[Resep] Tumis Kangkung Terasi Tabur

tumis kangkung


Ceritanya, pas liburan Nyepi kemarin ada salah satu dari ‘the genks’ yang plesir ke lombok. Baliknya, kami dibawain lah terasi.

Awalnya, saya mikirnya ya trasi like a trasi sebagaimana umumnya, bentuk balok atau dan sejenisnya lah. 
Eternyata wow, emejing ya dear, asli sih saya belum pernah dapet trasi tabur (baca: katrok).

Awalnya saya hanya terkesima saya penampakan (((penampakan))) kemasannya yang syantik imut-imut itu. Karena ternyata emang belinya di pusat oleh-oleh terbesar di kota Mataram.
Yaudah sih, saya mikirnya wajar bentuknya unyuk gitu karena memang belinya di pusat oleh-oleh.

Dan yang ada di pikiran saya lagi, ini pasti mahal untuk sebuah harga terasi (terasi naik kelas). 
Ehhe~



Sesampainya rumah dan membuka kembali isi dalam tas, ketemu lagi deh sama penampakan trasi tabur oleh-oleh tadi, liur saya pun seketika mengkontraksi kerongkongan untuk mengidamkan cah kangkung. Ahaiii…

Ulala baiklah, besok kita masak tumis kangkung terasi ya beb, gitu saya bilang ke paksu.
Beliau pun sumingrah-sumingrah aja, tumben si emak inget sama wajan, 
haha.

Rejeki emak sholeha ya, alhamdulillah.
Karena teman adalah rezeki, dan banyak temen berarti banyak rezeki.


terasi khas lombok


Perbedaan Sebutan Tumis, Oseng-oseng dan Cah?

Secara tehnik dan perwujudan, ketiga nama masakan ini hampir sama. Bahkan banyak pula yang menyebut ini sama, termasuk saya, dulunya.

Tapi ternyata, setelah saya kulak-kulik di Om Google, ternyata berbeda lho pemirsah. Perbedaan mendasar ada pada bumbunya, perbedaan lainnya termasuk penggunaan bahan dan asal muasal masakan tersebut.

Berikut saya coba rangkum sesimpel mungkin ya, semoga paham dengan penjelasan sederhana saya ini.


Oseng-oseng

biasanya ini sebutan untuk masakan berbahan protein, seperti; tempe, krecek/kulit sapi, cumi dan sebagainya. Oseng ini adalah masakan asli indonesia, otomatis bumbu dan rasanya pun cenderung rich ya, gurih dan manis. Bumbu ini pun, seringnya berbentuk bumbu halus, kadang ditambahi dengan bumbu rajang, kadang juga hanya merupakan bumbu rajang saja.

sedangkan,

Tumis

biasanya sebutan untuk masakan serupa berbahan dasar sayuran, atau sayuran dengan tambahan protein. Akan tetapi highlight nya tetap si sayur, misalnya tumis kangkung atau tumis buncis telur dan sebagainya.
Bumbu tumis ini masih identik dengan khas nusantara, karena bumbunya pun hampir sama dengan oseng-oseng, namun umumnya sudah lebih ringan dan light rasa serta tekstur kuahnya.

Yang terakhir adalah 

Cah, 

tadinya saya beranggapan bahwa Cah dan Tumis adalah saudara kembar yang tak memiliki perbedaan sama sekali. Satu-satunya perbedaan anggapan saya hanyalah dalam hal penyebutan saja.
Asumsi saya sebutan ‘tumis’ adalah bahasa lokal, sedangkan sebutan ‘Cah’ adalah bahasa serapan dari kuliner oriental.

Ternyata, memang ada beberapa perbedaan mendasar lho dear.

Perbedaan dasarnya ada pada bumbu, jelas, karena memang Cah adalah kuliner khas oriental yang cenderung menggunakan bawang putih dan jahe serta jenis kecap-kecapan dengan diakhiri minyak wijen sebagai aroma pamungkas kuliner khas oriental.

Sedangkan dari segi bahan, Cah ini lebih mirip Tumis daripada oseng-oseng, yaitu meng-highlight sayuran. Namun tetap bisa ditambahi dengan campuran protein, contohnya; cah kangkung saus tiram, cah baby corn seafood, cah buncis bakso dan lainnya.

*Sumber acuan:
resepkoki.id



Nah, sudah paham kan perbedaan dasar antara ketiga penyebutan tersebut?
Kuy,
Langsung aja eksekusi si Tumis Kangkung Terasi Tabur ini buat makan siang.




***

Resep Cah Kangkung Tabur Terasi


Bahan:

  • 1 baskom sedang Sayur Kangkung bersih
  • 1 sdt terasi tabur siap pakai, (jika menggunakan terasi biasa bisa dihaluskan dengan sedikit air)

Bumbu rajang:

  • 4 buah bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 lembar daun salam
  • 5 cm lengkuas, iris/geprek
  • 1 buah tomat ukuran sedang
  • Secukupnya cabe rawit, bisa utuh atau dirajang
  • Secukupnya gula dan garam
  • Secukupnya minyak goreng/margarin untuk menumis


Resep dengan terasi lainnya: Resep Sambal Matah Bunga Kecombrang

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu dan harum.
  2. Tambahkan daun salam dan lengkuas, aduk-aduk sebentar hingga aroma lengkuas keluar.
  3. Tambahkan secukupnya air, terasi bubuk, gula dan garam. Biarkan hingga air mendidih.
  4. Masukkan sayur kangkung, sambil diaduk agar semua kangkung layu dan tetap berwarna cantik.
  5. Biarkan hingga sayur matang, dan tes rasa. Jika sudah dirasa oke, masukkan tomat dan cabe rawit.
  6. Biarkan hingga tomat agak layu.
  7. Angkat dan siap dihidangkan.

resep tumis



Tips:

1. Jangan lupa membelah bagian batang kangkung yang berukuran besar, tujuannya agar lebih cepat saat proses pematangannya. Selain itu, rumornya di dalam batang kopongnya ini terindikasi tempat persembunyian telur cancing atau lintah.

Namun, menurut saya sih bukan berada di dalam batangnya ya, melainkan ada di batang bagian bawah (bukan akar).
Karena pengalaman saya beli kangkung langsung pada nenek yang menanam di sawah dekat perumahan tempat saya tinggal, pada bagian batang bawah kangkung ini ada makhluk aneh berwarna transparan yang banyak menempel di batang bagian bawah tersebut.

Asumsi saya itu adalah telur atau bayi-bayi  binatang semacam lintah (aiiiii syerem deh kalau ingat itu, suwer).

So, pertama yang harus diperhatikan adalah batang bagian bawah, sebaiknya bagian ini dibuang hingga sepertiga bagian atas. Lalu jangan lupa dibelah bagian batang yang akan dimasak.


2. Agar warna kangkung tetap hijau cantik, masukan kangkung setelah air mengandung garam (ini berlaku juga jika ingin merebus kangkung). 
Kangkung harus segera teremdam air setelah dimasukkan ke dalam wajan atau panci, karena jika kelamaan dalam suhu panas tanpa terkena air garam, biasanya kangkung akan menghitam.

Setelah kangkung dirasa cukup lunak dan matang, sebaiknya segera akhiri proses memasaknya. Karena kangkung yang overcook, warnanya menjadi terlalu pekat dan kurang cantik.
Akan tetapi, jika undercook juga akan alot untuk dimakan, dan itu nggak enak.




Gimana dear, gampang kan?

Yuk langsung bebikin buat keluarga tercintah.

Happy Baking ^o^






Post a Comment

0 Comments