak jauhan sana, di kampung jawa. Hihihi.
Thanks bebs.


Baca Juga: Resep Nasi Goreng Kampung Mak Icik


Resep sayur asem untuk buka puasa
Sayur Asem ala Mak Icik

Resep Sayur Asem ala Mak Icik


BAHAN:

  • 1 ikat kecil kacang panjang
  • 1 ikat kecil kangkung
  • 1 buah wortel
  • 2 genggam kacang tanah basah (kupasan)
  • 1 buah tomat uk. Besar
  • 1 buah cabe merah, buang bijinya
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ibu jari lengkuas, geprek
Bumbu halus:
  • 4/5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1/4 sdt terasi
  • Gula dan garam
  • Kaldu bubuk, saya pakai rasa sapi

CARA MEMBUAT:

  1. Cuci dan rebus kacang tanah hingga empuk. Tiriskan.
  2. Sementara merebus kacang, siangi dan potong semua sayur.
  3. Rebus air hingga mendidih, masukkan garam secukupnya. Ini fungsinya agar warna sayuran tetap segar.
  4. Masukan irisan wortel dan kacang panjang, biarkan hingga agak lunak.
  5. Masukkan semua bahan sisa, kacang rebus dan juga bumbu halus. Masak hingga semua sayur empuk. Koreksi rasa.
  6. Siap deh sayur asem seger buat buka puasa.

Gimana, mudah kan bikinnya? Yuk bikin Bunda!


Note:
- Sayuran boleh diganti atau ditambah apa saja sesuai selera ya Bunda, seperti jagung manis, labu jepang, daun so/belinjo, buah belinjo dll.
- Jika dirasa kurang asam boleh ditambah lagi tomatnya, atau ditambah 1 sdm air asam jawa.




- Mak Icik -

0

Nasi Goreng, siapa sih yang nggak suka sama menu seribu umat penyelamat segala bangsa ini.

Kenapa saya sebut demikian?

Karena ini menu terpraktis saat tidak punya persediaan lauk dan sayur, atau lagi malas belanja keluar karena hujan, atau penyelamat nasi semalam yang tak terjamah gara-gara ada undangan makan di luar.

Apalagi kalau lagi bulan puasa gini, di minggu pertama sih pasti kita rajin ya masak buat buka dan sahur. Tapi tatkala sepuluh hari telah berlalu, pasti ada aja alasan kita (((kita???))) buat males-malesan.

Apapun alasannya jangan tiru kebiasaan buruk saya ini ya, Bun.

Nah, buat Bunda yang sudah mulai sibuk buka bersama di luar, atau mulai enggan masak macam-macam saat sahur, boleh cobain deh Nasi Goreng Kampung ala Mak Icik ini.


BACA JUGA: Omurice: Korean Omelette Rice

Nasi goreng kampung
Nasi goreng kampung ala Mak Icik


Resep Nasi Goreng Kampung ala Mak Icik


BAHAN:

  • 2 porsi nasi putih dingin
  • 1 batang bawang pre, iris halus
  • Sedikit minyak goreng/margarin

Bumbu Halus:

  • 3 siung bawang putih
  • 2 buah bawang merah
  • 3 buah cabe rawit, sesuai selera
  • 1/2 buah tomat
  • 1 ujung sdt terasi
  • 1 ujung sdm gula
  • Secukupnya garam

Bahan pelengkap:

  • Bawang goreng
  • Telur mata sapi
  • Kerupuk
  • Timun/kubis segar

CARA MEMBUAT:

  1. Tumis bumbu halus hingga wangi. Masukkan nasi putih dingin dan aduk rata sambil dibolak-balik. 
  2. Masukkan irisan bawang pre, aduk rata kembali. Kecilkan api dan diamkan sebentar agar bumbu menyatu dan tidak langu. Sambil sesekali diaduk agar bagian bawah tidak gosong.
  3. Koreksi rasa. Jika sudah oke, masukkan bawang goreng.
  4. Aduk sebentar dan matikan api.
  5. Nasi goreng kampung siap dinikmati dengan bahan pelengkap.

Gimana Bunda, simpel bukan?
Pas banget kan buat ngurusin nasi yang kebanyakan gara-gara buka bersama di luar, dan udah kecapekan mau masak ini itu.

Anak sulung dan bapaknya paling doyan sama nasi goreng kampung begini, lebih terasa masakan rumahannya. Lebih khas masakan ibu.

Kalau saya, paling suka makan nasi goreng kampung ini pakai lalapan daun lamtoro (petai cina) bagian pucuknya yang masih muda.
Kebiasaan ini dari almarhumah nenekku, sampai sekarang masih kebawa sama saya, hihihi.

Selamat menjalankan ibadah puasa ya, semoga dilancarkan dan penuh berkah. Aamiin.



- Mak Icik -



0

Resep ayam panggang ala pak sahak pribadi
Ayam Panggang ala Pak Sahak


Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

Olahan daging ayam memang selalu jadi menu andalan sehari-hari, yakhan? Apalagi kalau ada anggota keluarga yang gak suka makan ikan, kayak anak saya.

Saya ini sampe nggak tau lagi gimana caranya supaya si kakak, anak saya yang pertama, ini mau makan ikan. Kadang sih mau ya, kadang, kadangnya itu lho yang nunggu angin sepoi-sepoi lewat.

Jadi mau gak mau ya, telor lagi, ayam lagi, tempe lagi, haha. Kalo tempe sih lahap dia, apalagi kalo dipenyet sama sambel, ewwwh emaknya juga lupa sama timbangan kalo kayak gitu mah. Ssttt.

Nah, buat bunda-bunda yang selalu drama kayak saya. Pagi-pagi belanja daging ayam tapi always bingung mau dimasak apa. Cobain deh resep ayam panggang Pak Sahak Pribadi ini. Simple tapi endeus tralala. (^o^)


=== Resep Ayam Panggang ala Pak Sahak ===


BAHAN:

  • 500 gram daging ayam
  • 1 buah jeruk nipis
  • 5-6 sdm kecap manis
  • 1 sdm gula merah, disisir
  • 1 sdt merica bubuk
  • 4 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk
  • 250 ml air
  • 2 buah jeruk limau
  • Secukupnya garam
Bumbu halus:
  • 6 buah bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 6 butir kemiri
  • 1 ruas ibu jari jahe

CARA MEMBUAT:

  1. Lumuri daging ayam dengan air jeruk nipis. Diamkan sebentar.
  2. Bilas ayam dan tiriskan.
  3. Marinase ayam dengan bumbu halus, gula merah, kecap manis, lada serta garam. Diamkan sebentar.
  4. Rebus daun salam dan daun jeruk. Setelah mendidih, masukkan ayam beserta bumbunya. 
  5. Masak hingga air habis dan bumbu meresap. Tes rasa dan tes keempukan. Jika dirasa masih kurang empuk boleh ditambah air dan masak lagi hingga empuk.
  6. Matikan api dan perciki ayam dengan air jeruk limau. Aduk rata.
  7. Panggang diatas bara / menggunakan panggangan teflon. Atau dioven dengan suhu kurang lebih 180-200°C hingga harum. (suhu oven menyesuaikan masing-masing).

Resep ayam panggang ala pak sahak


Selamat mencoba (^。^)



- Mak Icik -

0

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community






Tags