Menu
Tampilkan postingan dengan label Cerita emak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita emak. Tampilkan semua postingan

Ada yang pernah dapat iming-iming voucher gratis dari travel club?

Atau anda sedang galau karena baru saja dapat telfon undangan untuk mendapat voucher nginep gratis?


Bingung antara senang, penasaran dan takut ini penipuan?


Saya baru saja mengalaminya, simak yuk cerita lengkap saya!



***


Dibalik voucher menginap gratis dari travel club


Dibalik voucher gratis dari travel club dan penipuan
Ilustrasi. theboardgamehut.co.uk


Assalamualaikum,

Salam dulu ya biar lebih afdol, karena alhamdulillah saya masih tetap muslimah -yang baik dan suka mendoakan kebaikan- aamiin. Hehe.

Postingan ini mungkin keluar dari niche blog saya, tapi gapapa lah, saya cuma ingin sharing pengalaman saya saja.
Karena sepertinya banyak yang mengalami kejadian ini, dan bisa jadi akan ada lagi yang mengalami hal serupa. Eh tapi semoga jangan, deh.

Makanya saya merasa sepertinya perlu untuk mengunggah tulisan ini juga, siapa tahu dan semoga bermanfaat.


• Berawal dari telepon

Sore itu, yang masih panas sih kalau di Bali, ya. Ponsel saya tetiba berdering.

Kebetulan pak suami baru pulang kerja dan si baby Rara baru bangun dari tidur siang kami, iya kami, karena posisi saya juga masih baring-baring malas di tempat tidur.

"Tolong dong, yah!" Pinta saya pada pak suami kala itu.

Kemudian pak suami pun dengan sangat ikhlas mengambilkannya untuk saya.
Alhamdulillah sih ya kalau untuk urusan kesabaran, suami saya ini stoknya banyak. Sabar banget ngadepin isteri manja kayak saya ini, wkwkwk.

Tapi itu bukti sayang dia kepada saya dong pastinya, ehem.

Oke, balik ke telepon tadi.

Saya yang saat itu baru bangun tidur, sebenarnya sih agak malas mau angkat telpon yang ternyata berawalan 021.
Bukan apa apa sih.
Soalnya, dulu dulunya, yang nelpon saya dengan nomor berawalan 021 itu 95% dari asuransi kartu kredit.

Tapi karena si kartu kredit sudah saya kubur, jadi yasudahlah saya angkat saja siapa tahu panitia lomba blog mau ngumumin kalau saya pemenangnya. Aamiin *plusngarep.

Setelah saya angkat dengan suara yang agak parau, kemudian si mbak-mbak di telpon tersebut nerocos menjelaskan yang menurut saya nggak jelas.
Karena saya juga baru bangun, jadi masih loading juga otaknya.

"Perkenalkan saya xxx dari xxx bla bla bla..." Kira-kira begitu kalimat awal si embak.

Kalimat paten bagi sales alias marketing atau apalah sebutannya.
InsyaAllah saya agak hapal, karena saya juga pernah jadi sales meskipun gagal *wkwkwk.

Next.


Ilustrasi. m.inponsel.co.id


• Mulai terpengaruh dengan telpon

Sampai pada kalimat, "ibu mendapat voucher menginap gratis selama 3 hari 2 malam"

Telinga saya agak mulai respon nih kalau denger ada yang gratisan, hehe, yang sudah jadi emak pasti paham perasaan ini.

Tapi saya masih selow.

Masa iya, enggak ada angin, enggak ada petir, bisa dapet nginep gratisan di hotel. 2 malam pula.

Saya dengerin dan iya iyain aja apa kata si embak di telpon. Sambil otak saya mulai jalan-jalan.

"Lumayan nih"

"Hoax gak ya?"

Saya mulai bangkit dari kasur dan konsentrasi dengan perkataan si embak nya.

Saya nanya, "dapat referensi nama saya dari siapa ya?"

Si embaknya jawab, "mungkin ada teman ibu yang merekomendasikan ke kami, ibu"

Alus banget jawaban si embak. Yasudahlah kita ikuti saja sampai sejauh mana.

Intinya harus tetap fokus!

Sejauh tidak meminta no KTP, atau no kartu kredit atau no rekening, apalagi no suami, saya ikutin saja.
Yang penting fokus dan tetap sadar!

Dan bla bla bla, saya dan suami diminta hadir untuk pengambilan voucher menginap tersebut pada hari H di hotel xxx di daerah Tuban deket bandara Ngurah Rai.
Dengan syarat harus mengikuti seluruh sesi acara selama 90 menit.

Semudah itu?
Oke, saya iyain aja.

Si embak nya memastikan kalau saya dan suami pasti bisa hadir, saya jawab iya.
Dari dua pilihan jam yang ditentukan, saya ambil yang sesi jam 3 sore.

Saya pun menjawab beberapa pertanyaan si embak itu, antara lain:
  • Nama lengkap saya dan suami, ini nanti dipakai saat reservasi karena harus sesuai KTP. Ok!
  • Umur saya dan suami. Ok!.
  • Alamat. Ok!

"Baiklah ibu, nanti saya kirim undangannya melaui WA ya ibu?"
Dan telpon pun di tutup dengan hati saya yang masih sumringah campur agak worried.

Sebenarnya dalam hati saya bertanya.
"Kok WA sih? Harusnya kan E-mail, ya?"

Tapi saya berusaha untuk tetap positive-thinking aja. Ya kali undangannya kan bisa dalam bentuk file gambar, bisa di WA dong ya.
Hari gini kan apapun lebih gampang by WA.


Ilustrasi. era.id


• Mulai mikir ini penipuan!

Saat itu hari minggu sekitar jam 5 sore waktu Bali.
Saya mulai mikir, kantor apaan sih minggu sore gini nelponin orang cuman buat ngasih voucher gratisan.

Gratisan lho ya!

Kalau jualan sih okelah, namanya juga kantor travel, bisa jadi memang nggak ada hari libur. Kan yang diurusin orang liburan.

Saya mulai buka Google, mau searching, tapi bingung mau masukin keyword apa. Nama travelnya yang tadi disebutin lupa.
Dan nggak kepikiran buat masukin keyword voucher gratisan.

Akhirnya dengan santainya saya masukin nomor telpon 021 tadi, dan eng ing enggg...
Hampir semua halaman teratas itu menyebutkan penipuan, penipuan, penipuan.

Yowes pasrah! Gagal dapat voucher nginep gratis.

Sampai sejam belum juga ada indikasi WA dengan konten undangan tersebut.
Dua jam, tiga jam, empat jam, sampai mau tidur, belum ada juga.

Oke lupakan saja! Mungkin embaknya sadar kalau saya tidak recommended untuk dikasih voucher gratisan.


• Undangan yang akhirnya saya terima

Senin siangnya, ternyata si embak kemarin itu WA dan ngirim undangan yang cuman diketik doang pakai WA, *yaelah apaan sih ini?!

Saya minta dikirimin undangan lewat email juga.
Maksud saya agak memastikan sejauh mana kepropesionalannya.

Soalnya, dalam undangan tersebut menyebutkan alamat kantor, no telepon, alamat website dan bukan web gratisan, lho!
Alamat E-mail nya juga pakai hosting, nah lho, beneran nggak sih ini.

Sejauh ini saya kembali fifty fifty, dari yang gara-gara undangan by WA tadi sempet ngedrop.

Saya tiba-tiba inget temen saya, yang kebetulan Blogger juga, senior.
Saya coba nanya, barangkali apa beliau ini yang merekomendasikan nama saya.
Kalau iya, insyaAllah saya nggak perlu worried ini penipuan lagi dong ya.

Ternyata beliau menjawab sebelum saya bertanya, wkwwk.

Saya baru nanya begini, "mbasay, ada rekomenin namaku buat ke travel atau semacamnya gitu nggak?"

Dan jawaban beliau, "ohh, itu nanti kamu bakalan diprospek buat jadi membership-nya"
bla bla bla dan beliau menjelaskan kalau dia juga pernah mengalami hal serupa. Tapi bukan beliau yang merekomendasikan, sih.

Kebetulan saat itu beliau tidak join, tapi tetep dapet voucher. Dan voucher itu pun bisa dipakai!
3 hari 2 malam. Ini menurut penuturan beliau.

Jadi intinya, kalau saya mau dapat si voucher gratisan itu, saya dan suami memang harus datang dan mendengarkan pencerahan selama 90 menit nantinya.
Tapi katakan NO! Di akhir sesi pencerahan itu tadi.

Ini point penting!

Sampai sini saya agak lega. Untung saya nanya.


***


H-1 si embak telemarketing itu WA saya lagi, ngasih gambar hotel yang harus saya datangi besoknya. Sayangnya, gambar yang dikirim ke saya itu hanya gambar animasi, serupa gambar rumah di baliho property.
Bukan foto realnya.

Alhamdulillah sih, gini gini saya pernah lah kalau cuma masuk ke hotel bintang bintang di Bali.
Biar kata saya cuma buruh event doang, yang masuknya kebanyakan lewat loading dock, wkwkwk.
Apalagi kalau event nya di resort, saya bagaikan jarum ditumpukan jerami.

Yasudah saya iya iyain aja.
Dikirimin Google Map nya juga, oke.


Ilustrasi. harian.analisadaily.com


• Hari H yang mendebarkan

Sampailah kita pada hari H.

Paginya saya udah pesenin anak saya untuk ijin pulang sekolah lebih awal.
Anak mbarep saya ini kelas 6 SD dan masih anget-angetnya tahun pelajaran baru.

Suami juga sudah saya pesenin, pokoknya jam 1 tet! Kita sudah harus jalan.
Karena estimasi perjalanan yang lumayan jauh dan pasti macet.

Sebelumnya, sebelum saya berangkat. Si embak telemarketingnya WA lagi, menginformasikan kalau nanti saya ditanya atau disuruh ngisi form, harus bilang sudah pernah ke luar negeri.
Ke Singapore dan Malaysia.

Ini karena kemarin pas ditanya saya bilang belum pernah.

Duhh, saya harus bohong ya?
Saya aamiin kan saja deh.

Saya mikirnya gini, mungkin si embak telemarketing ini juga ditarget harus ngumpulin sekian orang untuk digiring ke "kandang eksekusi" yang nantinya bakalan "digarap" sama sales eksekutornya.

Oke, saya iyain saja.

Saya pun dikasih kerpekan form yang nanti bakalan saya isi.
Yang isinya antara lain:
Nama, umur, pernah atau tidak jalan-jalan ke luar negeri, berapa budget yang dihabiskan untuk traveling, jenis kartu kredit yang digunakan, dst.

Di awal sudah saya jelaskan, kalau saya sudah tidak ada CC alias kartu kredit, yang ketika kehadiran tersebut sebenarnya wajib ditunjukan.
Alasannya sebagai bukti untuk sponsor saja.

Lalu si embak nya bilang, "enggak apa-apa ibu bilang saja kalau CC nya hilang, boleh dibawa saja buku panduannya"

Akhirnya saya bawa saja surat pengiriman kartu kredit saya itu, karena cuma itu saja yang tertinggal. Kartunya sudah dipotong dan hilang entah kemana, karena sudah saya tutup akunnya pasca saya belajar berhijrah.
Semoga tetap istiqomah ya, aamiin.

Last minute sebelum saya berangkat, saya masih sempetin nanya ke temen saya yang Blogger itu. Buat meyakinkan diri aja sih, dan beliau mengatakan untuk santai saja dan nikmatin rules nya. Pura-pura aja seperti tidak tahu tujuan mereka.

Setelah selesai sholat dzuhur, kami pun berangkat. Tak lupa berdoa minta perlindungan.


• Drama pertama

Saya sudah sampai di Lobby hotel TKP, dan masih dibimbing si embak telemarketing tadi menuju ke lokasi "kandang eksekusi".

Dan ketemulah saya dengan meja resepsionis acara travel tersebut. Seperti pada umumnya, ada embak yang standby disana.
Pas saya menuju ke meja, si embak nampak sedang menerima telpon dan paham tentang akan adanya kedatangan saya.

Asumsi saya, si embak telemarketing tadi lah yang menelpon dan memberitahukan tentang kehadiran saya.

Saya pun duduk di kursi yang ada didepannya meja resepsionis yang telah tersedia. Ada dua kursi, karena sesuai undangan harus suami dan isteri.

Dalam bayangan saya, acaranya bakalan kayak seminar atau acara MLM gitu.
Dimana kita, para undangan duduk manis mendengarkan penuturan para narasumber dan diselingi acara coffee break.
Seperti yang tertulis di undangannya, yang menyebutkan acara "pameran galeri hotel".

Setelah berbasa basi, si embak resepsionisnya meminta saya untuk mengisi form.

Di sebelah meja resepsionisnya ini ada seperangkat sofa empuk. Saya mempersilahkan anak sulung saya, suami saya dan anak bayi saya untuk duduk disitu saja.

Suami saya ini orang nya memang polos, jadi biarkan perdana menteri saja yang menghandle.
Walaupun sebelum berangkat tadi semua sudah saya briefing, ya. Termasuk anak sulung saya. Yang girang banget dia dapat jatah "diem aja" yang penting main game.

Saya pun mengisi form sesuai kerpekan yang dikirimin telemarketing nya tadi. Kemudian dimintain KTP untuk menunjukkan bahwa kami suami isteri.

Kemudian dimintalah juga menunjukkan credit card. Nah ini dia.

Saya sih polos saja, saya keluarin kertas surat tadi. Sesuai arahan mbak telemarketing. Yang dia bilangnya hanya menunjukkan logo Visa atau MasterCard sebagai bukti untuk sponsor saja.

Dan surat itu sebenarnya juga menunjukkan bahwa saya "pernah" memiliki CC tersebut. Karena ada nama lengkap, no CC, jumlah limit, dsb

Mba resepsionisnya mulai bingung.

Ilustrasi. harianpost.co.id


Saya polos saja.

Dari awal, kalau memang kami nggak jadi dapat voucher nginep gratis juga nggak apa-apa sih. Anggap saja sebagai pengalaman, sekalian jalan-jalan.
Karena setelah diingat-ingat, ternyata hampir dua tahunan ini kami tidak main ke sekitaran Kuta. *Jangan ketawa.

KTP dan surat cinta kartu kredit tadi dikembalikan lagi sama mba resepsionis.

Kemudian dia nanya lagi, ada kartu debit?

Iyes "debit",
yang langsung nyangkut di pikiran saya adalah kartu ATM B*CA.

Saya bilang udah nggak ada. Karena memang sudah saya tutup.

Mbak nya nanya lagi, "selama ini kalau untuk pembayaran pembayaran pakai apa?"

Saya bilang, "owh iya ada pakai atm B**"

Kemudian saya pun diminta menunjukkannya.

Tanpa pikir panjang sih sebenarnya saya sudah mau menunjukkan saja, kebetulan dompet si bapak juga sudah di tas saya.

Ini yang harus segera dikendalikan ya, INGAT!


• Pertolongan Allah itu nyata

Alhamdulillah, Allah menjaga kami.

Ternyata, kartu ATM kami ketinggalan di saku jaket pak suami dan ditaruh di jok motor.
Semua rekening bank konvensional kami sudah kami tutup dan hanya menggunakan satu rekening bank konvensional tersebut saja untuk transaksi.
Semata-mata karena demi memudahkan transaksi saja.

Sedangkan satu lagi rekening lainnya tidak bisa sembarangan debit, jadi saya tak perlu menunjukkannya juga.

Mba nya kelihatan bingung, dan pamit mau konsultasi dulu.
Saya masih lempeng aja, santai.

Kemudian saya pun pindah duduk di sofa empuk dan gabung sama suami dan anak-anak saya.

Tak lama berselang, datanglah si mas mas kemayu memperkenalkan diri lalu menunjukkan voucher menginap gratis yang nantinya akan diberikan kepada kami sebagai ucapan terima kasih karena telah bersedia hadir dalam acara tersebut, katanya.

Dengan syarat, harus mengikuti acara selama 90 menit, terhitung sejak kami masuk.


• Drama eksekusi

Masuklah kami ke "kandang eksekusi" yang ternyata diluar ekspektasi saya.
Di dalam ruangan tersebut hanya ada sekitar lima hingga tujuh meja dengan masing-masing empat kursi yang mengitarinya.

Di sebelah kiri ada meja dan beberapa printer dengan dua mbak-mbak yang menjaganya. Yang mukanya agak ditekuk.

Kemudian ada Laptop, kayaknya, tapi harusnya iya. Karena di dalam ruangan itu musiknya lumayan keras. Sebelahnya meja operator itu ada deretan kursi yang ditata memanjang, mungkin tempat para eksekutor duduk.

Dahi saya mulai mengkerut, "kok kecil gini ya? Mejanya cuma segini berati undangan nggak banyak, dong"

Tapi lagi-lagi saya kembali berpikir positif saja. Walaupun aseli saya grogi.


Ilustrasi. dictio.id


Intinya, santai dan tetap sadar. Jangan lupa to say No! Di akhir cerita.
Cuma itu yang jadi pegangan saya dan suami. Sesuai arahan teman saya.

Saya ambil meja di paling pojok.
Suami dan anak sulung saya sudah duduk menghadap tembok, saya ambil duduk menghadap depan.
Kemudian si mas eksekutor tadi mendatangi meja kami dan meminta tukar posisi duduk dengan saya, saya diminta menghadap ke tembok, ke dirinya.

Oke. Saya iyain aja.

Orang marketing pasti tau ya ini tujuannya apaan? Biar kami hanya fokus ke dia, tentunya.

Mulailah si mas eksekutor tersebut berbasa basi dan bercerita kesana kemari.

Kami iya iyain aja.

Mulai dari cerita kecil di brosur hingga membuka kamus handbook andalannya, yang isinya foto-foto keindahan luar negri.
Pamer foto-foto di hape juga, nunjukin member yang ini dan yang itu. Pamer foto yang katanya waktu dia ke jepang juga, atau dimanalah itu.
Tapi ada fotonya dia atau enggak juga saya nggak terlalu merhatiin, sih.

Yang saya tanam cuma satu, say No diakhir cerita cinta kita heya heya wo o o o *kahitna buk?

Saya fokus ke matanya, pura-puranya saya tergiur gitu. Pas saya natap ke dia, matanya malah di melotot-melototin.
Owh, mungkin ini yang disebut hipnotis.
Itu sebabnya, ada yang bilang jangan tatap mata orang yang belum anda kenal.

AC mulai terasa banget dinginnya. Saya menangkupkan kedua tangan saya di balik hijab saya.
Dan sepertinya dia membaca gerak tubuh saya, dia pun segera meminta rekannya untuk mematikan AC saja. Karena sepertinya dia juga menggigil.
Kebetulan beberapa hari ini Bali memang lumayan dingin.

Sampai di tengah-tengah perjalanan "eksekusi" itu, tiba-tiba malah dia yang seperti hopeless.

Lha gimana enggak?
Saya Credit card nggak ada, kartu ATM nggak bawa, M-banking nggak aktif.
Tapi dia tetap melanjutkan sih. *Ini yang bikin saya kasihan, dan ingat betapa beratnya perjuangan seorang sales, hehe.


Lanjut mang...


Setelah pertanyaan, penjelasan dan lain sebagainya tersebut. Yang intinya adalah kita disuruh join untuk jadi membershipnya, dengan biaya:
  1. Annual maintenance yang dibayarkan setelah tahun ke-2, karena tahun pertama Gratis! Tapi harus bayar fee setelah tahun ke-2 hingga tahun ke-22 masa keanggotaan kita. Ewww. Kalah lah itu cicilan KPR..
  2. Join fee dengan biaya yang entah berapa karena tidak disebutkan berapa nominalnya, katanya yang tahu adalah bagian finance.

Hmm, sales nggak tahu harga produk? Nggak mungkin dong ya.

Anehnya, ketika saya kepoin lagi tentang harganya berapa, malah dia nanya balik ke saya berapa budget yang saya mampu keluarkan.

Hlah???

Dannn, join member VIP dengan segudang manfaat dan kebaikan yang dijelaskan selama satu setengah jam penuh tadi hanya berlaku "TODAY!"


Ilustrasi. navalwiki.info


Iyes,
hanya berlaku hari itu juga, detik itu juga sebelum anda meninggalan "kandang eksekusi".

That's why, kita diundang berdua dengan suami. Karena tidak akan ada acara ngeles ngeles pakai alasan saya discuss dulu dengan suami atau isteri.



Voucher sudah di tangan, apakah ini penipuan?

Sampailah voucher nginep gratis di tangan.
Karena sesuai janjinya, voucher akan tetap diberikan meskipun kita tidak join member. Sebagai ucapan terima kasih karena telah bersedia hadir dalam acara "eksekusi" tersebut.

Sebelum itu si mas eksekutor nya meminta ktp saya dan suami untuk validasi voucher, katanya.
Sayangnya saya tidak memperhatikan lagi kemana KTP saya dibawa dan diapain.

Jadi, semisal nih, misalkan ada pihak yang mungkin ada indikasi tidak bertanggung-jawab menggunakan nama lengkap dan KTP saya, Sera, dan suami saya, untuk agar berhati-hati atau bisa mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada kami dengan menghubungi Contact me atau Instagram.


Kami pun pamit dengan wajah polos dan gembira setelah dapet voucher gratisan. Meskipun kami tidak tahu dan tidak punya jaminan si voucher akan bisa digunakan atau tidak nantinya.

Dan, si mas eksekutor yang mengayukan diri itupun nampak kelelahan telah bercerita 90 menit lamanya.

Kasihan?
Iya, sebagai sesama manusia, dan sebagai sesama sales.

Karena sesungguhnya dia bekerja, terlepas dari itu benar atau tidak, halal atau haram.
Tapi, rasa kasihan tak lantas membuat saya harus bunuh diri dengan join dan menguras keringat kami demi membayar mereka, No!



Ilustrasi. youtube.com



Kesimpulan dan pesan

Kalau dari sudut pandang saya, sebenarnya ini bukan (murni) penipuan seperti pada kasus "papa minta pulsa" atau papa papa yang lainnya. Ini hanya jual beli yang buram.

Buram artinya tidak jelas antara nilai manfaat dengan harga yang kita bayarkan.

Memang disitu dijelaskan, nilai nominalnya sekian per poin. Setiap tahunnya dapat sekian poin. Bisa dipakai untuk voucher hotel, pesawat, bahkan dikatakan pula telah di-covered oleh perusahaan asuransi ternama yaitu Pr***ial, yang mana setelah tahun ke 15 bisa diuangkan dsb, dsb...

Tapi tetap saja, bagi saya itu buram!

Karena, dari sekian panjang benefit yang diberikan, apakah terjamin kebenarannya?
Sedangkan kita tidak diberi waktu untuk berpikir, menimbang dan mencari referensi.

Karena setelah pulangnya saya browsing browsing lagi dan menemukan beberapa thread tentang kasus serupa, dimana banyak juga "korban" yang merasa telah tertipu dan sebagainya.

Saya pun mulai berpikir, bisa jadi voucher gratisan yang tadi saya dapatkan tidak akan pernah bisa dipakai.

Sayangnya hal ini baru bisa saya buktikan setelah 40 hari kedepan hingga enam bulan berikutnya. Dimana kurun waktu tersebut adalah waktu yang ditentukan untuk masa berlaku voucher.

Saya bersyukur, sudah tidak ada CC dan kartu ATM saya ketinggalan. Plus tidak pnya M-banking dan cuma punya satu rekening itu saja. *Hanya mungkin saya agak kecolongan soal KTP tadi, tapi semoga tidak menimbulkan masalah nantinya, ya.

Mungkin mas sales yang menyebut dirinya sebagai consultant tersebut menganggap saya "KERE", tapi gapapa lah selama itu tidak merugikan saya.


***


Pesan saya, dan mungkin ini juga reminder untuk saya juga.
Bahwa:
  • Tidak ada yang benar-benar Gratis! Tanpa syarat.
  • Perlu mewaspadai hadiah atau iming-iming gratis saat kita merasa tidak pernah mengikuti event apapun (undian, lomba, dsb)
  • Sebisa mungkin searching dulu atau bertanya ke teman, saudara, tetangga, atau seseorang yang dianggap bisa ngasih solusi.
  • Berdoa. Jangan lupa berdoa mohon perlindungan dari Yang Maha Kuasa, karena segala sesuatu yang terjadi pastilah sesuai kehendak Nya.


***


Ps:
Bagi yang telah join dan merasa tertipu, maaf saya tidak bisa memberi solusi.

Dan bagi yang belum join, sebaiknya pikirkan lagi dari semua aspek positif dan negatifnya jika ingin join. Sebaiknya cari referensi terlebih dahulu.

Buat yang penasaran dengan voucher gratisnya, silahkan saja hadiri undangannya, tapi harus siap dengan segala resiko dan kemungkinan yang ada.


Sekian dan semoga bermanfaat.

Stay happy. Positive thinking. Dan jangan lupa bersyukur!





- Mak Icik -
2

SUSU - adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu dari mamalia. (Wikipedia)

Mengenal jenis dan manfaat susu untuk baker pemula
Ilustrasi. Foto: iradiofm.com


Gagal paham dengan susu, bisa keliru!


Assalamualaikum semuanya,

Disaat semua berita lagi pada heboh tentang susu siapa yang asli, atau tentang susu bukanlah susu, boleh ya kita ikutan membahas susu.
Hehehe.

Tema susu ini sebenernya sudah lama nangkring di list blog posting yang ingin ikutan tayang, tapi apalah daya, saat itu Mak Icik lagi sibuk mulungin nastar dan langsung sibuk entah ngapain aja.

Baiklah, mumpung si Susu sekarang juga lagi tenar, dan Mak Icik lagi mager gegara udaranya yang brrrr, dingin cuy! Kita abaikan oven di dapdr dan berbagi cerita saja yuk!


• Apa itu Susu? Dan apa manfaatnya untuk kue?

SUSU, merupakan emulsi lemak dalam air yang kandungan kalsiumnya berfungsi sebagai penopang elastisitas adonan sehingga membuat adonan mengembang lebih baik.

Kandungan Kasein atau Protein dalam susu,  juga dapat membantu memperkuat gluten pada kue berbahan terigu sehingga struktur kue yang dihasilkan pun menjadi lebih baik.

Lemak susu dapat menyerap air dan berbagai bau-bauan bahan kue lainnya seperti amis pada telur sehingga aroma kue menjadi wangi susu.
Selain itu, susu juga dapat menambah daya empuk lebih lama pada kue atau roti yang dihasilkan dan diyakini dapat menambah nilai gizi pada kue yang dihasilkan.

Sedangkan Laktosa atau gula susu yang terkandung di dalamnya dapat memberikan efek kerak atau kulit kuning kecoklatan yang cantik pada kue.

Namun perlu diketahui juga, gula susu atau laktosa ini bukanlah "sumber makanan" yang baik bagi Ragi. Karena ragi tidak dapat menyerap laktosa dalam jumlah banyak.
Sehingga untuk pembuatan kue atau roti yang menggunakan ragi perlu memperhatikan takaran yang tepat.

Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak susu yang digunakan dalam pembuatan roti atau kue, maka akan menghasilkan roti dan kue yang semakin enak dan lembut. Terutama bagi pemula seperti saya ini, saya juga pernah gagal paham tentang ini, lho.

Karena alasan "sayang" atau "tanggung" antara takaran resep dan takaran kemasan susu yang saya beli, sering membuat saya juga beranggapan demikian.

"Halah, kan makin banyak susunya makin enak!"

Padahal hal itu tidak selalu benar ya bunda.

Bahkan tidak sedikit pula yang mengganti takaran air dengan susu, dengan asumsi yang sama yaitu semakin banyak susu maka akan membuat kue semakin enak dan lembut.

Menurut chef Herman Ahmad, baker ASA Food, dalam penuturannya yang saya kutip dari lifestyle.kompas.com, takaran susu yang tepat untuk roti dengan ragi sebagai pengembang adalah 30% dari jumlah tepung terigu yang digunakan.
Jumlah ini digunakan jika yang digunakan adalah susu bubuk.

Maka untuk membuat roti dengan tepung seberat 1 Kg, maka susu bubuk yang boleh digunakan adalah maksimal seberat 300 gram.

Sedangkan untuk penggunaan susu cair, perbandingannya adalah sebesar 50:50 dari takaran air yang digunakan dalam resep.
Jadi jika dalam resep tertulis 300 ml air, maka kita bisa menggunakan 150 ml susu cair dan 150 ml air.

Hal lain yang perlu diperhatikan juga berkaitan dengan susu dalam pembuatan kue yakni jenis atau bentuk susu yang digunakan.
Jenis susu yang paling umum ada dalam resep kue adalah Susu Cair, Susu Kental dan Susu Bubuk.


Bentuk susu yang wajib kita kenali


Susu Cair

Susu cair merupakan bentuk asli dari susu yang diperah dari binatang ternak perah penghasil susu, seperti; sapi, kambing, domba dan unta.

Susu cair segar adalah susu murni yang baru diperah dan hanya mengalami proses sterilisasi saja tanpa adanya proses atau penambahan bahan lainnya.
Umumnya susu jenis ini bertahan tidak lebih dari 12 jam dalam wadah steril.

Sedangkan susu cair dalam kemasan adalah susu segar yang telah melalui proses sterilisasi modern dan dikemas sedemikian rupa sehingga dapat bertahan lebih lama, yakni bisa mencapai enam hingga sepuluh bulan dalam kemasan khusus.

Proses sterilisasi yang paling umum dan yang saya tau ada 2 macam, yaitu:

1. UHT atau Ultra High Temperature, 

yaitu proses sterilisasi dengan memanaskan susu dengan temperature yang tinggi atau sekitar 140°C dalam waktu singkat atau tidak lebih dari 2 detik.

Konon, proses UHT ini adalah proses sterilisasi modern yang paling baik dikarenakan nutrisi dalam susu masih terjaga dengan baik.

2. Pasteurasi

Sedangkan proses sterilisasi dengan cara pasteurasi adalah memanaskannya dalam suhu 65-80 derajat Celsius selama 15 detik.

Proses pasteurasi ini boleh dibilang adalah proses sterilisasi paling sederhana, namun beberapa sumber menyebutkan susu pasteurasi ini justru paling bagus nilai gizinya dibanding susu jenis lainnya.


Apapun itu, mau UHT ataupun pasteurasi, susu tetaplah harus melalui proses sterilisasi ini untuk membunuh semua micro organisme jahat yang mendadak hadir saat proses pemerahan.
Dan sebaiknya segera simpan susu cair ini dalam lemari pendingin setelah kemasan susu dibuka, hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan susu akibat microba liar yang tetiba menyelinap tanpa permisi.
Kecuali memang langsung habis setelah dibuka, ya.

Dalam pembuatan kue, susu cair sering digunakan dalam resep chiffon cake, muffin dan juga roti.
Namun jika bunda lebih suka menyimpan dalam bentuk susu bubuk, boleh membuatnya dengan cara melarutkan susu bubuk dengan air hangat *hangat lho ya, bukan panas!* dengan takaran 1:7.
Lalu gunakan sebagaimana takaran dalam resep.



Susu kental
Ilustrasi susu kental. bisnis.tempo.co

Susu Kental

Ini dia si susu yang sedang menjadi buah bibir, pasca postingan yang diberi judul "susu kental manis tidak mengandung susu".

Berita ini pun seketika menyeruak dan menjadi polemik di berbagai media.
Mulai dari mempertanyakan kinerja BPOM hingga konsumen merasa telah dibohongi oleh produsen susu.
Komentarnya pun bermacam-macam, ada yang pro dan ada juga yang kontra alias nyinyir tentunya.
Ada yang share untuk memberikan klarifikasi, ada pula yang share untuk semakin meruncingkan berita, namun banyak juga yang sekedar share tanpa mengetahui terlebih dahulu duduk persoalan dan kebenaran beritanya.

Semoga kita menjadi pengguna media sosial yang bijak ya, bukan asal sebar tanpa tahu isi berita yang sebenarnya.

Eits, saya tidak akan membahas polemiknya lho ya, karena saya tidak paham detailnya, nanti malah menjadi salah kaprah.


BACA JUGA: Bahan Kue Tambahan yang Wajib dipahami Pemula


Susu kental atau condensed milk adalah salah satu cara penyimpanan susu agar awet lebih lama. Yaitu dengan menghilangkan sebagian kandungan airnya hingga menjadi pekat.

Dalam dunia perbakingan, Susu kental yang paling umum diketahui ada 2 macam, yaitu susu evaporated dan susu kental manis atau sweet condensed milk, yang mungkin sekarang masih jadi bahan gosip emak-emak pengguna jejaring sosial.

Secara bentuk dan kemasan, susu evaporated dan susu kental manis sama-sama berbentuk liquid dan dikemas dalam kaleng yang tertutup rapat.
Namun, pada susu kental manis sudah ditambahkan gula yang bertujuan sebagai pengawet dengan tekstur yang lebih pekat, sedangkan susu evaporated tidak mengandung gula alias tawar.


Susu kental manis

Perlu kita ketahui, dalam regulasi BPOM disebutkan bahwa gula yang ditambahkan pada susu kental manis haruslah dapat mencegah kerusakan pada produk.
Mengandung kadar lemak susu tidak kurang dari 8% dan kadar protein tidak kurang dari 6,5%.

Ada juga istilah krim kental manis dan krimer kental manis, dua produk tanpa judul susu ini sebenernya sama, sama-sama susu yang berbentuk cairan kental.
Hanya saja prosesnya yang berbeda, dan dengan atau tanpa tambahan lemak nabati dan bahan lainnya.

Menurut sumber yang saya baca, susu kental manis bisa didapat dari susu cair yang dihilangkan airnya hingga mencapai kepekatan tertentu, dan juga bisa didapat dari susu bubuk yang ditambahkan gula hingga mencapai kekentalan yang dibutuhkan.
Namun pada dasarnya, kandungan gula haruslah dapat menjadi pengawet alami bagi produk tersebut.


Susu evaporated

Susu evaporated adalah sebutan untuk susu kental juga, yaitu susu yang melalui proses penghilangan kadar air hingga 60% dan memiliki ciri fisik kental, tidak cair seperti susu aslinya.

Susu evaporated terbagi menjadi dua jenis, yakni unsweetened (tanpa gula) dan sweetened (dengan gula) yang juga sering kita sebut sebagai Susu kental manis (SKM).

Namun secara umum, sebutan untuk susu evaporated dalam resep kue adalah susu kental tanpa adanya tambahan gula.
Dan susu evaporated ini tidak sekental susu kental manis ya.

Susu evaporated ini biasanya hanya tersedia di toko bahan kue atau swalayan besar saja, berbeda dengan susu kental manis yang berjejer manis di bahkan hampir setiap warung kelontong.

Namun Bunda, baik susu kental manis ataupun susu evaporated sebenarnya bukanlah susu untuk minum yang memiliki kandungan gizi setara susu cair atau susu formula, melainkan hanya untuk digunakan sebagai bahan tambahan membuat kue atau topping makanan dan minuman. (Dikutip dari: www.pom.go.id/)

Daya simpan susu kental ini bisa lebih lama dari susu cair, hal ini dikarenakan susu kental telah melalui proses sterilisasi dan juga pemanasan yang berlangsung lama, namun tak ada salahnya juga jika bunda tetap menyimpannya di kulkas setelah kaleng kemasannya di buka (kecuali jika kemasannya ada tutupnya).

Daya tahan terhadap serangan jamur dan bakteri boleh lama, tapi bagaimana dengan serangan semut?
Apapun itu, jangan lupa selalu tutup kemasan dan simpan di tempat yang bersih, ya. Nggak mau kan kuenya bercampur dengan debu atau bekas colekan binatang mini liar.


Susu bubuk
Ilustrasi susu bubuk. merdeka.com


Susu bubuk

Sesuai dengan namanya, susu bubuk adalah susu yang berbentuk bubuk. Susu bubuk didapat dari susu segar yang dihilangkan kandungan airnya hingga lebih dari 91%, dengan atau tanpa penambahan bahan lain seperti vitamin dan mineral pada susu formula, kalsium pada susu pertumbuhan dan lain sebagainya.

Pada pembuatan kue, susu bubuk sering digunakan pada resep yang tidak menggunakan air atau minim cairan. Seperti pada kue kering misalnya.
Atau cake yang hanya menggunakan telur dan mentega sebagai bahan cairnya, maka penambahan susu bubuk ini pun bisa digunakan dengan cara mengurangi takaran bahan kering lain agar komposisi bahan kering dan bahan cair tetap seimbang sesuai resep.

Biasanya bahan kering yang dikurangi adalah tepung, baik terigu maupun maizena atau bahan sejenis. Dengan takaran yang kurang lebih sama.

Di pasaran susu bubuk ini banyak ragamnya, mulai dari susu formula bayi hingga balita, susu kalsium untuk pertumbuhan anak atau pencegah osteoporosis bagi orang dewasa, hingga susu skim atau non-fat bagi wanita yang sedang berdiet dan susu tinggi protein untuk para pria yang ingin membentuk ototnya.

Namun yang paling umum digunakan dalam pembuatan kue, adalah susu skim dan susu full cream saja.

Susu bubuk full cream didapat dari susu cair utuh (whole milk) yang dihilangkan kandungan airnya hingga tersisa 2-4% saja, dengan kandungan lemak 26% dari total berat.

Sedangkan susu skim hanya mengandung lemak maksimal 1% saja. Susu skim atau non-fat ini adalah hasil sampingan dari pemisahan butter-fat (lemak mentega) yang kemudian dihilangkan kandungan airnya hingga menjadi bentuk serbuk.

Dalam sebuah artikel yang pernah saya baca, dikatakan bahwa sebaiknya menggunakan susu skim pada pembuatan kue atau roti dengan ragi, karena kandungan pada susu skim disinyalir lebih toleran terhadap ragi.
Namun karena penjelasan detailnya saya belum menemukannya, jadi saya tidak bisa menjelaskannya secara detail ya bunda.

Namun seperti yang dilansir media kompas, menurut Herman Ahmad baker ASA Food, mau susu skim ataupun susu full cream akan menghasilakan roti yang sama-sama lembut dan enak, dengan takaran yang sama yakni tidak lebih dari 30% berat tepung.

Baik susu full cream maupun susu skim ini dapat bertahan hingga 12 bulan dalam kemasan kedap udara.
Dan hanya bertahan selama satu minggu setelah kemasan terbuka.

Cara menyiasatinya adalah dengan melipat rapat kemasan aluminum foil nya lalu masukkan ke dalam toples dan tutup rapat toples.
Dengan cara ini insyaAllah susu bubuk dapat bertahan lebih lama.

Namun jika susu bubuk sudah menggumpal dan berubah aromanya, sebaiknya jangan dikonsumsi atau digunakan lagi ya bunda.




***


Kesimpulannya, sebaiknya selalu gunakan susu sesuai dengan yang diresepkan saja. Jika dalam resep tertulis menggunakan susu bubuk, maka jangan diganti dengan susu kental apalagi susu cair, sudah bisa dipastikan adonan akan encer.

Namun jika dalam resep tersebut tertulis menggunakan susu cair, bunda boleh menggantinya dengan susu kental atau susu bubuk yang telah dicairkan dengan konsentrasi yang sama dengan susu cair.

Yang perlu diperhatikan adalah jika menggunakan susu kental manis memungkinkan kue menjadi terlalu manis jika komposisi gula tidak dikurangi.
Akan tetapi pengurangan gula begitu saja, dapat berdampak pada struktur kue yang dihasilkan, karena komposisi gula yang diresepkan bisa jadi telah terhitung sebagai komposisi bahan kering, nah loh, ribet kan ya?
Hehehe...

Nah, daripada kita pusing menghitung ulang takaran yang pas, sebaiknya gunakan sebagaimana resep aslinya saja.
Kalaupun harus mengkonversi jumlah voleum untuk menyesuaikan ukuran loyang, maka konversilah hanya pada jumlahnya dengan rasio yang sama.

Karena bagi pemula kayak saya ini membuat kue dengan resep yang tinggal contek saja bisa gagal, apalagi langsung pakai maneuver yang mengganti bahan ini dengan itu yang secara fisik berbeda, bisa gagal kuadrat.

Saya pernah lho congkak begitu, tapi jangan ditiru!
Karena itu hanya akan membuang energi, waktu dan materi.
Kecuali untuk para master yang sudah khatam tentang ini, ya.


Tips:

Agar susu awet dan tidak berubah aroma dan rasanya, pastikan susu tertutup rapat atau di dalam wadah kedap udara saat penyimpanan.
Hal ini dikarenakan lemak susu dapat dengan mudah menyerap bau-bauan disekitarnya, sehingga dapat merusak atau merubah aroma khas susu itu sendiri.


Semoga tulisan ini bermanfaat, ya.

Keep smiling, stay healthy stay happy dengan selalu bersyukur setiap hari.




***
Sumber acuan:
dimzpastry.blogspot.com
www.tokowahab.com
pakaroti.com
www.pom.go.id
Lifestyle.kompas.com
detik.com
Dan link lainnya yang pernah saya singgahi.



- Mak Icik -


0

Tips dan cara membuat nastar mulus kinclong

Assalamualaikum,

Masih sama dengan keyword yang kemarin ya, Nastar.
Cara bikin selai nastar yang legit aduhai, sudah. Resep Nastar yang enak dan lumer, juga sudah. Saatnya eksekusi dong, ya.

Dari selesai subuh sudah semangat empat lima nih, mulung-mulung cantik sambil nyanyi-nyanyi. Ehh pas si nastar udah mateng, nastarnya burem.

Kesel kan? Kesel dong pasti.

Mak icik juga sering gitu. Apalagi kalau udah di puk-puk cantik, pas dioven, eh pecah. Kalau enggak gitu, mleber kemana-kemana.
Kalau sudah begini, si cantik Nastar yang tadinya mau eksis jadi primadona kue lebaran batal montok deh, yekan?
Malah jadinya si Nastar pesek. Atau si Nastar buruk rupa? Hahaha, jangan!
Cukup si itik saja yang buruk rupa, ya.
Nastar mah jangan.

BACA JUGA: Resep Kue Nastar Lumer

• Cara membuat nastar yang cantik dan mulus


Ini beberapa pertanyaan yang paling sering bergumul dalam benak, pas tetiba nastar idaman kita melenceng dari ekspektasi.

  1. Kenapa Nastar saya meleber bentuknya ya kak? 
  2. Kenapa Nastar saya kok pecah ya kak?
  3. Kenapa Nastar Saya burem dan nggak bisa kinclong? 
  4. Kenapa Nastar saya Bergerindil? 
  5. Kenapa Nastar saya kurang lumer?

1. Pengocokan Mentega 

Pernah nggak saat kita membuat kue kering, sudah kita hati-hati membentuknya secantik mungkin, namun ketika si kue keluar dari oven hasilnya malah melebar atau meleber dan nggak secantik sewaktu tadi kita membentuknya?

Saya pernah, juga sering dulu. Tapi Alhamdulillah setelah dapat beberapa pencerahan dari para tetua dan suhu perkuean, terjawab sudah kenapa nastar saya dulu pesek, hehehe.

Saat kondisi ini terjadi, hal yang pertama kita lakukan pastilah menambah jumlah tepung. Ini kerap terjadi, termasuk saya dulu juga begitu.
Penampakan kue yang melebar mengansumsikan adonan yang terlalu lembek. Dan adonan yang terlalu lembek, bisa diasumsikan kurang tepung.

Namun, apa yang terjadi ketika kita menambahkan tepung terlalu banyak dari takaran resepnya?

Tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap rasa dan tekstur kuenya. Bisa jadi kurang manis, aroma menteganya jadi pudar, atau teksturnya menjadi lebih padat dan keras.

Kalau sudah begini, bukan nastar aroma susu dan mentega lagi, tapi berubah jadi nastar rasa tepung, bukan?
Ini juga bisa sesikit menjawab pertanyaan kenapa kue saya tidak lumer.

Pengocokan mentega atau margarin untuk kue kering, cukup hanya sampai mentega tercampur rata dengan gula dan telur saja. Tidak perlu terlalu lama apalagi sampai mentega pecah bahkan mengembang.
Kecuali untuk jenis kue kering yang membutuhkan tehnik meleber, seperti misalnya kue lidah kucing atau Almond cookies.

Jadi, sudah ada gambaran kan Bunda kenapa nastarnya kemaren bentuknya jadi meleber kemana-kemana.

Yang tidak kalah penting juga, saat proses pencampuran tepung. Banyak ibu-ibu yang takut keburu anaknya nangis, langsung mengaduk adonan dengan tangan. Biar cepet katanya.
Ini kurang tepat ya Moms!

Aduklah adonan menggunakan spatula hingga tercampur rata, baru membentuknya dengan tangan, yang bahkan kalau bisa sebaiknya menggunakan sarung plastik tangan atau hand gloves, tapi yang khusus untuk memasak ya Bunda, jangan keliru sama sarung tangan berkebun.

Selain lebih higienis, sarung tangan dapat menghalangi adonan terpapar suhu tubuh secara langsung yang dapat menyebabkan adonan menjadi keras dan kue menjadi kurang lumer.


2. Suhu oven

Hampir semua kue kering harus dipanggang dengan suhu kecil, begitu juga dengan nastar. Bahkan nastar ini butuh api yang lebih kecil daripada kue kering jenis lainnya.

Kenapa?
Karena suhu yang terlalu besar atau terlalu panas bisa membuat kue kering pecah. Sebenarnya hal ini tidak hanya berlaku pada kue kering saja, cake atau bolu pun demikian. Bakalan retak merekah kalau suhunya terlalu tinggi.

Saya sih tidak bisa menjelaskan prosesnya secara ilmiah, kimiawi atau apalah. Tapi saya pernah baca demikian, demikian pula saya pernah mengalaminya. Hehehe.


Lalu berapakah suhu yang tepat?

Saya tidak paham betul berapa suhu persisnya ya, karena setiap oven memiliki karakter yang berbeda-beda. Tapi sependek yang saya tahu dan yang pernah saya baca adalah tidak pernah lebih dari 150°C, atau berkisar di suhu 130 - 150 derajat Celsius.

Karena sampai saat ini saya pribadi belum pernah menggunakan oven listrik untuk memanggang nastar, jadi belum bisa banyak bercerita tentang nominal suhu. Lain kali saya update ya kalau sudah paham dengan oven listrik untuk nastar ini.

Tapi buat yang menggunakan oven jadul atau tangkring alias otang. Itu tuh, oven yang dari bahan gembreng yang musti ditangkringin di atas kompor
Terutama yang versi jadul atau tanpa thermometer ya, karena otang versi kekinian sudah banyak yang dilengkapi fitur thermometer.

Selalu gunakan api paling kecil, ingat! Paling kecil ya. Biasanya posisi api ini kalau dikecilin lagi bakalan mati atau kelap-kelip *bukan lampu di kota*

Jika api kompor sudah "merasa" diset paling kecil tapi masih juga pecah, berarti masih belum paling kecil tuh Bunda. Bisa jadi kompornya yang error *kayak punya saya* atau mulungnya masih kurang padat, jadi masih ada beberapa retakan kecil yang ketika kena suhu panas dan mengalami yang namanya mengembang, dia akan retak.

Kalau masih mentah saja sudah tidak mulus, jangan tanyakan lagi kenapa itu retak saat matang nanti. Hihihi.


3. Olesan Kuning Telur

Kesalahan pertama kenapa nastar kita hasilnya burem alias butek adalah waktu pengolesan kuning telur yang kurang tepat.
Yes, dulu saya juga sering mengalami hal ini. Nastar sudah dipoles cantik pakai full kuning telur pula, eh pas keluar oven warnanya jadi coklat kusam atau jadi pucat lecek.

Pengolesan kuning telur yang tepat adalah setelah nastar matang ya ibuk-ibuk, bukan pada saat adonan mentah yang siap dioven.
Karena, jika kuning telur dipanggang terlalu lama maka warnanya akan lebih cepat matang, jadi kusam dan ikut retak saat proses kue mengembang.

Namun yang juga perlu diperhatikan adalah, tunggu kue dingin atau hangat kuku terlebih dahulu baru dilakukan sesi pengolesan.

Ini penting! Kenapa?

Karena kuning telur akan segera matang saat terkena suhu yang tinggi.
Pernah nih saya ngalamin, pas nastar baru matang dan keluar oven langsung saya poles, eh malah bergerindil kuning telurnya jadi kayak telur rebus. Hehehe.


• Tips membuat nastar yang kinclong


Mungkin tulisan ini adalah yang kesekian ribu tentang tips membuat nastar yang kinclong. Ada beberapa juga tips-tips yang pernah saya baca mengenai ramuan kinclong untuk nastar, namun ini yang akhir-akhir ini sering saya gunakan dan paling nyaman buat saya.

Ramuannya kinclong mujarabnya adalah:
(Resep diadopsi dari IG @rondut dan @fen.z)
  • 3 butir kuning telur
  • 10 gram adonan nastar
  • 1 sdt penuh butter/mentega
  • Sedikit susu cair atau minyak goreng, jika diperlukan

Cara membuatnya:

Campur dan aduk rata semua bahan hingga kekentalannya menyeruapai nail polish alias cat kuku. Jadi tidak terlalu encerbataupun terlalu kental.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus
Adonan olesan nastar

Oleskan bahan olesan merata pada permukaan nastar yang sudah matang dan tidak panas lagi. Ingat! Sudah tidak panas lagi ya nastarnya.
Panggang lagi dengan suhu paling rendah selama lima menit saja.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus


Sebaiknya gunakan kuas yang lembut khusus untuk olesan kuning telur, banyak dijual di TBK terdekat.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus
Contoh kuas yang saya gunakan

Gunakan kuning telur omega untuk hasil yang lebih golden, karena telur negri warna kuningnya lebih pucat. Namun jika telur omega sulit didapat, atau harganya terlalu mahal boleh disiasati dengan sedikit meneteskan pewarna kuning telur.

Adonan nastar yang dicampurkan, selain berfungsi sebagai pengental juga dapat mengurangi garis-garis retakan akibat proses mengembang saat pemanggangan tadi.

Bolehkah mentega diganti margarin?
Boleh saja, namun tentu saja akan berbeda aromanya.

Susu cair hanya sebagai pengencer saja jika dirasa adonannya terlalu kental. Boleh menggantinya dengan minyak goreng jika tidak ada stok susu cair, ini menurut saya.
Namun penambahan minyak goreng akan menghasilkan bintik-bintik embun setelah pemanggangan. Finishing nya adalah ditap-tap dengan tissue untuk menghilangkan si embun.
Namun jika produksi nastarnya banyak, penambahan minyak goreng kurang efektif.

Nah, semoga sudah terjawab ya pertanyaannya kenapa nastar saya pecah dan kusam. Yuk, mumpung lebaran masih lama nyicil bikin nastar.
Eitss, tapi awas habis sebelum lebaran yah :)

Kalau habis boleh order ke Mak Icik ya gaes, xixixi :)

Nastar mak icik kitchen
Nastar kinclong by Mak Icik Kitchen





- Mak Icik -

8


SKIPPY Karamel Cookies


Apapun acaranya, selalu soal Makanan



"Main ke rumah temen , makan. Temen main ke rumah, makan

Masih ingat sama iklan yang beberapa waktu lalu mondar-mandir di hampir semua tayangan televisi itu?

Tapi memang begitu, sih. Iya kan?

Apa saya aja ya yang iya? Hahaha,

Secara umum, tradisi jamuan makan-makan itu pasti selalu ada di hampir setiap suasana, dimana pun negaranya.
Entah itu berupa jamuan makanan berat, atau hanya makanan ringan seperti kue-kuean. Lah, bukan kue beneran dong ya? Hihihi *hush, Fokus ya!

Kalau di rumah saya, camilan itu nyaris wajib selalu ada. Apapun itu bentuk dan rasanya.
Soalnya saya memang doyan ngunyah.

Nah kan ketauan. *Tepok jidat*

Misalnya gini, kalau orang lain umumnya roti tawar dan selai itu buat sarapan, iya kan? Atau buat bekal sarapan si kecil ke sekolah.

Kalau saya, pagi-pagi iya sih alasannya sarapan. Entar siangan dikit, alasannya enggak kuat ngupas bawang nih buat masak.
Belum sore sudah pengen lagi. Pengen lho ya ini, bukan lapar, beda.
Padahal itu belum termasuk "mengamankan" punya adek yang nggak habis lho ya.

Hihi,
Tahu dong ya sekarang, kenapa saya harus akrab sama Diet?

Soalnya saya suka kalap, jadi harus imbang ya biar nggak kebablasan. Nggak harus langsing sih, saya tahu itu hoax buat saya. Minimal nggak semodel sama karung beras lah.



• SKIPPY® Peanut Butter, bukan sekedar olesan roti tawar


Ngomongin lagi soal roti tawar dan selai, saya paling suka selai kacang. Dari dulu sih, dari jaman saya kecil. Saya emang pecinta kacang.
Kalaupun nggak ada roti tawar, selai kacangnya aja pun saya colekin sambil di emut-emut.

Duh, doyan ngunyah banget ya mak?
Iya ih.

Nah, daripada ngemutin selai gara-gara selalu kehabisan roti tawar, saya bikin deh cookies dari selai kacang. Bikinnya gampang dan bisa disimpan lama.

Cocok banget buat suguhan tamu, apalagi ini sudah mendekati hari raya. Pasti pada mulai sibuk rencana bikin kue kering apa, iya kan?

Yuk cek resepnya!

Sekedar informasi saja, untuk topping karamelnya saya bikin sehari sebelumnya, ya. Biar benar-benar dingin dan kental.
Salted Karamel ini bisa juga dipakai sebagai topping pancake, waffle dan lainnya.


Resep SKIPPY karamel cookies


• Resep SKIPPY® Karamel Cookies


BAHAN:

  • 100 gram Skippy Peanut Butter, chunky
  • 100 gram Mentega dan Margarin
  • 100 gram Gula halus
  • 1 butir kuning telur
  • 150 gram tepung terigu protein rendah
  • 1 sdt tepung maizena

Bahan Salted Caramel (penggunaan hanya 1/3 resep saja):
  • 200 gram gula pasir
  • 1 sdm Mentega
  • 125 ml susu cair
  • 1/2 sdm tepung maizena
  • 1 sdt garam

BACA JUGA: Cara Sederhana Membuat Salted Karamel Ekonomis


CARA MEMBUAT:

Salted Caramel:
  1. Campur susu dengan tepung maizena, sisihkan.
  2. Panaskan gula pasir menggunakan api paling kecil, hingga mencair dan berwarna coklat karamel. Hati-hati jangan sampai gosong, ya.
  3. Masukan Mentega, aduk sebentar.
  4. Tuang susu perlahan sambil diaduk. Hati-hati dengan letupan. Aduk hingga tercampur rata dan kekentalannya sesuai yang diinginkan. (Biasanya saat masih panas teksturnya lebih encer, saat karamel dingin teksturnya lebih padat).
  5. Masukkan garam dan aduk rata. Matikan api dan dinginkan.
  6. Bisa disimpan di toples kaca yang kedap udara.

Skippy Cookies:
  1. Kocok rata Skippy Peanut Butter, Mentega dan gula. Masukkan kuning telur, kocok rata.
  2. Masukkan tepung terigu dan tepung maizena sambil diayak.
  3. Aduk dengan sodet spatula.
  4. Pulung adonan bulat-bulat atau sesuai selera.
  5. Oven dengan api kecil, sekitar 150-160°C, selama 15 menitan. Beri topping karamel (motif sesuai selera), panggang lagi selama 10-15 menitan. *Sesuaikan dengan oven masing-masing ya.
  6. Dinginkan dan masukkan dalam toples.

Resep dan cara membuat SKIPPY Karamel Cookies
Step by step






Tips:
• Biasanya kue kering saat baru matang masih terasa lembek, tapi saat dingin si kue akan mengeras sendiri. Jadi hati-hati jangan sampai gosong ya, Moms.
• Jika bagian bawah Cookies sudah kecoklatan, biasanya berarti kue sudah matang. Atau saatnya dipindah ke rak bagian atas (otang).
• Jika memakai OTang, jangan lupa memindahkan ke rak bagian atas di 10-15 menit terakhir pemanggangan agar bagian atas kue juga kering dan matang.


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.



- Mak Icik -


2


Maksimalkan diet sehatmu dengan slim and fit


Maksimalkan Diet Sehatmu dengan Slim and Fit



• Wanita dan Berat Badan


"Katakan pada Dilan, yang berat itu bukan rindu, tapi badan saya"

Beberapa waktu lalu, kalimat-kalimat meme seperti ini riwa-riwi menuhin hampir setiap sudut semua sosial media kita, ya khan?

Sebenarnya itu bukan sekedar lelucon asal-asalan saja, loh. Bisa jadi itu adalah bentuk ungkapan atau refleksi diri kita, (((kita?))), Saya sih lebih tepatnya, haha... Oops!

Iya, wanita mana sih yang tidak ingin dibilang langsing?

Kenyataan bahwa hampir semua wanita selalu takut menghadapi timbangan berat badan karena selalu merasa dirinya gemuk, bahkan disaat berat badannya sudah masuk dalam kategori kurus, merupakan salah satu indikasi bahwa setiap wanita sesungguhnya ingin tampil dan "dianggap" langsing.

Saya kurang paham jenis majas apa yang digunakan, tapi kebanyakan dari semua wanita selalu mengatakan bahwa dirinya gemuk tidak peduli dia memang beneran gemuk, atau dia sesungguhnya hanya tidak ingin disebut gemuk.

Meskipun hampir di setiap moment saya juga selalu mengatakan demikian, namun tatkala ada wanita langsing yang ikutan mengatakan dirinya gemuk, sungguh saya pengen makan orang itu nasi goreng.

"Kalo situ badannya langsing begitu dibilang gemuk, saya apa kabar mbak?"

Kira-kira seperti itu batin ini berteriak.

Emak-emak dan gemuk, itu seperti sebuah paket kesepakatan yang sudah turun temurun. Meskipun ada pula ibu-ibu yang bahkan anaknya sudah "lusinan", badannya masih segitu-segitu aja, tetep langsing semasih jaman gadisnya.
Hal ini tentunya selain si ibu itu mungkin rajin banget menjaga badannya, pastilah dikarenakan faktor genetik juga. Ini pembenaran pertama.

Tapi bukan berarti emak-emak yang kebanyakan ragi instant dan gampang mengembang sempurna seperti saya ini tidak mau menjaga berat badan, lho!

Pembenaran kedua, pastilah kami tercipta dengan genetika yang mudah gemuk.

Nah yang ini saya banget!

Saya itu, kok jangankan makan nasi dengan porsi banyak dan berkali-kali, baru nyium aroma nasi aja kayaknya lemak udah nimbun, ewww...
Yang setuju dengan saya boleh ketawa.

Sesungguhnya, kami juga bukan tidak pernah diet alias menjaga pola makan, lho ya. Sebenarnya kami juga rajin pernah berolahraga .
Kami bahkan rela lari-lari ngelilingin komplek demi ngejar si abang tukang bakso, ikutan senam zumba atau poco-poco atau erobik atau erobot atau sejenisnya itu bisa lebih dari tiga kali seminggu, lho.
Kadang rajin di sanggar senam, kadang eksis di balai desa, ikutan hore di lapangan atau bahkan di perkumpulan ibu-ibu PKK.

Masalahnya, pas selesai senam perut pasti terasa lapar, dan disaat yang sama sang mata pun ikutan lapar jadinya.
Siomay, batagor, bahkan nasi goreng pun jadi santapan istimewa.
Hehe.
Selamat datang lagi deh timbunan kalori yang juga bisa dipastikan bakalan jadi gundukan lemak aja tanpa tau kapan akan terbakar menjadi energi.

Padahal ya, saat berolahraga kita hanya mampu membakar sekitar 300 hingga 400 kalori saja. Sedangkan sepiring nasi goreng ukuran sedang bisa lebih dari 600 kalori, belum lagi ditambah minumnya es cendol sekitar 275 kalori.
Kalau sudah begini, olahraga bukannya bikin jarum timbangan ke kiri tapi malah makin ke kanan aja, iya kan?

Nah, buat bunda-bunda yang sering banget ngalamin hal kayak gini, coba deh kebiasaan buruk ini diubah.

Saya paham sih ya, kalau sehabis olahraga seperti senam atau bahkan cuma lari cantik itu bikin haus dan lapar. Tapi no worries Bunda, kini saatnya Bunda ganti es cendol dan nasi gorengnya dengan asupan yang lebih sehat. Seperti misalnya susu rendah kalori.


• Diet yang baik adalah Diet yang Sehat dan Nyaman


Hampir setiap perempuan, terutama yang gampang mengembang sempurna seperti saya ini, pastilah akrab banget sama yang namanya "Diet".

Tapi sebenernya, apa sih diet itu?


BACA JUGA: Diet Nyaman, Kunci Keberhasilan Menurunkan Berat Badan


Mengutip dari Wikipedia, diet adalah jumlah makanan yang dikonsumsi oleh seseorang atau organisme tertentu. 

Simpelnya, diet adalah mengurangi porsi makan, terutama Nasi putih, makanan manis dan makanan tinggi lemak. Yang secara keseluruhan bisa juga diartikan mengurangi jumlah kalori yang masuk ke tubuh kita, atau disebut juga diet rendah kalori.

Setiap makanan mengandung jumlah kalori yang berbeda-beda. Misalnya, dalam seratus gram nasi putih hangat, jumlah kalorinya tidak sama dengan seratus gram oatmeal.

Begitu juga dengan sepiring buah-buahan segar, mungkin akan sama mengenyangkannya dengan sepiring batagor. Namun, dalam sepiring batagor jumlah kalorinya bisa lebih banyak dari sepiring buah segar.

Jadi, pilih mana? Kenyang dan gemuk atau kenyang dan sehat?
Pilihan kembali ke kita ya Bunda.

Diet yang baik adalah mengatur pola makan sehat dan mengontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh kita.
Jadi, diet itu bukan tidak makan sama sekali ya Bunda.



• Susu rendah kalori Slim and Fit membantu mengoptimalkan Diet sehatmu



Susu slim and fit membantu mengoptimalkan Diet sehatmu.


Tau kah Bunda, dalam segelas Susu Slim and Fit ini sudah mengandung nutrisi yang tubuh kita butuhkan, dan juga membantu menjaga jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh kita. Jadi bisa membantu mengoptimalkan Diet yang sedang kita jalankan, karena dalam segelas susu Slim & Fit sudah mengandung:

  1. Isomaltulosa, yaitu karbohidrat lepas lambat atau index glikemik rendah, sehingga membuat kenyang lebih lama.
  2. Tinggi Protein untuk membuat otot lebih kencang, karena protein membantu membangun & memperbaiki jaringan tubuh.
  3. Rendah lemak dan gula hingga 50% dibanding susu sejenis.
  4. Tinggi Serat Pangan (inulin) yang mampu memelihara fungsi saluran cerna.
  5. Tinggi Kalsium yang setara dengan Susu Tinggi Kalsium. Kalsium berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang serta membantu memperlambat terjadinya osteoporosis.
  6. Rendah Kalori, hanya 200 kkal/saji, jadi ga perlu kuatir dengan timbunan kalori yang enggan terbakar ya Bunda.


Minum susu Slim&Fit dua kali sehari sebagai pengganti sarapan dan makan malam, bisa nurunin berat badan sekitar 4 hingga 6 kg selama sebulan, lho.
Tentunya untuk hasil optimal harus tetep dibarengi dengan olahraga teratur selama 30-45 menit setiap hari, dan juga mengurangi porsi makan, ya.


Perlu diingat juga, hasil penurunan berat badan setiap orang akan berbeda-beda ya Bunda cantik, bisa kurang bisa juga lebih.

Kalau menurut pengalaman pada diri saya sendiri, saat tubuh kita sudah cukup "clean" atau sering menjaga pola makan sehat, maka penurunan berat badan biasanya tidak akan signifikan.
Artinya, boleh jadi tubuh kita sudah cukup sehat dan ideal, jadi diet kita hanya berguna untuk menjaga agar tubuh kita stabil saja.

Berbeda halnya dengan kondisi tubuh kita yang mungkin sudah lama tidak mengatur pola makan sehat, diet sehat rendah kalori dan lemak akan mampu membuang berat badan lebih banyak.

Saat penurunan berat badan mulai terlihat hasilnya, pasti Bunda bakal lebih semangat lagi deh melanjutkan agenda dietnya.
Yuk tetap semangat belajar hidup lebih sehat dan muda lebih lama!

Tips:
  • Minum satu gelas susu Slim&Fit setiap habis olahraga untuk menghindari kalap makan karena rasa lapar setelah olahraga.
  • Ganti nasi saat sarapan dan makan malam dengan Susu rendah kalori Slim&Fit
  • Kurangi porsi nasi putih saat makan siang, kalau perlu ganti dengan karbohidrat sederhana seperti kentang atau nasi merah.
  • Banyakin buah dan sayur serta air putih.
  • Jangan lupa olahraga ringan untuk membantu proses pembakaran kalori yang mengendap.
  • Dan yang tak kalah penting, istirahat cukup, hindari stress berlebihan agar keseimbangan tubuh tetap terjaga.


+ Kenapa sih Slim&Fit kemasannya sachet?

- Ini biar takaran kalorinya pas ya Bunda, jadi Bunda juga nggak perlu repot lagi menakar dengan sendok yang kadang bikin tumpah-tumpah, iya kan?

Cukup larutkan 1 sachet Slim&Fit rasa kesukaan Bunda dengan 200 ml air hangat, aduk rata dan siap deh disajikan.

*Tersedia varian rasa coklat dan vanilla.

Kemasan susu slim and fit
Ilustrasi Kemasan Susu Slim and Fit
Photo source: www.kalbestore.com


Nah buat bunda pembaca yang cantik, dapatkan DISKON sebesar 20% untuk pembelian Slim&Fit​ ​varian rasa apa saja di KALBE Store dengan me-redeem unique code: Sera20.
Tidak ada batas maksimal pemakaian unique code, ya.

*Syarat dan ketentuan berlaku.




Stay healthy stay happy,

- Mak Icik -


4


Bijaksana memilih jajanan si kecil



"Bijaksana tentang anak bukan hanya perkara cara mendidik, bukan hanya tentang memilih sekolahnya nanti. Dalam hal jajanan, kadang kita juga butuh sikap jeli dan bijak, lho"


Si Kecil dan Jajanan


Anak-anak dan jajanan itu memiliki semacam chemistry yang sulit sekali terpenggal. Bisa jadi, kita sendirilah yang sebenarnya mengenalkan pada anak untuk jajan.
Seperti saat kita datang di acara arisan atau grup pengajian, misalnya, ternyata ada satu dan lain hal yang mengharuskan kita mengajak si kecil ke acara tersebut.

Tidak sedikit dari kita yang akan mampir ke warung kelontong atau minimart demi bekalin si anak macam-macam jajanan dengan harapan si anak tidak akan rewel nantinya.

Sebenernya itu hal lumrah sih, asalkan jajanan yang kita kenalkan pada anak adalah jajanan yang jelas. Artinya, jelas bahannya, jelas labelnya, seperti dari BPOM dan MUI misalnya.
Begitu juga dari segi kemasan, apakah higienis, apakah bahan pembungkusnya aman atau dapat mengkontaminasi makanan di dalamnya, dan banyak hal.

Kadang kala, dan bahkan sering kita menyepelekan atau tidak sengaja lalai dengan hal-hal kecil yang demikian itu. Seperti misalnya saat kita membeli jajanan yang digoreng, beberapa penjual mungkin ada yang masih menggunakan kertas koran atau majalah sebagai alas peresap minyak atau juga sebagai pembungkus.
Taukah Bunda? Tinta yang terdapat pada koran atau majalah dapat terserap dan mengkontaminasi makanan yang menempel pada kertas koran tersebut, lho. Jadi sebaiknya kita hindari ya, syukur-syukur kalau kita berani dan peduli untuk mengingatkan si penjual.

Begitu juga dengan makanan berwarna-warni, jangankan anak-anak yang notabene memang suka dengan warna-warni cerah ceria. Kita, yang dewasa pun tak jarang kepincut dan kalap mata saat melihat makanan dengan warna cantik yang menggugah selera, apalagi saat siang bolong dahaga mendera, atau saat perut teriak-teriak gelisah minta asupan makanan.

Di jaman now, yang apa-apa serba berjudul "rainbow", dan si rainbow selalu terlihat unyu-unyu nggemesin mata. Sah-sah aja loh kita ikut menikmati makanan "kekinian" itu, asalkan jelas bahan pewarnanya apa. Bahan pewarna yang aman untuk dikonsumsi kah, atau bahan pewarna yang bukan untuk makanan alias berbahaya.

Beberapa jajanan di pasaran dengan warna-warni cantik, yang kebanyakan dijual dengan harga murah itu bisa jadi menggunakan bahan pewarna bukan makanan lho Bunda, yaitu bahan pewarna tekstil yang mengandung zat rodamin-B dan sangat berbahaya jika dikonsumsi.

Biasanya hal ini dapat ditengarai dengan warna yang sangat mencolok.
Jadi, jika makanan berwarna-warni cantik tersebut tidak memiliki label jelas dari BPOM atau kita ragu dengan kandungan bahannya, sebaiknya kita hindari ya Bunda.

Dan percayalah, harga tidak membohongi kualitas.


Baca Juga: Bekal Sehat dan Praktis buat Kakak



Pindy permen susu



• Permen adalah primadona jajanan si kecil


Satu lagi yang sering menjadi momok mengkhawatirkan buat sebagian besar ibu-ibu saat memilih jajanan untuk anaknya, yaitu permen.

Fakta bahwa sebagian besar ibu-ibu membatasi dan bahkan melarang anak-anaknya jajan permen memang tidak bisa dipungkiri, dalam hal ini termasuk saya. Iya, saya termasuk kategori emak-emak cerewet yang agak khawatir dengan jajanan permen.

Bukan tanpa alasan.

Kebetulan anak sulung saya dulu pernah ompong giginya karena karies, dan bahkan hingga sekarang usianya sebelas tahun, masih ada gigi susu bagian gerahamnya yang habis keropos karena karies.

Indikasinya, dulu anak sulung saya sering dikasih permen tanpa sepengetahuan saya.
Dan saya, yang dulu masih "gagap" jadi emak dan mungkin enggan peduli dengan hal besar yang dianggap sepele, membiarkan saja si anak yang sulit disuruh menyikat gigi.
Ending nya, saat anak sulung saya berusia lima tahunan, gigi susu bagian depannya habis, ompong melompong.

Beneran, yang ini jangan ditiru ya Bunda, jangan!

Pada dasarnya permen itu bukan jajanan yang buruk-buruk amat, sih. Asalkan dipilih yang bermutu baik dan dikonsumsi secara bijaksana.
Misalnya, apakah komposisi dalam permen tersebut mengandung bahan yang berbahaya, seperti pewarna tekstil itu tadi.

Menurut artikel yang saya baca, meskipun permen tidak bisa serta merta dikategorikan dalam jenis  jajanan sehat, kandungan gula sederhana yang disebut sukrosa didalamnya dapat diubah tubuh secara cepat menjadi energi, lho.
Tak heran, permen selalu jadi andalan pemulih energi saat ngantuk jika kita sedang dalam perjalanan atau dalam rapat, yang mana sering banget bikin kita ngantuk nggak ketulungan, hehe, ini sih saya banget ya kayaknya.

Apalagi jika permen tersebut terbuat atau mengandung bahan makanan bernutrisi seperti susu, kacang, coklat, atau licorice, maka hal itu bisa sedikit membantu menambah asupan gizi si kecil lho Bunda.
Yang perlu kita ingat, carilah permen yang bermutu baik dan jelas label BPOM-nya.


Label halal mui dan bpom
Label halal dari MUI dan BPOM


Perkara permen, meskipun anak saya giginya pernah ompong, kenyataannya tidak membuat dia jera akan permen.
Sekeras apapun kita mengekangnya, faktanya permen tetap menjadi primadona jajan di kalangan anak-anak.

Dalam hal ini, saya selalu mengingatkan anak saya untuk beli permen hanya yang jelas labelnya, dan sebaiknya memilih permen yang berbahan susu seperti Pindy Permen Susu.
Setidaknya, kandungan susu di dalamnya akan menambah segi positifnya, iya khan?


• Permen Susu dan Isu Zat Negative


Beberapa waktu lalu santer diberitakan dan dishare secara massal di media sosial tentang isu adanya kandungan zat addictive dalam permen susu Pindy, dan mungkin beberapa jenis jajanan lainnya.

Bunda, sebagai orang tua disinilah peranan kita dalam memilih dan menyikapi hal-hal yang menyangkut anak kita.
Sebagai ibu yang melek media, sebaiknya kita jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya, apalagi ikutan nge-share sebelum tau kejelasan beritanya.
Karena jika berita itu tidak benar, bukankah itu akan menjadi fitnah yang kita turut andil di dalamnya?

Sebagai ibu yang Alhamdulillah rada melek media juga, saya selalu browsing dan mencari kebenaran tentang berita terkait. Hasilnya, Pindy Permen Susu telah dinyatakan tidak mengandung zat berbahaya oleh pihak BPOM sebagaimana isu negative yang beredar ya Bunda.

Lebih jelasnya silahkan cek klarifikasi dari BPOM nya disini.

Untuk informasi lebih lanjut seputar Pindy Permen Susu, silahkan follow akun Instagram @permenpindy_id.


Varian rasa permen susu pindy
Varian rasa permen susu Pindy


Gimana Bunda, masih bingung memilih jajanan buat si kecil?
Semoga tulisan ini bermanfaat ya Bunda, tetap semangat, tetap bijaksana dan jangan lupa bahagia!



- mak icik -


2

Bahan kue tambahan yang wajib dipahami  pemula
Source: internet.


Bahan Kue Tambahan



Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh,

Saya itu selalu bingung ya tiap mau ngawalin nulis blog. Biar kata ujung-ujungnya isinya juga cuman resep, tapi tetep aja kan, lebih sopan kalau ucapin salam dulu, abis itu salim pakai kata pembuka sedikit.
Eh tapi bukan kata sambutan lho ya, nanti dikira pak camat lagi rapat.

Saking bingungnya tadi ini mau ngawalin pake kalimat pembuka apa, saya sampe Google-ing dulu lho! #pokjidat

Percaya gak?

Percaya sih pasti ya, Blogger amatiran ini _(._.)_

Tapi Alhamdulillah sudah cukup tercerahkan meski cuman secercah sinar mentari, ish apaan sih ini mak?

Well, semoga pembukanya gak basi ya. Kita lanjutin bahas tentang bahan dasar kue, yuk!


BACA JUGA: Mengenal Bahan Dasar Kue bagi Pemula (part 2)



Kalau sebelumnya sudah saya bahas tentang bahan dasar kue, sekarang kita bahas tentang bahan kue tambahan ya Mamisay.

Bahan tambahan ini adalah bahan yang dapat membantu membuat kue lebih enak, empuk, mengembang bagus, dan lain sebagainya.


Cake emulsifier
Source: tokopedia

1. Cake Emulsifier

Mamisay mungkin sering baca resep yang mencantumkan bahan yang namanya Ovalet atau SP atau TBM, atau hanya ditulis emulsifier. Sesungguhnya Ovalet, SP dan TBM adalah sama-sama Emulsifier ya mamisay.

Lalu apakah itu emulsifier?

Emulsifier atau pengemulsi menurut wikipedia adalah bahan/zat untuk membantu menjaga kestabilan emulsi minyak dan air.
Jadi cake emulsifier berfungsi sebagai penyatu bahan kue yang bertentangan seperti minyak dan air, serta menstabilkan adonan yang telah tercampur baik tersebut.

Selain itu, cake emulsifier juga berfungsi sebagai pelembut dan pengembang. Ini dikarenakan, pada saat proses emulsifikasi, emulsifier menarik udara sebanyak-banyaknya sehingga menaikkan volume adonan.
Dan saat adonan tercampur dengan baik (homogen) maka akan menghasilkan pori-pori kue yang halus, sehingga membuat kue terasa lembut.

Kuning telur merupakan salah satu emulsifier alami. Penggunaan kuning telur juga dapat melembutkan serta memperhalus pori cake. Kelebihan penggunaan kuning telur ini, kue yang dihasilkan akan lebih gurih dibanding dengan menggunakan emulsifier buatan.

Namun, tahukah mamisay? Kita butuh tiga kuning telur untuk mengemulsi satu telur utuh dengan baik. Hmm, kebayang khan berapa jumlah telur yang akan kita butuhkan, jika satu resep cake tersebut menggunakan tujuh telur utuh? Hehe...

Tentu saja hal ini membuat penggunaan kuning telur sebagai pengemulsi menjadi kurang diminati. Selain tentu saja karena harga telur yang lebih mahal, kuning telur juga memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang cukup tinggi, tentunya bukan pilihan yang tepat buat yang sedang diet, khan?

Merk cake emulsifier yang umum dipasaran, antara lain: Ovalet, SP, TBM, Sponge-28, Quick-75 dll. Atau juga beberapa telah di re-pack dengan brand lain dengan kemasan yang lebih ekonomis.


Baking Powder double acting
Source: Sally baking addiction

2. Baking Powder

Baking Powder merupakan pengembang kue (leavening agent), yaitu campuran antara sodium bikarbonat, sodium aluminium fosfat, dan monokalsium fosfat. Dimana zat-zat tersebut akan membentuk karbondioksida saat bertemu dengan air.

Selain meningkatkan volume kue, baking powder juga dapat memperingan adonan sehingga menghasilkan kue yang lembut.

Untuk hasil maksimal, sebaiknya gunakan Baking Powder double acting. Dimana, baking powder ini bekerja sesaat setelah bertemu zat yang mengandung air dan juga bekerja saat adonan dipanaskan.

Contoh merek dipasaran: Hercules, koepoe, R&W dll.

3. Baking Soda

"Baking soda sama gak sih sama baking powder?"

Pernah gak mamisay bertanya-tanya demikian? Saya sih pernah. Hehe.

Baking soda dan Baking Powder sama-sama pengembang kue, bentuknya pun serupa, yaitu serbuk berwarna putih.

Jika Baking Powder adalah sodium bikarbonat yang telah ditambahkan zat asam. Maka Baking Soda, yang juga merupakan bahan utama pembuat Baking Powder, hanya mengandung sodium bikarbonat saja.

Oleh karenanya, penggunaan Baking Soda akan bekerja dengan baik jika dalam adonan tersebut mengandung bahan asam seperti susu, yogurt, coklat, telur, dan lainnya.

Jadi sebaiknya diperhatikan ya mamisay, jika dalam resep yang dibuat sudah mengandung asam, sebaiknya gunakan Baking soda agar kue dapat mengembang maksimal.
Sebaliknya, jika dalam resep tersebut tidak menggunakan bahan yang mengandung asam, sebaiknya gunakan Baking Powder saja, karena baking soda tanpa adanya zat asam akan terasa pahit.

Namun beberapa resep ada yang menggabungkan kedua bahan tersebut. Ini mungkin dikarenakan bahan yang mengandung asam hanya sedikit.


Ragi instan
Ragi instan, Source: bogasari.com

4. Ragi Instan

Ragi instan adalah salah satu pengembang yang sering dipakai dalam pembuatan roti dan donat. Disebut ragi instan, karena penggunaan ragi jenis ini cukup dicampurkan langsung dengan bahan lainnya, dan ragi pun akan segera bekerja.

Ragi memiliki aroma yang khas, yang biasa terdapat pada adonan roti dan donat, atau pada adonan jenis kneed dough atau adonan ulen.

Sebaiknya ragi instan ini segera digunakan saat kemasan dibuka atau maksimal dalam 2 x 24 jam, ya mamisay. Namun jika terpaksa harus menyimpannya, tutup rapat ragi dalam kemasan kedap udara dan simpan di pintu lemari pendingin.

Sebelum menggunakannya, sebaiknya cek terlebih dahulu daya kerjanya dengan mencampurkan ragi instan dengan 1 sdm gula dan air hangat suam kuku.
Jika setelah lima menit menghasilkan busa, maka ragi masih dapat bekerja aktif. Namun, jika tidak menghasilkan busa, sebaiknya gunakan ragi yang baru agar tidak membuang bahan dan tenaga.

Merek ragi instan yang umum di pasaran, antara lain: Fermipan, SAF instant, mauri-pan, angel, dll.


5. Pasta, Pewarna dan Essence

Pasta dan essence dalam bahan pembuatan kue adalah penambah aroma atau perasa pada kue yang akan dibuat tersebut.

Perasa dalam bentuk pasta biasanya sudah mengandung pewarna dengan tekstur yang lebih kental atau liquid.
Sedangkan dalam bentuk essence, biasanya berbentuk cairan dan tanpa pewarna. Penggunaan essence ini pun lebih sedikit jika dibandingkan dengan penggunaan perasa jenis pasta.

Sedangkan pewarna makanan/kue biasanya berbentuk lebih encer dibandingkan pasta, namun tidak mengandung aroma atau perasa apapun.

Merek yang umum antara lain: golden brown, red bell, toffieco, L'arome, koepoe-koepoe, hakiki, dll.

6. Susu dan Buttermilk

Selain bahan pengembang, susu juga merupakan bahan tambahan kue yang paling sering digunakan.

Selain penambah gizi, pemberi aroma dan rasa wangi gurih yang khas, laktosa dan kasein pada susu merupakan pembentuk kerak atau kulit cake yang cantik kecoklatan.

Susu bertindak sebagai penguat gluten pada tepung, sehingga membantu memperbaiki struktur roti yang dihasilkan. Sifatnya yang toleran terhadap ragi, juga membuat adonan lebih mengembang.

Terdapat beberapa jenis susu, antara lain:

• Susu Bubuk

Susu bubuk terbuat dari susu yang diuapkan hingga seluruh cairan menguap, sehingga meninggalkan bagian serbuk saja.

Susu bubuk ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu Full cream, half cream (low fat), skim dan whey yang merupakan sisa terakhir dari pembuatan susu bubuk.


Susu cair
Source: Jogjasusu.blogspot.com



• Susu Cair

Susu cair adalah susu yang masih berbentuk cair atau bentuk asli susu. Biasanya susu cair ini diproses dengan cara pasteurisasi yaitu proses sterilisasi dengan pemanasan untuk menghilangkan bakteri yang terkandung pada susu saat proses pemerahan.

Beberapa susu cair dalam kemasan umumnya sudah disterilisasi dengan proses UHT atau ultra high temperature.
Konon, proses UHT ini adalah proses sterilisasi yang paling bagus dikarenakan nutrisi dalam susu masih terjaga dengan baik dibandingkan dengan sterilisasi dengan cara konvensional atau merebusnya.


• Susu Kental

Susu kental atau sering disebut susu kental manis ini diproses dengan menghilangkan sebagian cairan dalam susu hingga memiliki tekstur kental.

Kemudian ditambahkan gula sebagai pemanis, sehingga disebut juga susu kental manis (condensed milk). Selain pemanis, Gula juga berfungsi sebagai bahan pengawet alami.

Ada juga susu kental yang berjenis evaporate, ini adalah susu kental tanpa kandungan gula.

Merek susu kental dipasaran antara lain: carnation, Frisian flag, indomilk, dll.

Susu kental manis dan susu evaporasi
Source: finecooking.com


• Buttermilk

Buttermilk merupakan hasil sampingan dari proses pembuatan mentega. Sisa dari krim susu yang difermentasi ini tentu saja memiliki rasa asam dari proses fermentasi tersebut.

Buttermilk ini memiliki tekstur lebih kental daripada susu dan menyerupai yogurt.

Meski buttermilk merupakan hasil sampingan, tapi harga buttermilk ini cukup mahal ya mamisay.
Eits, donwori karna bisa disubtitusi dengan mencampurkan susu cair dengan cuka atau air lemon, dengan perbandingan:

- 1 cup susu cair (pasteurized)
- 1 sdt cuka atau air lemon

Caranya: campurkan bahan dan aduk rata. Diamkan minimal 10 menitan hingga susu mengental. Siap digunakan dalam adonan resep kesayangan mamisay.


Ps: Karena ini hanya bersifat pemeran pengganti, tentu saja tidak bisa sama persis ya dengan buttermilk yang asli.


Whipped Cream cair
Source: Tokopedia.com

7. Whipped Cream

Whipped Cream atau krim kocok adalah krim yang terbuat dari lemak susu dan krim.
Whipped Cream ini dijual dalam bentuk cair dan bubuk, ada juga whipping cream yang siap pakai yang dijual dalam kemasan kaleng dan siap digunakan.

Namun yang umum ada di pasaran adalah dalam bentuk cair dan bubuk. Tambahkan air es sesuai petunjuk, dan mixer hingga membentuk krim ringan seperti buttercream.




Coklat untuk bahan kue
Photo by Sera Wicaksono

8. Cokelat

Siapa sih yang gak kenal coklat? Dari anak kecil sampai yang ngerasa masih kecil aja, pasti suka sama coklat. Kecuali nenek sama mami saya, mereka anti sama coklat, hewww lah *pokjidat*

Coklat merupakan hasil olahan dari biji kakao. Tumbuhan yang berbentuk pohon ini termasuk dalam golongan pohon tahunan.
Dari biji kakao yang telah dikeringkan tersebut diolah menjadi bubuk coklat, dan kemudian diolah menjadi berbagai varian coklat lainnya.

Sebagai salah satu bahan pembuatan kue, coklat ini sangat populer, terlebih lagi segala yang "kekinian" mengandung coklat.


Coklat bubuk
Coklat Bubuk, photo credit: Sera Wicaksono

• Coklat bubuk

Coklat bubuk adalah jenis coklat yang paling sering kita temui dalam resep pembuatan kue. Bentuknya bubuk halus seperti tepung dan sangat ringan.

Warna coklat bubuk ini bervariasi, mengikuti jenis komoditi biji kakao yang digunakan. Mulai bubuk coklat dengan warna coklat muda, tua, kemerahan hingga kehitaman.

Aroma dan rasa coklat yang dihasilkan pun berbeda untuk setiap komoditi atau merek yang membranding-nya di pasaran.
Umumnya, coklat bubuk import memiliki aroma dan rasa yang lebih kuat, namun merek-merek dari komoditi lokal pun ada yang tak kalah enak.

Bubuk coklat yang berkualitas bagus biasanya berwarna coklat tua kearah pekat. Memiliki aroma coklat yang kuat dan tidak terasa getir pahit meski penggunaan yang relatif banyak.

Sebaliknya, jika coklat bubuk tersebut berwarna pucat, dan apabila ditambahkan penggunaannya terasa getir, sebaiknya hindari penggunaannya, karena hanya akan mengganggu rasa kue yang dihasilkan.
Kecuali jika diimbangi dengan penambahan coklat compound yang berkualitas, maka kekurangan tersebut bisa tertutupi.

Beberapa merk coklat bubuk yang dipercaya berkualitas bagus oleh para pesohor di bidang perkuean, antara lain: Bensdrop, Bendico dan Tulip. Merek lainnya saya kurang paham dan belum pernah mencoba.


Coklat compound atau coklat batangan, biasa disebut dark cooking chocolate (DCC)
DCC / coklat compound, credit: Serawicaksono

• Coklat batangan

Coklat batangan atau coklat compound, sering disebut juga dengan Dark Cooking Chocolate (DCC).
Coklat batangan ini bervariasi, mulai dari yang Dark (pekat) hingga yang Milk Coklat atau dicampur susu.

Menurut penggunaannya pun ada yang untuk dicampur sebagai bahan kue, atau sebagai decorating cake.

Kini, banyak coklat batangan dengan aneka rasa seperti stroberi, jeruk, green tea dan lain sebagainya.
Coklat dengan varian rasa ini seperti halnya pada coklat putih (white chocolate) yang sesungguhnya terbuat dari gula dan susu bubuk yang dicampur dengan lemak kakao (cocoa butter).
Pada coklat batang dengan varian rasa tentu saja diberi tambahan perasa dan warna.

Saya kutip dari detik.food.com, Coklat batangan terbagi menjadi dua jenis juga berdasarkan kandungannya, Compound terbuat dari campuran cocoa powder dan lemak nabati.
Sedangkan jenis Couverture adalah jenis coklat batang yang diolah dari cocoa mass dan cocoa butter, that's why coklat jenis ini terbilang mahal.

Dalam perlakuannya pun, coklat Couverture lebih rumit dibanding jenis Compound. Kandungan cocoa butter membuat coklat Couverture lebih mudah meleleh, dan untuk mendapatkan hasil yang sempurna memerlukan mesin khusus saat proses tempering, sehingga coklat jenis ini seringnya hanya digunakan oleh bakery besar.

Sebaliknya, coklat compound yang tidak mengandung cocoa butter lebih tahan dengan suhu ruang. Proses pengolahannya pun tidak memerlukan mesin khusus, cukup di-tim dan coklat pun siap digunakan.
Sehingga coklat compound lebih populer digunakan dalam pembuatan kue skala rumah tangga.


9. Keju

Selain coklat, keju juga merupakan bahan yang sering digandeng dalam perkara  "kekinian".

Keju adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet. (Wikipedia)

Terdapat banyak jenis keju di luar negri sana yang notabene sebagai penemu dan penghasil keju, tapi di Indonesia hanya beberapa jenis keju saja yang umum dipasaran, antara lain: Cheddar, Permesan, Mozzarella, dan Edam.

Keju cheddar merupakan jenis keju yang paling banyak dijual mulai dari supermarket hingga di pasar traditional dengan berbagai macam merek dan harga, seperti Kraft, Prochiz, Cheesy, Diamond, dan masih banyak lagi.
Keju jenis ini banyak digunakan sebagai campuran bahan kue dan juga topping.

Keju cheddar berasal dari Inggris dan tergolong dalam jenis keju keras (sebenernya). Namun di Indonesia keju cheddar yang beredar merupakan cheddar yang masih muda.
Karena aslinya, semakin lama usia keju cheddar ini akan berwarna kuning tua dan keras.

Keju edam untuk kaasstangel
Keju Edam, Source: food.detik.com

Selain keju cheddar, keju edam merupakan jenis keju yang juga sering digunakan dalam pembuatan kue, khususnya kue kering seperti kaasstangel.
Keju edam ini berasal dari Belanda dan merupakan keju paling rendah lemak karena terbuat dari susu skim atau low fat.

Keju lainnya yang juga populer adalah keju Permesan. Keju ini merupakan jenis keju keras yang berasal dari Italy. Seringnya digunakan sebagai taburan pada Spaghetti dan jenis hidangan pasta sejenis. Umumnya keju permesan dijual dalam bentuk bubuk keju.

Dan yang terakhir yang tak kalah populer juga adalah keju mozzarella. Tau dong ya keju mozzarella? Keju melted yang biasanya digunakan untuk topping Pizza dan Lasagna ini berasal dari Italy.
Rasanya lembut dan creamy. Namun jenis keju ini sebaiknya dinikmati selagi panas, ya mamisay, karena jika sudah dingin si keju akan kembali mengeras.


10. Aneka Topping

Bahan tambahan kue terakhir yang akan kita bahas adalah "Topping" atau kadang juga digunakan sebagai campuran agar menghasilkan cita rasa kue yang semakin enak.

Topping dan campuran kue ini beragam, seperti dari kacang-kacangan, misalnya: Almond, Kenari, Mete dan juga kacang tanah.
Kismis, prune, apricot dan kurma tergolong dalam jenis buah kering.
 Namun banyak juga jenis buah-buahan lainnya yang dijual dalam bentuk kering untuk campuran bahan kue seperti fruitcake.



Prunes, Source: Foodstree.com

Jenis topping dari bahan coklat antara lain: Meses, chocochips, chocoballs dan masih banyak lagi.


Chocochips
Chocochips, credit: serawicaksono

Hmm well, gimana mamisay sudah punya gambaran khan tentang bahan kue tambahan yang akan mamisay gunakan?
Karena si adek cantik sudah rewel minta diperhatiin, saya akhiri dulu ya pembahasan kali ini.

Terima kasih sudah membaca sampai akhir, semoga bermanfaat. Jangan lupa subscribed untuk dapetin info dan resep terbaru dari cacatan mak icik, dan jangan lupa juga silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar. (^。^)
- Mak Icik -

0

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community






Tags