Menu
Tampilkan postingan dengan label Frosting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Frosting. Tampilkan semua postingan

Salted Karamel Ekonomis

Salted Karamel Ekonomis


Assalamualaikum Bunda,

Pas browsing dan lihat melted nya si salted Karamel itu semacam nelen ludah yang kering, yagasih?

Saya sih sebenernya bukan pecinta karamel juga, cuman kalau ada foto makanan yang menggelitik minta dicobain itu saya lebih memilih disebut kepo daripada harus gelisah karena penasaran.

Kemaren udah bulat sih tekad, ini kudu, kudu bikin. Tapi ya gitu, pas dibaca lagi kok kayaknya sayang butternya lumayan banyak. Iya kalo sukses, kalo gagal kan tepok jidat saya.

Dan beneran! Gagal... Hahaha

Untung sih trial pertama saya coba ganti dulu pakai margarin. Jadi tekornya masih tingkat recehan lah.

Yang terjadi adalah, si karamel gosyong amsyong, hahaha...
Ampun pokoknya dah.

Awalnya saya pikir, ah warnanya kurang gelap nih kan belum ditambahin susu, gitu pikir saya. Jadinya nunggu agak lebih gelap lagi warna karamelnya.
Eh, pas udah saya campur semuanya dengan sepede-pedenya, itu karamel nggak mau nyatu sama margarin dong, udah gak jelas aja bentuknya.

Batin sih udah agak worries ya melihat kenyataan si karamel warnanya ternyata gelap gulita banget. Dan bener, pas dicicip, Pahit!
Plus eneg dari margarin setengah bungkus itu.

Alamak, wkwkwk...

Oke, buang segera biar gak bikin nyesek lihatnya.

Percobaan ke dua, belajar dari percobaan pertama tadi, yang tingkat kepedeannya agak overload. Kali ini beneran ati-ati banget sama karamelnya, warnanya cukup sampai brown cantik aja, dan si margarin saya hanya pakai 25% dari resep, yang sebenernya menggunakan mentega.

Warnanya udah cantik banget, homogenisasinya juga udah nyatu, secara penampakan (((penampakan))) okelah.
Hati udah sumringah ini, yes sukses!

Pas saya cicipin, hemmm, aroma margarinnya kayaknya nggak match sama karamel.

Oke, sisihkan.

Percobaan ketiga, karena percobaan ke dua sudah cukup oke, jadi saya menggunakan takaran yang sama, hanya si margarin saya ganti sama mentega.

Hasilnya, buat saya ini eneg. Maaf lidah saya emang lidah ndeso, jadi masih suka gagap sama makanan yang blasteran. Hehehe.

Saya udah nyerah sih, capek ngadep kompor. Gerahnya nggak ketulungan. Tapi daripada saya gelisah, yekan? Yasudahlah ya, mari kita ngedep kompor lagi, cuzzz.

Yang terakhir, Alhamdulillah sudah sesuai dengan yang saya mau. Karamelnya terasa, garamnya juga bikin si karamel jadi gurih, aroma susu dan menteganya terasa ringan, jadi nggak bikin eneg.

Buat yang penasaran salted karamel tapi nggak doyan mentega, atau pengen bikin yang ekonomis, cobain deh.

Yukkk!


Resep Salted Caramel Ekonomis


BAHAN:

  • 200 gram Gula pasir
  • 125 ml Susu cair full cream
  • 1/2 sdm tepung maizena
  • 1 sdt munjung Mentega (bukan margarin)
  • 1 sdt garam

CARA MEMBUAT:

  1. Panaskan gula dengan api paling kecil hingga meleleh dan menjadi karamel. Ini tahap paling krusial ya, hati-hati gosong. Gunakan spatula kayu untuk membantu mencampur gula yang masih berbutir.
  2. Masukkan mentega, aduk rata.
  3. Masukkan Susu cair yang sudah dicampur dengan tepung maizena. Masukkan perlahan aja, dan hati-hati letupan.
  4. Aduk rata hingga semua bahan homogen. Tambahkan garam dan matikan api.
  5. Dinginkan dan masukkan dalam toples kaca yang rapat.
  6. Salted Karamel siap digunakan.

Resep Salted Karamel



- mak icik -





0

Red velvet cake

RED VELVET CAKE


 Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

Dari kapan lalu udah ngebet banget pengen bikin kue ini, tapi ya gitu, mager mengalahkan segalanya.
Bahkan hipnotis dari si merah yang sejak awal sudah menggoda saya ini pun tidak berhasil melumpuhkan ke-mager-an saya waktu itu.

Well, sudah cukup ya intro tentang ke-mager-an saya, hehehe.
Akhirnya pas bolak-balik saya baca resep red velvet ini, dan dari banyak sumber, sepertinya saya mulai ragu dengan pewarna yang harus menghabiskan sebotol, WOW! 

Kalo baca sedikit sejarahnya sih, red velvet cake ini menggunakan buah bit sebagai pewarna merahnya, ya. Yang konon alasannya karena terlalu melimpah ruah-nya si buah bit ini, akhirnya menginspirasi si koki untuk bikin cake dengan si buah bit dan menghasilkan si Red yang so sexy.
Hmmm, saya gak tau cerita persisnya sih. Saya hanya pernah baca sekilas begitu. Oke, skip aja ya sejarahnya daripada saya salah nyampeinnya, hehehe.

Balik ke si buah bit, kan saya bakalan susah itu ya nyarinya, dan kayaknya riweuh, jadi saya memutuskan pakai pasta Red Velvet aja.
Karena menurut hemat saya, kalo sudah bentuk pasta kan nggak mencolok semena-mena di depan mata ya pakai pewarna makanan sebotol utuh, ini masih WOW banget soalnya buat saya (^o^), WOW (lagi) aja lah pokoknya.

Resep asli menggunakan takaran cup ya, saya konversikan ke gram biar lebih gampang aja, hehehe.

Red Velvet Cake
Slice of Red Velvet Cake

Resep Red Velvet Cake

Source: bettycrocker.com (little edited by me)


BAHAN:

  • 350 ml minyak sayur
  • 250 ml Buttermilk** atau diganti Yogurt plain
  • 2 butir telur
  • 1 sdt vanilla extract
  • 1/2 sdt Baking soda
  • 1 sdt garam
  • 300 gram Gula pasir
  • 1 sdt coklat bubuk
  • 330 gram Tepung terigu serbaguna
  • 1 sdm pasta Red Velvet (resep asli menggunakan pewarna merah 1 oz (sekitar 30 ml)

CARA MEMBUAT:

  1. Panaskan oven 200°C. Siapkan dan oles 3 loyang ukuran 22 cm / 9".
  2. Kocok rata: minyak, buttermilk, telur, vanilla, BS, dan garam. (Bisa dg mixer speed sedang atau whisker jg OK). Masukkan gula dan aduk rata lagi hingga gula hancur.
  3. Tuang pasta, coklat bubuk dan tepung sambil diayak agar mudah larut, aduk rata.
  4. Bagi adonan jadi 3 dan tuang ke loyang masing-masing. Hentakkan untuk membuang gelembung udaranya.
  5. Oven selama 15 menit atau hingga matang. **Jika mau dibikin utuh tebal, oven dengan suhu sedang sekitar 30-35 menitan.
  6. Dinginkan cake dan siap di frosting.


Klik disini: Resep Simple Cheese Frosting


**
Buttermilk Homemade:

  • 250 ml susu cair full cream
  • 1 sdt cuka atau 1 sdm air jeruk nipis
Cara membuat: campur bahan dan aduk rata. Diamkan 10 - 30 menit. (Nanti susu akan mengental). Buttermilk KW siap digunakan.



Red Velvet Cake
Red Velvet Cake

- Mak Icik -

0

Simple Cheese Frosting

Simple Cheese Frosting


Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh...

Beberapa hari ini tumben saya agak rajin di dapur dan jagain oven. Bahan pas lagi ready. Semangatnya juga lagi membara liat si merah yang mengaduhai sekali minta di recook.

Tapi apalah si merah tanpa si putih. Ini judulnya bendera merah putih apa si bawang merah dan bawang putih, sih? Hahaha...

Apalah arti Red Velvet, si merah yang sexy nya mengaduhai ini tanpa Frosting yang putihnya nan syahdu dipandang. *Halah ini apaan sih?*

Ya begitulah...

Jadi, setelah kemaren semangatnya mendadak dateng berbarengan sama datangnya angin barat. Pertama yang saya eksekusi adalah cream cheese homemade ala lovelyninda. Soalnya paling gampang, jadi bisalah nyuri-nyuri waktu sedikit pas lagi masak buat makan malam, mumpung adek lagi sama ayah juga, yakhan.

Pagi berikutnya saya eksekusi juga lah si merah Red Velvet, resep Red Velvet Cake nya setelah postingan ini yes.
Dan si Frosting, pilihan saya jatuh pada Heritage Frosting by cookiesandcup.com. Menurut author, resep ini adalah warisan dari mamah beliau. Tapi maafkan saya ya mamah, sedikit saya ubah menyesuaikan tekstur  yang saya mau, oh no, menyesuaikan bahan yang ada, hahaha *half and half reason sih, actually* (^^)v


BACA JUGA: Resep Buttercream yang Enak dan tidak Ngendal.


Cheese Frosting
Simple Cheese Frosting


Resep Simple Cheese Frosting


BAHAN:

  • 200 ml susu cair full cream
  • 1/4 cup tepung terigu serbaguna (sorry saya lupa konversi ke timbangan, saya pake cup measurements). Just FYI, 1 cup = 130 gram.
  • 3 sdm Cream Cheese Homemade or cheese spread
  • 5 sdm munjung Simple Buttercream


CARA MEMBUAT:

  1. Campur tepung dan susu cair, masak dengan api kecil hingga keset. Dinginkan.
  2. Mixer adonan tepung hingga halus, masukan cheese spread dan Buttercream, mixer hingga tercampur rata dan fluffy.
  3. Frosting siap digunakan.


Resep Frosting



Selamat mencoba semoga bermanfaat ya (^o^)




- Mak Icik -

4

Cream cheese Homemade

Cream Cheese Homemade


Assalamualaikum,

Pernah gak pas pengen banget praktekin bikin Cake, eh ada salah satu bahan yang nggak available?
Entah itu karena di tempat kamu tinggal nggak ada TBK yang menjual, karena belinya harus jauuuuh banget, atau, barangnya tersedia di TBK setempat tapi harganya agak bikin garuk-garuk kepala?

Hehehe, kalau saya mah sering, sering garuk-garuk kepala (^o^) #pokjidat.

Salah satunya adalah Cream Cheese, bahan yang lagi populer di dunia per-baking-an ini harganya lumayan bikin manyun saya.
Untuk ukuran saya yang masih belajaran, belanja cream cheese ukuran satu atau dua kilo sekali beli itu agak mengerikan, ya. Mengingat entah sisanya bisa kapan lagi saya bikin, dan yang pasti harganya yang, ehem, duhhh maapkan saya ya cream cheese yang belum mampu meminangmu. Hiks hiks hiks...

Nah, kemaren pas iseng-iseng googling saya nemu resep cream cheese homemade ini. Dalam postingan asli dari lovelyninda.wordpress.com, judulnya sih cheese filling ya. Tapi sependek pengamatan saya, kalo cheese filling itu biasanya adalah cheese cream yang sudah diracik alias dicampur gula dan pastinya rasanya sudah ada manis-manisnya (semoga bener ya, hehe).

Jadi asumsi saya, hasilnya ini lebih mirip sama Cream Cheese. Mirip aja lho ya, inget! Ini cuma mirip, oke?
Cream Cheese KW ini mungkin bisa digunakan sebagai pengganti cream cheese untuk adonan cake atau frosting, tapi tentu saja tidak dapat menggantikan seratus persen ya, Moms. Harap diingat.

Langsung aja yuk eksekusi...


BACA JUGA: Resep Buttercream yang Enak dan tidak Ngendal


Resep Cream Cheese Homemade


BAHAN:

  • 175 gram keju cheddar parut
  • 200 ml susu cair full cream
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdm tepung maizena / tepung custard, dicampur dengan 3 sdm susu cair (Penggunaan maizena/custard mempengaruhi warna nantinya)
*Pada gambar saya menggunakan tepung custard


CARA MEMBUAT:

  1. Campur cheddar, susu cair dan garam. Masak diatas api kecil sambil diaduk hingga keju lumer. Perhatikan jangan sampai mendidih ya. Matikan api.
  2. Tuang campuran tepung custard/maizena, aduk rata.
  3. Masak kembali dengan api kecil sambil diaduk hingga mengental.
  4. Dinginkan dan siap digunakan sebagai pengganti cream cheese untuk cake atau frosting.

Tips:
Masukan dalam toples kaca yang kedap. Bisa disimpan di kulkas untuk daya tahan lebih lama.



- Mak Icik -




0

Buttercream

Buttercream


Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh,

Halo pecinta kue-kue manis dan kue jaman now, kue yang sedikit sedikit pake topping, sedikit sedikit pake frosting, icing atau apalah.

Memang ya, frosting atau icing diatas kue itu selalu tampak cantik memesonah mata dan menggerakkan kerongkongan untuk meronta ingin mencicipinya. Saya juga sering begitu.
Meski kadang tampilan indahnya tak sesuai dengan rasa yang saya dapati. Kemanisan, eneg atau bahkan terasa waxy alias ngendal di lidah dan langit-langit mulut. Kalau sudah gitu, luluh lantah sudah asumsi saya tentang pesona keindahan tadi.

Bicara tentang Frosting dan Icing, jujur saya masih baru-baru ini aja mengenal istilah istilah tersebut. Maklum lah ya saya kan anak baru di dunia perbakingan. Apalagi yang jaman now jaman now gini, suka ketinggalan jauh saya mah, hehehe.

Tentang Frosting dan Icing yang saya tau, dan yang barusan saya baca lewat Google-ing.
Icing adalah glazing, umumnya berbahan dasar gula, putih telur, cream atau butter. Bisa juga ditambahkan coklat atau perasa dan pewarna.
Icing ini bertekstur lebih encer saat pengaplikasiannya dan kemudian menjadi keras serta glossy. Icing ini umum digunakan pada cookies dan pastry, tapi bisa juga digunakan pada cake dengan tekstur yang lebih basah.

Sedangkan Frosting adalah coating atau melapisi bagian luar cake, berbahan dasar cream atau butter. Teksturnya creamy, fluffy dan cenderung nempel saat disentuh.  Berbeda dengan Icing yang diaplikasikan secara tipis, frosting ini cenderung tebal dengan banyak bentuk seperti pada cake ulang tahun. Contoh yang umum adalah whipped cream, Buttercream dan juga cream cheese Frosting yang lagi naik daun itu.

Nah kali ini, kita mau bahas yang Buttercream dulu ya...


BACA JUGA: Samakah Margarin, Mentega dan Butter?


Buttercream, apa sih itu Bun?

Buttercream adalah cream yang terbuat dari padatan lemak atau shortening dan gula. Buttercream sendiri terbagi beberapa jenis, antara lain:


• Simple Buttercream

Simple buttercream atau juga sering disebut American buttercream ini terbuat dari padatan lemak seperti Butter, Margarin atau vegetable-shortening dan gula tepung dengan perbandingan yang hampir sama. Buttercream jenis ini adalah yang paling umum digunakan untuk decorating cake atau frosting cupcake dan lebih tahan pada suhu ruangan.


• Meringue-based Buttercream

Meringue Buttercream ini terbagi menjadi dua tipe, yaitu italian dan swiss style dengan metode yang berbeda pula. Dimana pada swiss style, si putih telur di simmering dengan gula terlebih dulu pada suhu sekitar 60°C hingga teksturnya sticky baru kemudian dikocok kaku.
Sedangkan pada italian style putih telur langsung dikocok hingga stiff peak baru ditambahkan syrup gula dan bahan lainnya (lain kali kita praktekin dan pelajarin lebih dalam yah).
Meringue Buttercream ini sering digunakan untuk wedding cake dan membutuhkan temperature yang lebih dingin karena meringue akan meleleh di suhu ruangan yang terlalu lama, terutama di iklim tropis seperti di Indonesia kita tercinta ini.

• French Buttercream

Buttercream jenis ini hampir sama metode pembuatannya dengan tipe italian Buttercream, kecuali putih telurnya yang diganti dengan kuning telur. Namun Buttercream jenis ini lebih cocok untuk filling dan icing saja, dan kurang cocok untuk decorating karena teksturnya kurang kokoh.
Tapi percayalah, kalau dilihat dari bahannya yang kuning telur, gula dan butter, pastilah rasanya rich banget. Hmmm... But, buat saya ini bahaya! Kolesterol kelas berat cyinnn...

Ada juga Buttercream yang custard-based dan rolled, lain kali kita ulas lebih dalam yah... (^。^)

Balik lagi ke Buttercream, kali ini saya mau bikin yang simple Buttercream aja ya. Karena jenis ini yang paling mudah dan aman untuk iklim tropis. Cocok untuk decorating cake ulang tahun, cupcake atau hanya olesan biar disebut kue kekinian.

Beberapa orang mungkin kurang suka dengan Buttercream ini, termasuk pak Suami dan Mami saya. Kebanyakan mereka mengeluhkan tentang rasa yang terlalu manis dan bikin eneg, tidak suka dengan teksturnya dan juga yang paling sering mengganggu adalah rasa ngendal di lidah.

Tapi don't worry be happy pemirsah, saya punya resep Buttercream simple yang enak dan nggak ngendal, cekidot yak...


BACA JUGA: Fungsi dan Tips Penggunaan Margarin dan Mentega dalam Resep Kue


Resep Simple Buttercream 

(Resep diadaptasi dari mba Iien Soegie Cookpad)

BAHAN:

  • 250 g mentega putih / vegetable shortening
  • 200 g unsalted butter suhu ruang
  • 150 g gula tepung / icing sugar
  • 2 sdm soft cream (optional)
  • Secukupnya Vanilla extract (optional)


CARA MEMBUAT:

  1. Kocok mentega putih hingga benar-benar mengembang dan fluffy. Ini adalah proses yang paling penting untuk menghasilkan cream yang tidak ngendal.
  2. Tambahkan bahan lainnya, kocok lagi hingga butter fluffy dan semua bahan tercampur rata. 
  3. Siap dicampur dengan pasta perisa atau pewarna sesuai yang dibutuhkan.


Tips:
* Gunakan mentega putih yang bagus dan tidak waxy di lidah. Pada proses pengocokannya juga harus benar-benar fluffy untuk menghasilkan cream yang ringan dan tidak ngendal.
* Butter boleh diganti atau dicampur dengan Margarin, namun tentu saja rasanya tidak lagi full-buttery ya, dan tentu saja akan terasa agak asin khas margarin. 
* Soft cream berfungsi untuk mengencerkan tekstur cream agar lebih soft. Sesuaikan dengan kebutuhan.
* Jika hanya untuk filling atau frosting (bukan decorating), takaran soft cream bisa ditambahkan atau gula tepung diganti dengan gula cair.
* Jika ingin menggunakan susu kental manis (SKM), sebaiknya dicampur hanya untuk sekali pakai saja. Karena penambahan SKM membuat cream lebih cepat tengik, terutama pada suhu ruang.
* Butter cream dasar ini bisa disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama. Simpan dalam wadah kedap udara yang kering dan bersih. Masukkan kulkas untuk daya simpan yang lebih lama. Biarkan suhu ruang jika ingin menggunakan kembali.



Happy baking (^。^) semoga bermanfaat ya...


- Mak Icik -


2

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community