}
Menu
Tampilkan postingan dengan label Cerita emak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita emak. Tampilkan semua postingan


Menjajal Kuliner Korea Halal di DAEBAK Bali


menjajal kuliner korea halal di bali



Beberapa tahun belakangan ini tak menampik, banyak dari kita yang terkena sindrome korean addict. Tak sedikit pula emak-emak macam saya yang ikutan terkontaminasi.

Lain para ABG yang selalu histeris dengan koreografi ala K-Pop, lain pula para emak yang auto mesam-mesem saat menonton adegan romantis ala Oppa-Ahjussi dalam Drama Korea.

Drama Korea atau sering juga disebut Drakor ini tak bisa dipungkiri bahwa kehadirannya mampu mendongkrak nilai-nilai keromantisan para penonton. Meskipun tema ceritanya cenderung itu-itu saja, yang tak akan jauh dari cinta dan tahta. Namun setiap drama yang disuguhkan nyaris selalu dibungkus apik dan mampu menggiring emosi penonton.

Selain suguhan paras ganteng komplit dengan hidung mancung menjulang, tren fashion yang selalu memukau, satu lagi yang tak kalah mengesankan adalah makanannya.

Betul?


Hampir dalam setiap drama korea, makanan khas korea selalu saja muncul di selah-selah adegan. 
Ini menurut saya hal positif yang selalu mereka terapkan untuk memperkenalkan khasanah budaya mereka. Tak ayal bahwa kepopuleran drama mereka mendongkrak pula kepopuleran makanan khas negara ini juga.

Hasilnya, banyak dari para pecinta drakor berbondong-bondong penasaran ingin mencicipinya. Termasuk saya.


Kalau karya anak bangsa kita gimana?

Hmm mungkin masih jadi PR besar kali ya, saya berharap sih kelak karya anak bangsa kita juga bisa sepopuler drama korea dan yang pastinya juga bisa mengangkat khasanah budaya kita ke kancah dunia lebih dari sekarang ini.

Jadi, buat temen-temen yang masih suka share-share berita Hoax dan komen-komen julit, coba deh alihkan kreativitas itu untuk hal-hal positif yang lebih bermanfaat.


Oke, balik lagi ke drama korea dan makanannya ya,

Kimchi, siapa kini yang tak kenal dengan Kimchi, ini adalah makanan Korea yang pertama kali populer, dan yang pertama juga saya coba bikin sendiri di rumah. 
Meskipun pada awalnya rasanya cukup asing di lidah saya, tapi belakangan saya justru rajin membuatnya dan hampir selalu ready stock.

Rasanya yang asam dan pedas ini cocok banget buat selingan makan ramyeon, bahkan nikmat sekali dimakan hanya dengan nasi hangat dan telur dadar saja. 
Tapi ngomong-ngomong, Kimchi ini juga termasuk dalam lima besar makanan paling sehat sedunia, lho.


Cek resep mudahnya disini RESEP KIMCHI YANG ENAK DAN MUDAH.


Sayangnya, selain kimchi yang mudah dibuat, ada juga beberapa makanan yang sulit untuk kita masak sendiri di rumah, bisa jadi karena bahannya yang sulit ditemukan atau keribetan yang bikin malas duluan.

Misalnya tteokbokki atau kue beras khas korea yang diberi bumbu merah, tentunya bumbu ala negri gingseng itu ya.

makanan khas korea
tteokbokki


Begitu nampak  menggairahkan, bukan?

Selain cara pembuatannya yang betul-betul menguras emosi jiwa, juga beras yang biasa kita konsumsi tak sama jenisnya dengan beras disana. Karena jenis beras Korea sama dengan beras Jepang, agak sticky dan lebih mahal tentunya kalau di Indonesia. 
Parahnya lagi, jarang ditemui di pasar bahkan swalayan.
Nah lho…


Sejak kemunculan drama korea di Indonesia dan menjadi populer, restoran bertema Korea sebenernya sudah banyak bermunculan. Sayangnya, restoran Korea cenderung mahal dan bahkan tak sedikit yang menyuguhkan menu yang mengandung makanan non-halal. So, buat muslimin dan muslimah jadi agak-agak khawatir, kan ya.

Don’t worry be happy!

Sekarang nggak usah khawatir ya, karena seiring makin populernya si drakor dan makanannya, makin banyak pula warung-warung yang menyediakan makanan Korea tanpa menu non-halal.

Misalnya di warung semi restoran Daebak Bali.

Di Daebak Bali, warung korea ini menyuguhkan beberapa menu makanan khas korea yang sedang populer. Beberapa diantaranya adalah tteokbokki, Ramyeon pedas dan  Mie Samyang yang beberapa waktu lalu sempat kontroversial karena mengandung minyak babi itu.

Namun Daebak Bali mengklaim semua sajiannya tidak mengandung bahan makanan non-halal, jadi nggak perlu khawatir ya gaes.

beberapa menu yang saya pesan (dokumen pribadi)


Beberapa menu yang sudah saya coba kemaren antara lain; Ramyeon Pedas level medium, Tteokbokki, Eomuk-guk, Es Bingso, Ayam Goreng Madu, es capuchino, chicken steak  yang sudah sepaket dengan minumnya.

Kebetulan saya datengnya sama keluarga, jadi pesennya agak banyak dan saya bisa ngicipin semuanya, hihihi.

Selain menu masakan khas korea, ada juga beberapa menu nasi goreng dan minuman segar kekinian.

Jadi buat kamu-kamu yang mau ngajak temen, pasangan atau keluarga yang nggak suka drama makanan korea, mereka bisa memesan menu-menu yang enggak korea, hehehe.


Mari kita terjemahkan satu per satu makanan yang sudah saya cicipin ya.

Ramyeon

Menjajal Kuliner Korea Halal di Bali
Ramyeon

Ramyeon atau Ramyun atau Ramen (Jepang) sejatinya adalah Mie Kuah. 
Kalau versi Jepang, Ramen adalah mie kuah dengan citarasa seafood yang khas. Tetapi kalau di Korea, Ramyun ini sebenernya adalah Mie Instant Kuah.

Pada dasarnya cara memasaknya pun sama dengan mie instant kuah di Indonesia. Yang beda tentu saja rasanya, jadi bukan mie instant kuah rasa soto ya gaes.

Memang, mie ramyun ini cenderung berukuran lebih gemuk daripada mie instant lokal. Porsinya pun lebih besar. Tapi ada yang lebih unik dan menarik, yaitu cara menghidangkan mie ramyun ini bukan di mangkuk atau piring ya pemirsa, melainkan sama panci-pancinya.

Hmmm...

Kalau di budaya kita sebenarnya itu kurang sopan, tapi entahlah, dalam tayangan drama korea sepertinya hal itu menarik dan menggugah selera. 
Eitssss, tapi panci yang digunakan bukan panci yang sudah gosong bagian bawahnya itu ya temans.

Ramyeon tteokbokki
Rsbokki alias Ramyeon + Teeokbokki


Menu Rabokki ini lumayan sedang ngetren, tapi di Daebak Bali menu ini belum ada, jadi saya campur sendiri, hehe.


Tteokbokki


Tteokbokki

Tteokbokki, disebut juga kue beras. Tteokbokki ini jenis kue beras kategori asin atau gurih. Karena di Korea ada juga kue beras yang manis, disebut Songpyeon.

Cara membuatnya cukup rumit, karena harus mengukus, menumbuk, merebus dan sebagainya dan sebagainya, lalu kemudian baru dibumbuin. 

Nah, ribet kan ya? 

Jadi daripada menguras emosi jiwa, saya memilih untuk beli daripada mencoba bikin sendiri.

Rasanya manis asin dan sedikit pedas. Tekstur kuenya agak kenyal mirip seperti cilok. Jadi saya bilang ini cilok korea, hehehe. Soal selera, sesungguhnya saya lebih memilih cilok paklek-paklek langganan saya, sih. ssttt...

Oke Next...


Eomuk Guk

Eomuk atau fish cake atau odeng ini berbahan dasar ikan, tepung dan sayuran. Guk artinya sup.
Jadi eomok ini adalah bakwan ikan, xixixi.

Bentuknya lembaran memanjang lalu ditusuk melipat seperti sate. Dihidangkan bersama kuah bening dan gurih seperti kuah bakso.

Dari semua menu yang saya cicipi, Eomuk Guk ini juaranya. Rasanya ringan dan sedikit pedas, cocok buat yang lidahnya kurang sepaham dengan drama korea. Pokoknya menurut saya rekomended ini!

Jempol deh.



Kkuldak a.k.a Ayam Goreng Madu

Untuk yang satu ini, maaf, ini diluar ekspektasi saya, jauh!

Ini yang pesen anak saya, karena yang dia baca Ayam Goreng Madu, jadi dalam benaknya pasti enak.

Ulala...

Tau nggak anak saya nyebutnya apa?

"ini sih ayam kecap, bun!"

Eaaa... diengggg!!!

Pas saya cicipin ternyata benar, ini lebih seperti Ayam goreng tepung dibalur kecap. Madunya entah nyempil dibagian mananya. Jadi untuk menu ini, maaf, big NO yes!



Nasi set Kimchi dan sayuran

Isinya cuma semangkuk nasi dan korean side dish. Yaitu Kimchi, Tumis Labu siam/labu jepang dan Tumis Taoge. Saya nggak tau dalam bahasa korea disebutnya apa, saya juga sedang malas nyari, maap maap.

Masing-masing side dish isinya cuman seipit, ipit banget dah pokoknya.

Kimchinya menurut saya enak. Cocok pokoknya sama lidah saya, takarannya mirip sama yang sering saya buat. Tidak mencolok rasa kecap ikannya. Pokoknya pas. Aman lah untuk lidah lokal.

Tumis labu dan taoge nya juga enak. Rasanya ringan dengan aroma minyak wijen yang kentara.


Chicken Steak

Ini yang pesan pak suami, tahu kan kalau si bapak ini bakalan susah makan makanan korea, jadi biar aman beliau pesan steak ayam aja. Menu ini sudah komplit sama minumnya.

Bentuk dan rasanya hampir sama dengan steak ayam tepung pada umumnya. Tapi kata paksu, rasanya masih kurang, masih enakan di sebelah, hehe.


Es Bingso

Es Bingso

Ini adalah es campur ala koea, katanya.
Bayangan saya Bingso sama dengan Patbingso, yang ada kacang merahnya itu. Ternyata bukan ya pemirsa. 

Bingso ini semacam es teler. 
Isinya agar-agar, jelly dan es krim. Tentunya dengan es serut dan sirup gula ya. So so sih, tidak ada yang istimewa dari menu ini.


Dari semua ulasan saya tadi, yang menurut saya layak dicoba adalah Eomuk Guk nya, eh kimchi juga ding. Next saya pengen nyobaim Bibimbap nya, itu tuh nasi campur ala korea.

Sebelumnya saya sudah nyobain di warung korea yang lain sih, dan enak, next saya pengen nyobain di daebak juga, semacam kepo gitu. Karena di Daebak Bali ini range harganya termasuk terjangkau kocek cekak seperti saya.

Untuk harganya sendiri mulai dari 10k atau 15k ya gaes, murah bukan?

Total belanja saya diatas cuma sekitar 150k aja, itu sudah termasuk sewa Hanbok nya.



Cek juga Review Sewa Hanbok disini.


Gimana, mau nyobain juga?


DAEBAK BALI

Lokasi: Jl. Cok Agung Tresna no. 23, Renon, Denpasar - Bali.
No Telp: 0878-6112-6174
Jam Buka: 10 am - 11 pm WITA everyday
Kisaran Harga: mulai 10k - 30k


Disclaimer: Review ini murni ulasan pribadi saya dan tidak terikat kerjasama dengan pihak manapun.


-Mak Icik-
6

Pindahan rumah itu memang butuh energi extra, apalagi jika barang printilannya lumayan banyak, iya kan? 
Yang sering pindah kontrakan seperti saya pasti tau deh rasanya.



Solusi tetap bugar saat pindahan dengan lemon madu



Assalamualaikum...

Halo  semuanya,

Entah kenapa sejak bulan Ramadhan kemarin, rasanya saya sibuk banget, padahal juga bukan bisnis women yang skejulnya padat merayap itu.
Tapi entahlah, ada saja yang bikin saya jadi seolah-olah super sibuk.

Ada yang merasa seperti saya ini juga nggak ya? Merasa sibuk padahal sebenernya juga nggak sibuk.

Berawal dari ramadhan dengan orderan kue yang alhamdulillah full, urusan mudik lebaran dan liburan si kakak.
Liburan selesai disambung kakak yang naik kelas enam dengan segudang kegiatan plus jadwal padat merayapnya, dan yang terakhir kemarin adalah pindahan kontrakan.

Iya mak icik baru pindahan, maklumlah masih "kontraktor" ya, dan kebetulan rumah kontrakan yang lama sepertinya sudah kurang menyatu dengan hati kami dan dompet kami tentunya, hihihi.

Nah, kebayang kan betapa ribet dan melelahkannya sebuah pindahan itu. Iya kan?
Yang sering pindah kontrakan kayak saya pasti tau rasanya, *toss dulu.

Mulai dari beresin rumah yang mau ditempatin, ngemas barang-barang yang sudah "tenang" di rumah lama lalu kemudian dipindahin ke rumah kontrakan yang baru.
Dilanjutkan dengan menata barang-barang tersebut lagi.
Baru segini saja sudah kebayang dong pasti bakalan melelahkan.

Betul tidak?

Tidak cukup hanya segitu, kebetulan rumah kontrakan saya yang baru ini meskipun terbilang bangunan baru, tapi sudah lama kosong karena memang tidak dihuni oleh pemiliknya. Jadi ada beberapa tembok yang jamuran dan rumput liar yang seliar-liarnya.

Kebetulan juga karena saya mendapat harga sewa yang sedikit lebih murah dari pasarannya, jadilah si empunya rumah kurang begitu menservis si rumah ini.

Memang bukan masalah krusial yang perlu diviralkan juga sih, tapi pasti agak mengganggu nantinya kalau kami biarkan begitu saja.
Jadi kami sendiri lah yang harus agak sedikit memberi sentuhan. Toh kami juga yang bakalan menghuninya, setidaknya setahun kedepan.

Tukang cat amatiran, fokus kaos kaki hitamnya hihihi

Mulai dari mengecat beberapa bagian tembok yang agak jamuran, masangin beberapa pipa ini dan itu sampai bersihin rumput yang menjadi perdu di kanan dan di kiri rumah, hemmm sesuatu sih ini ya.

Baiklah, dinikmati saja proses ini seperti layaknya menservis rumah kami sendiri, dengan diiringi doa dan besar harapan agar segera punya rumah sendiri tentunya, aamiin.



Pindahan rumah
Source: 99.co


Hari H pun akhirnya datang juga. Setelah lebih dari satu minggu kami mengutak-atik tembok, pipa dan kawan-kawannya.
Masalah kembali datang dari "kantor" saya.
Iya, kantor saya adalah dapur ya teman.

Berbeda dengan rumah kontrakan yang lama dimana dapurnya super lebar, sedangkan rumah kontrakan baru ini dapurnya super sempit.
Sementara loyang saya lumayan banyak, secara kan doyan bikin kue.

Yang pastinya kami harus mengakalinya dengan meja ala kitchen set agar beberapa peralatan dapur bisa stay dan ready di dapur saat saya "bekerja".

Tentu ini juga tak kalah menghebohkannya, membuat meja atau lemari dapur sendiri. Kalau bahasa kerennya DIY alias do it yourself.
Itu memang sesuatu, sesuatu banget lah buat kami.

Hanya berbekal ilmu dari internet, kami nekat membuat meja kitchen set ala-ala itu sendiri.
Bukannya kami sok-sokan sih ini.
Beberapa hari sebelumnya kami sudah keliling ke beberapa toko furnitur dan juga pengrajin meja.
Tapi apalah daya, budget kami sungguhlah terbatas.

Kolaborasi antara suami saya yang "buta" dengan segala macam urusan pertukangan kayu, dan saya yang sok-sokan bisa jadi tukang kayu dengan berbekal ilmu dari mbah Google.
Alhamdulillah jadi juga akhirnya si kitchen set abal-abal itu meskipun dipenuhi dengan seribu drama.

Kitchen set murah meriah
Penampakan kitchen set abal-abal ala kami

Saya bertugas sebagai planner dan suami yang tukang eksekusi. Saya yang mengukur dan menggaris, suami yang menggergaji. Saya yang salah ukur dan suami yang menggergajinya tidak simetris, miring dan bergerindil.

Tapi semua drama itu menjadi cerita, bahwa kami bukan hanya sekedar patner hidup tapi juga patner membuat meja, hihihi.
Patner berantem juga saat saya salah ukur atau suami menggergaji dengan ogah-ogahan yang menghasilkan potongan miring bin bergerindil itu.

Lelah, tentu saja.

Apalagi debu kayu bekas gergajian itu lumayan menusuk hidung, yang membuat kami sering bersin-bersin. Ditambah cuaca yang lagi panas-panasnya meskipun kadang mendadak mendung kelabu.

Meski begitu, kami tetap semangat dan strong, lho.
Alih-alih biar cepat selesai dan barang-barang yang masih berserakan segera tenang di tempatnya masing-masing.

Semua polusi debu kayu dan panas yang melelahkan itu sirna karena kami ditemani minuman segar Lemon dan Madu yang tentunya menyehatkan, selain sebagai pelepas dahaga minuman ini sekaligus membantu mendetox tubuh dari polusi juga.

Seperti polusi bahan makanan sintetis, polusi udara, serta polusi-polusi lainnya yang tentunya bisa mengganggu kinerja tubuh yang membuat kita mudah lelah.

Natsbee Honey Lemon
Natsbee Honey Lemon


Eitsss, jangan khawatir ribet karena harus memeras lemon terlebih dulu, atau harus belepotan dengan madu yang tumpah-tumpah.
Karena kini minuman sehat lemon dan madu sudah ada yang siap minum, lho.

Namanya NATSBEE Honey Lemon dari Pokka.


Kenapa harus Natsbee Honey Lemon?


Iya, karena Natsbee Honey Lemon dari Pokka ini mengandung lemon dan madu asli.
Tahu kan begitu banyak manfaat Lemon dan juga madu?

Si kuning imut ini selain dapat digunakan sebagai campuran cake, dressing salad, dan garnish, juga bisa digunakan sebagai detoksifikasi.


Apa itu detoksifikasi?

DETOKSIFIKASI - atau sering juga disebut "Detox" adalah proses pembersihan racun (toxic) pada tubuh yang bertujuan untuk menyehatkan tubuh.

Belakangan ini, "detox" telah santer diperbincangkan dari semua kalangan. Mulai dari kalangan artis, pejabat,  wanita karir, hingga ibu-ibu rumah tangga biasa, seperti saya.


Kenapa harus detox?

Kehidupan modern saat ini, sering menjebak kita dalam situasi dilema kemajuan teknologi. Seperti yang kita ketahui, kemajuan teknologi seperti sekarang ini membuat kita lumayan sulit untuk menemukan makanan atau bahan makanan yang benar-benar sehat.

Mulai dari makanan siap saji atau instant, residu pestisida pada sayuran dan buah-buahan, serta dugaan praktek penggunaan borax dan formalin pada bahan makanan, semakin menambah daftar panjang kesulitan kita mendapatkan makanan sehat.

Pola makan yang tidak sehat dengan diperparahnya asupan makanan yang kurang baik tersebut, ditambah paparan polusi dari asap kendaraan bermotor dan asap rokok, serta minimnya aktifitas fisik atau olahraga, maka bertambah pula potensi tertimbunnya zat toxic yang mengendap dalam tubuh kita.

Yang pada akhirnya akan memicu berbagai gangguan kesehatan.


Apa sih manfaat detox?

Detoksifikasi yang tujuan utamanya adalah membuang racun atau efek  negatif pada tubuh akibat pengaruh lingkungan dan pola hidup yang kurang baik, memiliki berbagai manfaat antara lain:

Meningkatkan energi/kebugaran

Saat tubuh kita "bersih" dari zat-zat negatif (toxic)  maka pembakaran dalam tubuh akan bekerja lebih optimal, sehingga mampu menghasilkan energi yang lebih optimal juga.

Meningkatkan imunitas/kekebalan tubuh

Dalam kondisi tubuh yang "bersih" maka penyerapan nutrisi dan gizi pun lebih maksimal, hal ini tentunya membuat daya tahan tubuh pun semakin baik.

Menurunkan berat badan

Manfaat lain dari detox adalah memperbaiki masalah pencernaan yang tentu saja akan berpengaruh pada penurunan berat badan.

Saat pembakaran kalori dan lemak berjalan dengan baik, tentu saja akan berdampak pada tubuh yang ideal. Penurunan berat badan dengan detoksifikasi ini umumnya lebih stabil daripada sekedar diet kalori saja.
Namun, tentu saja tidak boleh kalap makan lagi setelah proses detox berhasil, dan harus selalu diimbangi dengan gaya hidup sehat, ya.


Baca juga: Menu dan Tips Dasar Diet Mayo, 13 Days without salt.


Muda lebih lama

Selain membuang racun, detox juga dapat mengurangi radikal bebas. Akibatnya tubuh akan mampu meregenerasi sel dengan baik. Sehingga dapat memperbaiki kerusakan sel-sel termasuk pada kulit yang menyebabkan aging atau penuaan.

Dalam pengoptimalan regenerasi sel tersebut, dampak positif lainnya adalah membuat rambut lebih sehat, kulit lebih terlihat segar yang pada akhirnya membuat kita terlihat muda lebih lama. Betul?


Bagaimana cara melakukan detoksifikasi?

Puasa

Puasa, pada dasarnya adalah mengurangi atau bahkan menghentikan aktifitas makan di jam-jam tertentu. Fakta mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu selama delapan jam untuk menyerap nutrisi dari makanan terakhir yang kita makan.

Wow!
Apa kabar saya ya, yang tiap menit caplok sana caplok sini? *Harus segera detoksifikasi ini!


Aktifitas fisik atau olahraga

Luangkan waktu sedikitnya 30 hingga 45 menit per hari untuk melakukan olahraga kecil seperti berlari atau berjalan cepat.
Lebih baik lagi jika dilakukan di ruang hijau terbuka seperti area jogging track yang belakangan ini digalakkan di hampir semua wilayah perkotaan.

Tahukah teman, selain menghasilkan keringat yang tentunya bisa membuang racun, kegiatan berjalan kaki sedikitnya 45 menit per hari ini mampu menurunkan berat badan, lho.

Nah, buat ibu-ibu yang sering berbelanja ke warung ujung gang saja menggunakan motor, coba deh mulai sekarang ke warung gang depannya jalan kaki saja.

Yuk Bunda kita galakkan kegiatan berjalan kaki ini!


Perbanyak konsumsi sayur dan buah

Apakah porsi sayuran yang kita konsumsi sudah cukup untuk mendetoksifikasi racun dalam tubuh kita?

Inilah yang sering menjadi salah kaprah. Merasa sudah makan sayur, tetapi tetap saja tubuh terasa berat.

Tahukah teman, bahwa kita membutuhkan sayuran dengan porsi yang lebih banyak daripada karbohidrat. Kira-kira sekitar satu mangkok besar penuh sayuran.

Nah kan, yakin sudah cukup konsumsi sayurannya?

Selain sumber karbohidrat kompleks, sayuran juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh serta kaya serat. Serat inilah yang nantinya membantu fungsi pencernaan dalam membersihkan zat-zat negatif dalam tubuh (toxic).

Perbanyak konsumsi air putih

Tujuan kita minum tentu untuk melepas dahaga. Tapi lebih daripada itu, air dibutuhkan untuk menghidrasi tubuh kita yang notabene mengandung 80% air dan membantu menjalankan proses metabolismenya.

Bayangkan anda sedang mencuci piring kotor yang penuh dengan lemak, setelah dicuci dengan sabun, tentu anda akan membutuhkan air guna membersihkannya secara keseluruhan, bukan?

Begitu pula dengan air putih yang kita konsumsi, air akan membantu membersihkan atau meluruhkan sisa-sisa metabolisme dalam tubuh yang kemudian akan dikeluarkan dalam bentuk urine dan juga keringat.


Detoksifikasi dengan air lemon

Asam sitrat yang terkandung dalam buah lemon dapat bekerja bersama tubuh untuk membantu memelihara dan mengoptimalkan proses pencernaan, sehingga membantu melancarkan BAB dan mencegah sembelit.
Sifatnya yang mampu merubah air seni menjadi Basa dipercaya mampu mengurangi resiko penyakit batu ginjal.

Selain itu, kandungan kaliumnya yang cukup tinggi juga dapat membantu mengontrol tekanan darah. Sedangkan kandungan vitamin C nya yang tinggi akan bertindak sebagai antioksidan, yaitu membantu melindungi sel melawan radikal bebas.

Dalam sebuah studi dikatakan bahwa vitamin C mampu mengurangi keriput dan membuat kulit tampak segar.

Hal ini disebabkan karena vitamin C dapat membantu membentuk jaringan ikat di bawah kulit sehingga dapat menjadi bantalan penyangga. Dimana faktor bertambahnya usia membuat efektifitas jaringan ikat ini menurun, sehingga kulit akan mengendur atau keriput.

Mengkonsumsi air lemon secara rutin mampu meningkatkan proses detoksifikasi, membantu mengencerkan darah kental karena gangguan kolesterol, dan kandungan polifenolnya membantu mengurangi nafsu makan.

Nah, ini nih yang dicari ibu-ibu dari tadi. Hehehe.

Dan yang tak kalah menggiurkannya, lemon mengandung 22 senyawa anti kanker yang dapat memperlambat pertumbuhan tumor dan kanker.


Manfaat Madu dalam air lemon

Tambahkan sedikit madu murni sebagai campuran air lemon anda. Selain berfungsi mengurangi rasa asam, madu murni juga memiliki banyak khasiat.
Antara lain adalah meningkatkan stamina, meningkatkan metabolisme, sumber nutrisi dan masih banyak lagi.


***


Jadi nggak salah kan kalau mengganti minuman segar kita dengan minuman yang menyehatkan seperti NATSBEE Honey Lemon dari Pokka ini.
Natsbee Honey Lemon ini cocok banget diminum dalam kondisi dingin. Hmmm, pas banget kan saat cuaca yang lumayan menyengat gini minum yang segar-segar?

Natsbee Honey Lemon
Natsbee Honey Lemon


Dahaga terobati badan pun bugar kembali, karena segudang manfaat lemon dan madu yang mampu meningkatkan energi kita.

Semoga tulisan ini bermanfaat, ya!
Stay healthy, stay Happy.
Jangan lupa bersyukur dan bahagia.

Buat yang lagi pindahan, semangat!




***
Sumber acuan:
www.msn.com
manfaat.co.id
Liputan6.com
Lifestyle.kompas.com
kompas.com
www.aladokter.com
Dan link lainnya yang pernah saya singgahi.



- Mak Icik -


0

SUSU - adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu dari mamalia. (Wikipedia)

Mengenal jenis dan manfaat susu untuk baker pemula
Ilustrasi. Foto: iradiofm.com


Gagal paham dengan susu, bisa keliru!


Assalamualaikum semuanya,

Disaat semua berita lagi pada heboh tentang susu siapa yang asli, atau tentang susu bukanlah susu, boleh ya kita ikutan membahas susu.
Hehehe.

Tema susu ini sebenernya sudah lama nangkring di list blog posting yang ingin ikutan tayang, tapi apalah daya, saat itu Mak Icik lagi sibuk mulungin nastar dan langsung sibuk entah ngapain aja.

Baiklah, mumpung si Susu sekarang juga lagi tenar, dan Mak Icik lagi mager gegara udaranya yang brrrr, dingin cuy! Kita abaikan oven di dapdr dan berbagi cerita saja yuk!


• Apa itu Susu? Dan apa manfaatnya untuk kue?

SUSU, merupakan emulsi lemak dalam air yang kandungan kalsiumnya berfungsi sebagai penopang elastisitas adonan sehingga membuat adonan mengembang lebih baik.

Kandungan Kasein atau Protein dalam susu,  juga dapat membantu memperkuat gluten pada kue berbahan terigu sehingga struktur kue yang dihasilkan pun menjadi lebih baik.

Lemak susu dapat menyerap air dan berbagai bau-bauan bahan kue lainnya seperti amis pada telur sehingga aroma kue menjadi wangi susu.
Selain itu, susu juga dapat menambah daya empuk lebih lama pada kue atau roti yang dihasilkan dan diyakini dapat menambah nilai gizi pada kue yang dihasilkan.

Sedangkan Laktosa atau gula susu yang terkandung di dalamnya dapat memberikan efek kerak atau kulit kuning kecoklatan yang cantik pada kue.

Namun perlu diketahui juga, gula susu atau laktosa ini bukanlah "sumber makanan" yang baik bagi Ragi. Karena ragi tidak dapat menyerap laktosa dalam jumlah banyak.
Sehingga untuk pembuatan kue atau roti yang menggunakan ragi perlu memperhatikan takaran yang tepat.

Banyak orang beranggapan bahwa semakin banyak susu yang digunakan dalam pembuatan roti atau kue, maka akan menghasilkan roti dan kue yang semakin enak dan lembut. Terutama bagi pemula seperti saya ini, saya juga pernah gagal paham tentang ini, lho.

Karena alasan "sayang" atau "tanggung" antara takaran resep dan takaran kemasan susu yang saya beli, sering membuat saya juga beranggapan demikian.

"Halah, kan makin banyak susunya makin enak!"

Padahal hal itu tidak selalu benar ya bunda.

Bahkan tidak sedikit pula yang mengganti takaran air dengan susu, dengan asumsi yang sama yaitu semakin banyak susu maka akan membuat kue semakin enak dan lembut.

Menurut chef Herman Ahmad, baker ASA Food, dalam penuturannya yang saya kutip dari lifestyle.kompas.com, takaran susu yang tepat untuk roti dengan ragi sebagai pengembang adalah 30% dari jumlah tepung terigu yang digunakan.
Jumlah ini digunakan jika yang digunakan adalah susu bubuk.

Maka untuk membuat roti dengan tepung seberat 1 Kg, maka susu bubuk yang boleh digunakan adalah maksimal seberat 300 gram.

Sedangkan untuk penggunaan susu cair, perbandingannya adalah sebesar 50:50 dari takaran air yang digunakan dalam resep.
Jadi jika dalam resep tertulis 300 ml air, maka kita bisa menggunakan 150 ml susu cair dan 150 ml air.

Hal lain yang perlu diperhatikan juga berkaitan dengan susu dalam pembuatan kue yakni jenis atau bentuk susu yang digunakan.
Jenis susu yang paling umum ada dalam resep kue adalah Susu Cair, Susu Kental dan Susu Bubuk.


Bentuk susu yang wajib kita kenali


Susu Cair

Susu cair merupakan bentuk asli dari susu yang diperah dari binatang ternak perah penghasil susu, seperti; sapi, kambing, domba dan unta.

Susu cair segar adalah susu murni yang baru diperah dan hanya mengalami proses sterilisasi saja tanpa adanya proses atau penambahan bahan lainnya.
Umumnya susu jenis ini bertahan tidak lebih dari 12 jam dalam wadah steril.

Sedangkan susu cair dalam kemasan adalah susu segar yang telah melalui proses sterilisasi modern dan dikemas sedemikian rupa sehingga dapat bertahan lebih lama, yakni bisa mencapai enam hingga sepuluh bulan dalam kemasan khusus.

Proses sterilisasi yang paling umum dan yang saya tau ada 2 macam, yaitu:

1. UHT atau Ultra High Temperature, 

yaitu proses sterilisasi dengan memanaskan susu dengan temperature yang tinggi atau sekitar 140°C dalam waktu singkat atau tidak lebih dari 2 detik.

Konon, proses UHT ini adalah proses sterilisasi modern yang paling baik dikarenakan nutrisi dalam susu masih terjaga dengan baik.

2. Pasteurasi

Sedangkan proses sterilisasi dengan cara pasteurasi adalah memanaskannya dalam suhu 65-80 derajat Celsius selama 15 detik.

Proses pasteurasi ini boleh dibilang adalah proses sterilisasi paling sederhana, namun beberapa sumber menyebutkan susu pasteurasi ini justru paling bagus nilai gizinya dibanding susu jenis lainnya.


Apapun itu, mau UHT ataupun pasteurasi, susu tetaplah harus melalui proses sterilisasi ini untuk membunuh semua micro organisme jahat yang mendadak hadir saat proses pemerahan.
Dan sebaiknya segera simpan susu cair ini dalam lemari pendingin setelah kemasan susu dibuka, hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan susu akibat microba liar yang tetiba menyelinap tanpa permisi.
Kecuali memang langsung habis setelah dibuka, ya.

Dalam pembuatan kue, susu cair sering digunakan dalam resep chiffon cake, muffin dan juga roti.
Namun jika bunda lebih suka menyimpan dalam bentuk susu bubuk, boleh membuatnya dengan cara melarutkan susu bubuk dengan air hangat *hangat lho ya, bukan panas!* dengan takaran 1:7.
Lalu gunakan sebagaimana takaran dalam resep.



Susu kental
Ilustrasi susu kental. bisnis.tempo.co

Susu Kental

Ini dia si susu yang sedang menjadi buah bibir, pasca postingan yang diberi judul "susu kental manis tidak mengandung susu".

Berita ini pun seketika menyeruak dan menjadi polemik di berbagai media.
Mulai dari mempertanyakan kinerja BPOM hingga konsumen merasa telah dibohongi oleh produsen susu.
Komentarnya pun bermacam-macam, ada yang pro dan ada juga yang kontra alias nyinyir tentunya.
Ada yang share untuk memberikan klarifikasi, ada pula yang share untuk semakin meruncingkan berita, namun banyak juga yang sekedar share tanpa mengetahui terlebih dahulu duduk persoalan dan kebenaran beritanya.

Semoga kita menjadi pengguna media sosial yang bijak ya, bukan asal sebar tanpa tahu isi berita yang sebenarnya.

Eits, saya tidak akan membahas polemiknya lho ya, karena saya tidak paham detailnya, nanti malah menjadi salah kaprah.


BACA JUGA: Bahan Kue Tambahan yang Wajib dipahami Pemula


Susu kental atau condensed milk adalah salah satu cara penyimpanan susu agar awet lebih lama. Yaitu dengan menghilangkan sebagian kandungan airnya hingga menjadi pekat.

Dalam dunia perbakingan, Susu kental yang paling umum diketahui ada 2 macam, yaitu susu evaporated dan susu kental manis atau sweet condensed milk, yang mungkin sekarang masih jadi bahan gosip emak-emak pengguna jejaring sosial.

Secara bentuk dan kemasan, susu evaporated dan susu kental manis sama-sama berbentuk liquid dan dikemas dalam kaleng yang tertutup rapat.
Namun, pada susu kental manis sudah ditambahkan gula yang bertujuan sebagai pengawet dengan tekstur yang lebih pekat, sedangkan susu evaporated tidak mengandung gula alias tawar.


Susu kental manis

Perlu kita ketahui, dalam regulasi BPOM disebutkan bahwa gula yang ditambahkan pada susu kental manis haruslah dapat mencegah kerusakan pada produk.
Mengandung kadar lemak susu tidak kurang dari 8% dan kadar protein tidak kurang dari 6,5%.

Ada juga istilah krim kental manis dan krimer kental manis, dua produk tanpa judul susu ini sebenernya sama, sama-sama susu yang berbentuk cairan kental.
Hanya saja prosesnya yang berbeda, dan dengan atau tanpa tambahan lemak nabati dan bahan lainnya.

Menurut sumber yang saya baca, susu kental manis bisa didapat dari susu cair yang dihilangkan airnya hingga mencapai kepekatan tertentu, dan juga bisa didapat dari susu bubuk yang ditambahkan gula hingga mencapai kekentalan yang dibutuhkan.
Namun pada dasarnya, kandungan gula haruslah dapat menjadi pengawet alami bagi produk tersebut.


Susu evaporated

Susu evaporated adalah sebutan untuk susu kental juga, yaitu susu yang melalui proses penghilangan kadar air hingga 60% dan memiliki ciri fisik kental, tidak cair seperti susu aslinya.

Susu evaporated terbagi menjadi dua jenis, yakni unsweetened (tanpa gula) dan sweetened (dengan gula) yang juga sering kita sebut sebagai Susu kental manis (SKM).

Namun secara umum, sebutan untuk susu evaporated dalam resep kue adalah susu kental tanpa adanya tambahan gula.
Dan susu evaporated ini tidak sekental susu kental manis ya.

Susu evaporated ini biasanya hanya tersedia di toko bahan kue atau swalayan besar saja, berbeda dengan susu kental manis yang berjejer manis di bahkan hampir setiap warung kelontong.

Namun Bunda, baik susu kental manis ataupun susu evaporated sebenarnya bukanlah susu untuk minum yang memiliki kandungan gizi setara susu cair atau susu formula, melainkan hanya untuk digunakan sebagai bahan tambahan membuat kue atau topping makanan dan minuman. (Dikutip dari: www.pom.go.id/)

Daya simpan susu kental ini bisa lebih lama dari susu cair, hal ini dikarenakan susu kental telah melalui proses sterilisasi dan juga pemanasan yang berlangsung lama, namun tak ada salahnya juga jika bunda tetap menyimpannya di kulkas setelah kaleng kemasannya di buka (kecuali jika kemasannya ada tutupnya).

Daya tahan terhadap serangan jamur dan bakteri boleh lama, tapi bagaimana dengan serangan semut?
Apapun itu, jangan lupa selalu tutup kemasan dan simpan di tempat yang bersih, ya. Nggak mau kan kuenya bercampur dengan debu atau bekas colekan binatang mini liar.


Susu bubuk
Ilustrasi susu bubuk. merdeka.com


Susu bubuk

Sesuai dengan namanya, susu bubuk adalah susu yang berbentuk bubuk. Susu bubuk didapat dari susu segar yang dihilangkan kandungan airnya hingga lebih dari 91%, dengan atau tanpa penambahan bahan lain seperti vitamin dan mineral pada susu formula, kalsium pada susu pertumbuhan dan lain sebagainya.

Pada pembuatan kue, susu bubuk sering digunakan pada resep yang tidak menggunakan air atau minim cairan. Seperti pada kue kering misalnya.
Atau cake yang hanya menggunakan telur dan mentega sebagai bahan cairnya, maka penambahan susu bubuk ini pun bisa digunakan dengan cara mengurangi takaran bahan kering lain agar komposisi bahan kering dan bahan cair tetap seimbang sesuai resep.

Biasanya bahan kering yang dikurangi adalah tepung, baik terigu maupun maizena atau bahan sejenis. Dengan takaran yang kurang lebih sama.

Di pasaran susu bubuk ini banyak ragamnya, mulai dari susu formula bayi hingga balita, susu kalsium untuk pertumbuhan anak atau pencegah osteoporosis bagi orang dewasa, hingga susu skim atau non-fat bagi wanita yang sedang berdiet dan susu tinggi protein untuk para pria yang ingin membentuk ototnya.

Namun yang paling umum digunakan dalam pembuatan kue, adalah susu skim dan susu full cream saja.

Susu bubuk full cream didapat dari susu cair utuh (whole milk) yang dihilangkan kandungan airnya hingga tersisa 2-4% saja, dengan kandungan lemak 26% dari total berat.

Sedangkan susu skim hanya mengandung lemak maksimal 1% saja. Susu skim atau non-fat ini adalah hasil sampingan dari pemisahan butter-fat (lemak mentega) yang kemudian dihilangkan kandungan airnya hingga menjadi bentuk serbuk.

Dalam sebuah artikel yang pernah saya baca, dikatakan bahwa sebaiknya menggunakan susu skim pada pembuatan kue atau roti dengan ragi, karena kandungan pada susu skim disinyalir lebih toleran terhadap ragi.
Namun karena penjelasan detailnya saya belum menemukannya, jadi saya tidak bisa menjelaskannya secara detail ya bunda.

Namun seperti yang dilansir media kompas, menurut Herman Ahmad baker ASA Food, mau susu skim ataupun susu full cream akan menghasilakan roti yang sama-sama lembut dan enak, dengan takaran yang sama yakni tidak lebih dari 30% berat tepung.

Baik susu full cream maupun susu skim ini dapat bertahan hingga 12 bulan dalam kemasan kedap udara.
Dan hanya bertahan selama satu minggu setelah kemasan terbuka.

Cara menyiasatinya adalah dengan melipat rapat kemasan aluminum foil nya lalu masukkan ke dalam toples dan tutup rapat toples.
Dengan cara ini insyaAllah susu bubuk dapat bertahan lebih lama.

Namun jika susu bubuk sudah menggumpal dan berubah aromanya, sebaiknya jangan dikonsumsi atau digunakan lagi ya bunda.




***


Kesimpulannya, sebaiknya selalu gunakan susu sesuai dengan yang diresepkan saja. Jika dalam resep tertulis menggunakan susu bubuk, maka jangan diganti dengan susu kental apalagi susu cair, sudah bisa dipastikan adonan akan encer.

Namun jika dalam resep tersebut tertulis menggunakan susu cair, bunda boleh menggantinya dengan susu kental atau susu bubuk yang telah dicairkan dengan konsentrasi yang sama dengan susu cair.

Yang perlu diperhatikan adalah jika menggunakan susu kental manis memungkinkan kue menjadi terlalu manis jika komposisi gula tidak dikurangi.
Akan tetapi pengurangan gula begitu saja, dapat berdampak pada struktur kue yang dihasilkan, karena komposisi gula yang diresepkan bisa jadi telah terhitung sebagai komposisi bahan kering, nah loh, ribet kan ya?
Hehehe...

Nah, daripada kita pusing menghitung ulang takaran yang pas, sebaiknya gunakan sebagaimana resep aslinya saja.
Kalaupun harus mengkonversi jumlah voleum untuk menyesuaikan ukuran loyang, maka konversilah hanya pada jumlahnya dengan rasio yang sama.

Karena bagi pemula kayak saya ini membuat kue dengan resep yang tinggal contek saja bisa gagal, apalagi langsung pakai maneuver yang mengganti bahan ini dengan itu yang secara fisik berbeda, bisa gagal kuadrat.

Saya pernah lho congkak begitu, tapi jangan ditiru!
Karena itu hanya akan membuang energi, waktu dan materi.
Kecuali untuk para master yang sudah khatam tentang ini, ya.


Tips:

Agar susu awet dan tidak berubah aroma dan rasanya, pastikan susu tertutup rapat atau di dalam wadah kedap udara saat penyimpanan.
Hal ini dikarenakan lemak susu dapat dengan mudah menyerap bau-bauan disekitarnya, sehingga dapat merusak atau merubah aroma khas susu itu sendiri.


Semoga tulisan ini bermanfaat, ya.

Keep smiling, stay healthy stay happy dengan selalu bersyukur setiap hari.




***
Sumber acuan:
dimzpastry.blogspot.com
www.tokowahab.com
pakaroti.com
www.pom.go.id
Lifestyle.kompas.com
detik.com
Dan link lainnya yang pernah saya singgahi.



- Mak Icik -


0

Tips dan cara membuat nastar mulus kinclong

Assalamualaikum,

Masih sama dengan keyword yang kemarin ya, Nastar.
Cara bikin selai nastar yang legit aduhai, sudah. Resep Nastar yang enak dan lumer, juga sudah. Saatnya eksekusi dong, ya.

Dari selesai subuh sudah semangat empat lima nih, mulung-mulung cantik sambil nyanyi-nyanyi. Ehh pas si nastar udah mateng, nastarnya burem.

Kesel kan? Kesel dong pasti.

Mak icik juga sering gitu. Apalagi kalau udah di puk-puk cantik, pas dioven, eh pecah. Kalau enggak gitu, mleber kemana-kemana.
Kalau sudah begini, si cantik Nastar yang tadinya mau eksis jadi primadona kue lebaran batal montok deh, yekan?
Malah jadinya si Nastar pesek. Atau si Nastar buruk rupa? Hahaha, jangan!
Cukup si itik saja yang buruk rupa, ya.
Nastar mah jangan.

BACA JUGA: Resep Kue Nastar Lumer

• Cara membuat nastar yang cantik dan mulus


Ini beberapa pertanyaan yang paling sering bergumul dalam benak, pas tetiba nastar idaman kita melenceng dari ekspektasi.

  1. Kenapa Nastar saya meleber bentuknya ya kak? 
  2. Kenapa Nastar saya kok pecah ya kak?
  3. Kenapa Nastar Saya burem dan nggak bisa kinclong? 
  4. Kenapa Nastar saya Bergerindil? 
  5. Kenapa Nastar saya kurang lumer?

1. Pengocokan Mentega 

Pernah nggak saat kita membuat kue kering, sudah kita hati-hati membentuknya secantik mungkin, namun ketika si kue keluar dari oven hasilnya malah melebar atau meleber dan nggak secantik sewaktu tadi kita membentuknya?

Saya pernah, juga sering dulu. Tapi Alhamdulillah setelah dapat beberapa pencerahan dari para tetua dan suhu perkuean, terjawab sudah kenapa nastar saya dulu pesek, hehehe.

Saat kondisi ini terjadi, hal yang pertama kita lakukan pastilah menambah jumlah tepung. Ini kerap terjadi, termasuk saya dulu juga begitu.
Penampakan kue yang melebar mengansumsikan adonan yang terlalu lembek. Dan adonan yang terlalu lembek, bisa diasumsikan kurang tepung.

Namun, apa yang terjadi ketika kita menambahkan tepung terlalu banyak dari takaran resepnya?

Tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap rasa dan tekstur kuenya. Bisa jadi kurang manis, aroma menteganya jadi pudar, atau teksturnya menjadi lebih padat dan keras.

Kalau sudah begini, bukan nastar aroma susu dan mentega lagi, tapi berubah jadi nastar rasa tepung, bukan?
Ini juga bisa sesikit menjawab pertanyaan kenapa kue saya tidak lumer.

Pengocokan mentega atau margarin untuk kue kering, cukup hanya sampai mentega tercampur rata dengan gula dan telur saja. Tidak perlu terlalu lama apalagi sampai mentega pecah bahkan mengembang.
Kecuali untuk jenis kue kering yang membutuhkan tehnik meleber, seperti misalnya kue lidah kucing atau Almond cookies.

Jadi, sudah ada gambaran kan Bunda kenapa nastarnya kemaren bentuknya jadi meleber kemana-kemana.

Yang tidak kalah penting juga, saat proses pencampuran tepung. Banyak ibu-ibu yang takut keburu anaknya nangis, langsung mengaduk adonan dengan tangan. Biar cepet katanya.
Ini kurang tepat ya Moms!

Aduklah adonan menggunakan spatula hingga tercampur rata, baru membentuknya dengan tangan, yang bahkan kalau bisa sebaiknya menggunakan sarung plastik tangan atau hand gloves, tapi yang khusus untuk memasak ya Bunda, jangan keliru sama sarung tangan berkebun.

Selain lebih higienis, sarung tangan dapat menghalangi adonan terpapar suhu tubuh secara langsung yang dapat menyebabkan adonan menjadi keras dan kue menjadi kurang lumer.


2. Suhu oven

Hampir semua kue kering harus dipanggang dengan suhu kecil, begitu juga dengan nastar. Bahkan nastar ini butuh api yang lebih kecil daripada kue kering jenis lainnya.

Kenapa?
Karena suhu yang terlalu besar atau terlalu panas bisa membuat kue kering pecah. Sebenarnya hal ini tidak hanya berlaku pada kue kering saja, cake atau bolu pun demikian. Bakalan retak merekah kalau suhunya terlalu tinggi.

Saya sih tidak bisa menjelaskan prosesnya secara ilmiah, kimiawi atau apalah. Tapi saya pernah baca demikian, demikian pula saya pernah mengalaminya. Hehehe.


Lalu berapakah suhu yang tepat?

Saya tidak paham betul berapa suhu persisnya ya, karena setiap oven memiliki karakter yang berbeda-beda. Tapi sependek yang saya tahu dan yang pernah saya baca adalah tidak pernah lebih dari 150°C, atau berkisar di suhu 130 - 150 derajat Celsius.

Karena sampai saat ini saya pribadi belum pernah menggunakan oven listrik untuk memanggang nastar, jadi belum bisa banyak bercerita tentang nominal suhu. Lain kali saya update ya kalau sudah paham dengan oven listrik untuk nastar ini.

Tapi buat yang menggunakan oven jadul atau tangkring alias otang. Itu tuh, oven yang dari bahan gembreng yang musti ditangkringin di atas kompor
Terutama yang versi jadul atau tanpa thermometer ya, karena otang versi kekinian sudah banyak yang dilengkapi fitur thermometer.

Selalu gunakan api paling kecil, ingat! Paling kecil ya. Biasanya posisi api ini kalau dikecilin lagi bakalan mati atau kelap-kelip *bukan lampu di kota*

Jika api kompor sudah "merasa" diset paling kecil tapi masih juga pecah, berarti masih belum paling kecil tuh Bunda. Bisa jadi kompornya yang error *kayak punya saya* atau mulungnya masih kurang padat, jadi masih ada beberapa retakan kecil yang ketika kena suhu panas dan mengalami yang namanya mengembang, dia akan retak.

Kalau masih mentah saja sudah tidak mulus, jangan tanyakan lagi kenapa itu retak saat matang nanti. Hihihi.


3. Olesan Kuning Telur

Kesalahan pertama kenapa nastar kita hasilnya burem alias butek adalah waktu pengolesan kuning telur yang kurang tepat.
Yes, dulu saya juga sering mengalami hal ini. Nastar sudah dipoles cantik pakai full kuning telur pula, eh pas keluar oven warnanya jadi coklat kusam atau jadi pucat lecek.

Pengolesan kuning telur yang tepat adalah setelah nastar matang ya ibuk-ibuk, bukan pada saat adonan mentah yang siap dioven.
Karena, jika kuning telur dipanggang terlalu lama maka warnanya akan lebih cepat matang, jadi kusam dan ikut retak saat proses kue mengembang.

Namun yang juga perlu diperhatikan adalah, tunggu kue dingin atau hangat kuku terlebih dahulu baru dilakukan sesi pengolesan.

Ini penting! Kenapa?

Karena kuning telur akan segera matang saat terkena suhu yang tinggi.
Pernah nih saya ngalamin, pas nastar baru matang dan keluar oven langsung saya poles, eh malah bergerindil kuning telurnya jadi kayak telur rebus. Hehehe.


• Tips membuat nastar yang kinclong


Mungkin tulisan ini adalah yang kesekian ribu tentang tips membuat nastar yang kinclong. Ada beberapa juga tips-tips yang pernah saya baca mengenai ramuan kinclong untuk nastar, namun ini yang akhir-akhir ini sering saya gunakan dan paling nyaman buat saya.

Ramuannya kinclong mujarabnya adalah:
(Resep diadopsi dari IG @rondut dan @fen.z)
  • 3 butir kuning telur
  • 10 gram adonan nastar
  • 1 sdt penuh butter/mentega
  • Sedikit susu cair atau minyak goreng, jika diperlukan

Cara membuatnya:

Campur dan aduk rata semua bahan hingga kekentalannya menyeruapai nail polish alias cat kuku. Jadi tidak terlalu encerbataupun terlalu kental.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus
Adonan olesan nastar

Oleskan bahan olesan merata pada permukaan nastar yang sudah matang dan tidak panas lagi. Ingat! Sudah tidak panas lagi ya nastarnya.
Panggang lagi dengan suhu paling rendah selama lima menit saja.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus


Sebaiknya gunakan kuas yang lembut khusus untuk olesan kuning telur, banyak dijual di TBK terdekat.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus
Contoh kuas yang saya gunakan

Gunakan kuning telur omega untuk hasil yang lebih golden, karena telur negri warna kuningnya lebih pucat. Namun jika telur omega sulit didapat, atau harganya terlalu mahal boleh disiasati dengan sedikit meneteskan pewarna kuning telur.

Adonan nastar yang dicampurkan, selain berfungsi sebagai pengental juga dapat mengurangi garis-garis retakan akibat proses mengembang saat pemanggangan tadi.

Bolehkah mentega diganti margarin?
Boleh saja, namun tentu saja akan berbeda aromanya.

Susu cair hanya sebagai pengencer saja jika dirasa adonannya terlalu kental. Boleh menggantinya dengan minyak goreng jika tidak ada stok susu cair, ini menurut saya.
Namun penambahan minyak goreng akan menghasilkan bintik-bintik embun setelah pemanggangan. Finishing nya adalah ditap-tap dengan tissue untuk menghilangkan si embun.
Namun jika produksi nastarnya banyak, penambahan minyak goreng kurang efektif.

Nah, semoga sudah terjawab ya pertanyaannya kenapa nastar saya pecah dan kusam. Yuk, mumpung lebaran masih lama nyicil bikin nastar.
Eitss, tapi awas habis sebelum lebaran yah :)

Kalau habis boleh order ke Mak Icik ya gaes, xixixi :)

Nastar mak icik kitchen
Nastar kinclong by Mak Icik Kitchen





- Mak Icik -

8


SKIPPY Karamel Cookies


Apapun acaranya, selalu soal Makanan



"Main ke rumah temen , makan. Temen main ke rumah, makan

Masih ingat sama iklan yang beberapa waktu lalu mondar-mandir di hampir semua tayangan televisi itu?

Tapi memang begitu, sih. Iya kan?

Apa saya aja ya yang iya? Hahaha,

Secara umum, tradisi jamuan makan-makan itu pasti selalu ada di hampir setiap suasana, dimana pun negaranya.
Entah itu berupa jamuan makanan berat, atau hanya makanan ringan seperti kue-kuean. Lah, bukan kue beneran dong ya? Hihihi *hush, Fokus ya!

Kalau di rumah saya, camilan itu nyaris wajib selalu ada. Apapun itu bentuk dan rasanya.
Soalnya saya memang doyan ngunyah.

Nah kan ketauan. *Tepok jidat*

Misalnya gini, kalau orang lain umumnya roti tawar dan selai itu buat sarapan, iya kan? Atau buat bekal sarapan si kecil ke sekolah.

Kalau saya, pagi-pagi iya sih alasannya sarapan. Entar siangan dikit, alasannya enggak kuat ngupas bawang nih buat masak.
Belum sore sudah pengen lagi. Pengen lho ya ini, bukan lapar, beda.
Padahal itu belum termasuk "mengamankan" punya adek yang nggak habis lho ya.

Hihi,
Tahu dong ya sekarang, kenapa saya harus akrab sama Diet?

Soalnya saya suka kalap, jadi harus imbang ya biar nggak kebablasan. Nggak harus langsing sih, saya tahu itu hoax buat saya. Minimal nggak semodel sama karung beras lah.



• SKIPPY® Peanut Butter, bukan sekedar olesan roti tawar


Ngomongin lagi soal roti tawar dan selai, saya paling suka selai kacang. Dari dulu sih, dari jaman saya kecil. Saya emang pecinta kacang.
Kalaupun nggak ada roti tawar, selai kacangnya aja pun saya colekin sambil di emut-emut.

Duh, doyan ngunyah banget ya mak?
Iya ih.

Nah, daripada ngemutin selai gara-gara selalu kehabisan roti tawar, saya bikin deh cookies dari selai kacang. Bikinnya gampang dan bisa disimpan lama.

Cocok banget buat suguhan tamu, apalagi ini sudah mendekati hari raya. Pasti pada mulai sibuk rencana bikin kue kering apa, iya kan?

Yuk cek resepnya!

Sekedar informasi saja, untuk topping karamelnya saya bikin sehari sebelumnya, ya. Biar benar-benar dingin dan kental.
Salted Karamel ini bisa juga dipakai sebagai topping pancake, waffle dan lainnya.


Resep SKIPPY karamel cookies


• Resep SKIPPY® Karamel Cookies


BAHAN:

  • 100 gram Skippy Peanut Butter, chunky
  • 100 gram Mentega dan Margarin
  • 100 gram Gula halus
  • 1 butir kuning telur
  • 150 gram tepung terigu protein rendah
  • 1 sdt tepung maizena

Bahan Salted Caramel (penggunaan hanya 1/3 resep saja):
  • 200 gram gula pasir
  • 1 sdm Mentega
  • 125 ml susu cair
  • 1/2 sdm tepung maizena
  • 1 sdt garam

BACA JUGA: Cara Sederhana Membuat Salted Karamel Ekonomis


CARA MEMBUAT:

Salted Caramel:
  1. Campur susu dengan tepung maizena, sisihkan.
  2. Panaskan gula pasir menggunakan api paling kecil, hingga mencair dan berwarna coklat karamel. Hati-hati jangan sampai gosong, ya.
  3. Masukan Mentega, aduk sebentar.
  4. Tuang susu perlahan sambil diaduk. Hati-hati dengan letupan. Aduk hingga tercampur rata dan kekentalannya sesuai yang diinginkan. (Biasanya saat masih panas teksturnya lebih encer, saat karamel dingin teksturnya lebih padat).
  5. Masukkan garam dan aduk rata. Matikan api dan dinginkan.
  6. Bisa disimpan di toples kaca yang kedap udara.

Skippy Cookies:
  1. Kocok rata Skippy Peanut Butter, Mentega dan gula. Masukkan kuning telur, kocok rata.
  2. Masukkan tepung terigu dan tepung maizena sambil diayak.
  3. Aduk dengan sodet spatula.
  4. Pulung adonan bulat-bulat atau sesuai selera.
  5. Oven dengan api kecil, sekitar 150-160°C, selama 15 menitan. Beri topping karamel (motif sesuai selera), panggang lagi selama 10-15 menitan. *Sesuaikan dengan oven masing-masing ya.
  6. Dinginkan dan masukkan dalam toples.

Resep dan cara membuat SKIPPY Karamel Cookies
Step by step






Tips:
• Biasanya kue kering saat baru matang masih terasa lembek, tapi saat dingin si kue akan mengeras sendiri. Jadi hati-hati jangan sampai gosong ya, Moms.
• Jika bagian bawah Cookies sudah kecoklatan, biasanya berarti kue sudah matang. Atau saatnya dipindah ke rak bagian atas (otang).
• Jika memakai OTang, jangan lupa memindahkan ke rak bagian atas di 10-15 menit terakhir pemanggangan agar bagian atas kue juga kering dan matang.


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.



- Mak Icik -


2


Maksimalkan diet sehatmu dengan slim and fit


Maksimalkan Diet Sehatmu dengan Slim and Fit



• Wanita dan Berat Badan


"Katakan pada Dilan, yang berat itu bukan rindu, tapi badan saya"

Beberapa waktu lalu, kalimat-kalimat meme seperti ini riwa-riwi menuhin hampir setiap sudut semua sosial media kita, ya khan?

Sebenarnya itu bukan sekedar lelucon asal-asalan saja, loh. Bisa jadi itu adalah bentuk ungkapan atau refleksi diri kita, (((kita?))), Saya sih lebih tepatnya, haha... Oops!

Iya, wanita mana sih yang tidak ingin dibilang langsing?

Kenyataan bahwa hampir semua wanita selalu takut menghadapi timbangan berat badan karena selalu merasa dirinya gemuk, bahkan disaat berat badannya sudah masuk dalam kategori kurus, merupakan salah satu indikasi bahwa setiap wanita sesungguhnya ingin tampil dan "dianggap" langsing.

Saya kurang paham jenis majas apa yang digunakan, tapi kebanyakan dari semua wanita selalu mengatakan bahwa dirinya gemuk tidak peduli dia memang beneran gemuk, atau dia sesungguhnya hanya tidak ingin disebut gemuk.

Meskipun hampir di setiap moment saya juga selalu mengatakan demikian, namun tatkala ada wanita langsing yang ikutan mengatakan dirinya gemuk, sungguh saya pengen makan orang itu nasi goreng.

"Kalo situ badannya langsing begitu dibilang gemuk, saya apa kabar mbak?"

Kira-kira seperti itu batin ini berteriak.

Emak-emak dan gemuk, itu seperti sebuah paket kesepakatan yang sudah turun temurun. Meskipun ada pula ibu-ibu yang bahkan anaknya sudah "lusinan", badannya masih segitu-segitu aja, tetep langsing semasih jaman gadisnya.
Hal ini tentunya selain si ibu itu mungkin rajin banget menjaga badannya, pastilah dikarenakan faktor genetik juga. Ini pembenaran pertama.

Tapi bukan berarti emak-emak yang kebanyakan ragi instant dan gampang mengembang sempurna seperti saya ini tidak mau menjaga berat badan, lho!

Pembenaran kedua, pastilah kami tercipta dengan genetika yang mudah gemuk.

Nah yang ini saya banget!

Saya itu, kok jangankan makan nasi dengan porsi banyak dan berkali-kali, baru nyium aroma nasi aja kayaknya lemak udah nimbun, ewww...
Yang setuju dengan saya boleh ketawa.

Sesungguhnya, kami juga bukan tidak pernah diet alias menjaga pola makan, lho ya. Sebenarnya kami juga rajin pernah berolahraga .
Kami bahkan rela lari-lari ngelilingin komplek demi ngejar si abang tukang bakso, ikutan senam zumba atau poco-poco atau erobik atau erobot atau sejenisnya itu bisa lebih dari tiga kali seminggu, lho.
Kadang rajin di sanggar senam, kadang eksis di balai desa, ikutan hore di lapangan atau bahkan di perkumpulan ibu-ibu PKK.

Masalahnya, pas selesai senam perut pasti terasa lapar, dan disaat yang sama sang mata pun ikutan lapar jadinya.
Siomay, batagor, bahkan nasi goreng pun jadi santapan istimewa.
Hehe.
Selamat datang lagi deh timbunan kalori yang juga bisa dipastikan bakalan jadi gundukan lemak aja tanpa tau kapan akan terbakar menjadi energi.

Padahal ya, saat berolahraga kita hanya mampu membakar sekitar 300 hingga 400 kalori saja. Sedangkan sepiring nasi goreng ukuran sedang bisa lebih dari 600 kalori, belum lagi ditambah minumnya es cendol sekitar 275 kalori.
Kalau sudah begini, olahraga bukannya bikin jarum timbangan ke kiri tapi malah makin ke kanan aja, iya kan?

Nah, buat bunda-bunda yang sering banget ngalamin hal kayak gini, coba deh kebiasaan buruk ini diubah.

Saya paham sih ya, kalau sehabis olahraga seperti senam atau bahkan cuma lari cantik itu bikin haus dan lapar. Tapi no worries Bunda, kini saatnya Bunda ganti es cendol dan nasi gorengnya dengan asupan yang lebih sehat. Seperti misalnya susu rendah kalori.


• Diet yang baik adalah Diet yang Sehat dan Nyaman


Hampir setiap perempuan, terutama yang gampang mengembang sempurna seperti saya ini, pastilah akrab banget sama yang namanya "Diet".

Tapi sebenernya, apa sih diet itu?


BACA JUGA: Diet Nyaman, Kunci Keberhasilan Menurunkan Berat Badan


Mengutip dari Wikipedia, diet adalah jumlah makanan yang dikonsumsi oleh seseorang atau organisme tertentu. 

Simpelnya, diet adalah mengurangi porsi makan, terutama Nasi putih, makanan manis dan makanan tinggi lemak. Yang secara keseluruhan bisa juga diartikan mengurangi jumlah kalori yang masuk ke tubuh kita, atau disebut juga diet rendah kalori.

Setiap makanan mengandung jumlah kalori yang berbeda-beda. Misalnya, dalam seratus gram nasi putih hangat, jumlah kalorinya tidak sama dengan seratus gram oatmeal.

Begitu juga dengan sepiring buah-buahan segar, mungkin akan sama mengenyangkannya dengan sepiring batagor. Namun, dalam sepiring batagor jumlah kalorinya bisa lebih banyak dari sepiring buah segar.

Jadi, pilih mana? Kenyang dan gemuk atau kenyang dan sehat?
Pilihan kembali ke kita ya Bunda.

Diet yang baik adalah mengatur pola makan sehat dan mengontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh kita.
Jadi, diet itu bukan tidak makan sama sekali ya Bunda.



• Susu rendah kalori Slim and Fit membantu mengoptimalkan Diet sehatmu



Susu slim and fit membantu mengoptimalkan Diet sehatmu.


Tau kah Bunda, dalam segelas Susu Slim and Fit ini sudah mengandung nutrisi yang tubuh kita butuhkan, dan juga membantu menjaga jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh kita. Jadi bisa membantu mengoptimalkan Diet yang sedang kita jalankan, karena dalam segelas susu Slim & Fit sudah mengandung:

  1. Isomaltulosa, yaitu karbohidrat lepas lambat atau index glikemik rendah, sehingga membuat kenyang lebih lama.
  2. Tinggi Protein untuk membuat otot lebih kencang, karena protein membantu membangun & memperbaiki jaringan tubuh.
  3. Rendah lemak dan gula hingga 50% dibanding susu sejenis.
  4. Tinggi Serat Pangan (inulin) yang mampu memelihara fungsi saluran cerna.
  5. Tinggi Kalsium yang setara dengan Susu Tinggi Kalsium. Kalsium berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang serta membantu memperlambat terjadinya osteoporosis.
  6. Rendah Kalori, hanya 200 kkal/saji, jadi ga perlu kuatir dengan timbunan kalori yang enggan terbakar ya Bunda.


Minum susu Slim&Fit dua kali sehari sebagai pengganti sarapan dan makan malam, bisa nurunin berat badan sekitar 4 hingga 6 kg selama sebulan, lho.
Tentunya untuk hasil optimal harus tetep dibarengi dengan olahraga teratur selama 30-45 menit setiap hari, dan juga mengurangi porsi makan, ya.


Perlu diingat juga, hasil penurunan berat badan setiap orang akan berbeda-beda ya Bunda cantik, bisa kurang bisa juga lebih.

Kalau menurut pengalaman pada diri saya sendiri, saat tubuh kita sudah cukup "clean" atau sering menjaga pola makan sehat, maka penurunan berat badan biasanya tidak akan signifikan.
Artinya, boleh jadi tubuh kita sudah cukup sehat dan ideal, jadi diet kita hanya berguna untuk menjaga agar tubuh kita stabil saja.

Berbeda halnya dengan kondisi tubuh kita yang mungkin sudah lama tidak mengatur pola makan sehat, diet sehat rendah kalori dan lemak akan mampu membuang berat badan lebih banyak.

Saat penurunan berat badan mulai terlihat hasilnya, pasti Bunda bakal lebih semangat lagi deh melanjutkan agenda dietnya.
Yuk tetap semangat belajar hidup lebih sehat dan muda lebih lama!

Tips:
  • Minum satu gelas susu Slim&Fit setiap habis olahraga untuk menghindari kalap makan karena rasa lapar setelah olahraga.
  • Ganti nasi saat sarapan dan makan malam dengan Susu rendah kalori Slim&Fit
  • Kurangi porsi nasi putih saat makan siang, kalau perlu ganti dengan karbohidrat sederhana seperti kentang atau nasi merah.
  • Banyakin buah dan sayur serta air putih.
  • Jangan lupa olahraga ringan untuk membantu proses pembakaran kalori yang mengendap.
  • Dan yang tak kalah penting, istirahat cukup, hindari stress berlebihan agar keseimbangan tubuh tetap terjaga.


+ Kenapa sih Slim&Fit kemasannya sachet?

- Ini biar takaran kalorinya pas ya Bunda, jadi Bunda juga nggak perlu repot lagi menakar dengan sendok yang kadang bikin tumpah-tumpah, iya kan?

Cukup larutkan 1 sachet Slim&Fit rasa kesukaan Bunda dengan 200 ml air hangat, aduk rata dan siap deh disajikan.

*Tersedia varian rasa coklat dan vanilla.

Kemasan susu slim and fit
Ilustrasi Kemasan Susu Slim and Fit
Photo source: www.kalbestore.com


Nah buat bunda pembaca yang cantik, dapatkan DISKON sebesar 20% untuk pembelian Slim&Fit​ ​varian rasa apa saja di KALBE Store dengan me-redeem unique code: Sera20.
Tidak ada batas maksimal pemakaian unique code, ya.

*Syarat dan ketentuan berlaku.




Stay healthy stay happy,

- Mak Icik -


4

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saia bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saia hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini



"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community






Tags