Pengalaman Pertama Masak Nasi Liwet Dengan Tradisi Megibung Bali


megibung


“eh kapan yuk makan bareng-bareng pake alas daun pisang itu!” celetuk saya kala itu,

“owh megibung itu namanya kalau di Bali” sahut bubid, bubid adalah sebutan sayang untuk seorang mamanya  temen anak saya yang berprofesi sebagai bu-bidan.

Mamak-mamak yang lain pun langsung mengiyakan dengan antusias berjamaah.

Saat itu kami lagi ngumpul di rumah bubid buat masak bareng, masak pecel doang sih aslinya, itupun sambalnya sudah ready tinggal seduh. 
Hehe.



Sejarah Tradisi Megibung


Di Bali, sebutan untuk makan bersama-sama dalam satu tempat makan disebut 'megibung'.

Menurut wikipedia, 
Tradisi Megibung ini awalnya diprakarsai oleh I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem, seorang Raja Karangasem (wilayah Bali Timur) yang saat itu memerintahkan para prajuritnya untuk makan bersama dalam satu wadah dengan duduk melingkarinya.

Konon sang raja pun turut serta dalam acara makan bersama tersebut.

Megibung sendiri berasal dari kata ‘Gibung’ yang artinya suatu pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang secara bersama-sama. 
Kemudian diberi awalan –me sebagai penunjuk kata kerja.


lauk nasi liwet
Megibung, tradisi makan bersama dalam satu wadah makan

 

Megibung vs Nasi Liwet

Saya memang salah satu yang kepincut dengan postingan rang-orang dengan cara makan kekinian bareng ‘genks’ pakai alas daun pisang seperti ini. 
Entahlah, seperti menemukan pengakuan saja bahwa saya bersama mereka, bahwa kami guyub, tsahh.

Plus,

Saya penasaran banget sama yang namanya nasi liwet. *duhh ya kalau soal makanan itu rasa penasaran emang nggak bisa ditahan.

Jadinya, 
kami memutuskan untuk makan nasi liwet di rumah saya dengan tradisi megibung pakai daun pisang itu tadi. 
Kebetulan juga waktu itu saya baru pindahan rumah kontrakan, ya itung-itung biar pada tahu kalau saya sudah bergeser tempat tinggal.

Ya kali ada yang mau ngirimin saya kue atau kado apa gitu, biar nggak nyasar.

yakan?

Dan saya,
yang nggak pernah ngeliwet, boro-boro masaknya ya makan aja belum pernah, lho. 
Suwer!

Jadilah saya buru-buru buka kamus di cookpad saya, nyontek resep cici Xanderkitchen *sejak kapan kamu jadi adeknya, mak? Hehe.

Secara ya resep-resep beliau ini sudah terbukti ke-endes-annya bahkan sekarang sudah dibukukan. 

Tapi disini sedikit saya modif ya, menyesuaikan stok yang ada juga sih ceritanya.

Dan ini enak banget, trust me! 
alhamdulillah sih kata emak-emak juga enak.

Yang biasanya takut-takut makan nasi, jadi lah mereka makan nasi semangkuk padat, ya kira-kira sepiring penuh lah. Soalnya saya pribadi juga begah setelahnya, wkwkwk.

Karena saya baik hati, nggak pelit dan nggak sombong, eaaa... ga boleh protes! protes tanda sirik ya...

baiklah saya bagi resep nasi liwet yang waktu itu saya pakai ya, kali aja ada yang pengen nasi liwet tapi belum pernah bikin.

Cuzzz…






***

Resep Nasi Liwet Sunda


BAHAN:

  • 4 cup beras pulen
  • 1-2 lembar daun pandan, simpul
  • 1 genggam teri, goreng
  • 10 buah cabe keriting
  • 5 buah cabe rawit
  • Secukupnya bawang goreng
  • Secukupnya air

 

bumbu:

  • 8 buah bawang merah, iris
  • 5 siung bawang putih, iris
  • 1 sdt garam dapur
  • 3 batang serai, memarkan
  • 5 lembar daun salam



***

CARA MEMBUAT:

  1. Cuci beras dan tambahkan air sesuai takaran beras yang biasa digunakan. *lebihin sedikit air jika dimasak dengan kompor.
  2. Tambahkan daun pandan dan garam, aduk rata lalu masak seperti biasa hingga air susut. Atau jika menggunakan magic com hingga tombol balik ke ‘warm’.
  3. Masukkan bumbu yang sudah ditumis hingga harum, teri goreng dan cabe, aduk rata dan tutup kembali magic com.
  4. Jika menggunakan kompor, tutup rapat panci dan masak lagi dengan api paling kecil.
  5. Taburi nasi liwet dengan bawang goreng dan siap dihidangkan bersama lauk kesayangan.


nasi liwet
Nasi Liwet


Note:

Jika suka ikan asin dan pete juga boleh dijadikan satu dalam nasi ya dear. Berhubung request dari mamak-mamak ‘genk motor’ (baca: emak-emak tukang antar-jemput anak pakai motor), ada yang nggak suka pete, ada yang nggak suka ikan asin jadi pete dan ikan asin kita pisahkan dulu. Biarlah waktu yang mempertemukan mereka kembali.



Lauk Untuk Nasi Liwet

Ini pertanyaan yang kemudian muncul di benak saya yang tak pernah makan nasi liwet ini.

Sejatinya nasi liwet dengan sambal saja sudah 'ndehoy', ajib! 

Karena di dalamnya sudah ada ikan teri/ikan asin goreng. Sudah ada cabenya juga buat yang terlalu suka pedas. 
Tapi dengan asupan sambal, tentunya semakin menambah gairah makan.

*yang doyan pedes, pasti setuju, yakan kan kan?


Hanya saja, buat emak yang sering diet nasi, masa iya cuma sambal doang.

Karena perempuan itu makhluk paling sempurna, yakan, makan pun juga begitu empat sehat lima kudu sempurna paripurna *jadi nggak perlu nanya lagi ya kenapa banyak emak-emak bohai!

Contoh lauk, sayur dan printilan yang bisa match sama nasi liwet (versi saya) adalah:
  1. Ayam/ikan: bumbu merah/pedas, bakar, kremes.
  2. Telur: balado/telur asin
  3. dadar Jagung
  4. pepes (apa aja)
  5. tempe/tahu goreng (bacem juga oke), ehh mendoan juga oke lho!
  6. perkedel kentang
  7. sayur urap/trancam, ajib!
  8. timun dan kemangi segar (lalapan)
  9. Labu siam rebus
  10. terong
  11. sambal pete
  12. sambal apa aja oke
  13. kerupuk
  14. DAUN PISANG jangan lupa!


Oke dear, selamat ngaliwet bareng genks ya...
Jangan sungkan kalau mau ngundang saya juga, xixixi...


Happy Cooking ^o^


makan bersama
Bareng Tobeli Squad *luv luv luv





Post a Comment

2 Comments

  1. Wah makanan nge-hits ini, makan alas daun pisang hehehe, contek dulu resepnya tapi entah masaknya kapan wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah masak aja, pake mejikom, tar saya bantuin, makan wkwkwk

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel sampai selesai. Jangan lupa tinggalin jejak di kolom komentar, ya dear.

Harap berkomentar sesuai artikel, dengan bahasa yang baik dan sopan.
Link Aktif dan SPAM akan dihapus.
NO WAR!

Happy reading other article....