Menu

SOLUSI TETAP BUGAR SAAT PINDAHAN DENGAN LEMON MADU

Pindahan rumah itu memang butuh energi extra, apalagi jika barang printilannya lumayan banyak, iya kan? 
Yang sering pindah kontrakan seperti saya pasti tau deh rasanya.



Solusi tetap bugar saat pindahan dengan lemon madu



Assalamualaikum...

Halo  semuanya,

Entah kenapa sejak bulan Ramadhan kemarin, rasanya saya sibuk banget, padahal juga bukan bisnis women yang skejulnya padat merayap itu.
Tapi entahlah, ada saja yang bikin saya jadi seolah-olah super sibuk.

Ada yang merasa seperti saya ini juga nggak ya? Merasa sibuk padahal sebenernya juga nggak sibuk.

Berawal dari ramadhan dengan orderan kue yang alhamdulillah full, urusan mudik lebaran dan liburan si kakak.
Liburan selesai disambung kakak yang naik kelas enam dengan segudang kegiatan plus jadwal padat merayapnya, dan yang terakhir kemarin adalah pindahan kontrakan.

Iya mak icik baru pindahan, maklumlah masih "kontraktor" ya, dan kebetulan rumah kontrakan yang lama sepertinya sudah kurang menyatu dengan hati kami dan dompet kami tentunya, hihihi.

Nah, kebayang kan betapa ribet dan melelahkannya sebuah pindahan itu. Iya kan?
Yang sering pindah kontrakan kayak saya pasti tau rasanya, *toss dulu.

Mulai dari beresin rumah yang mau ditempatin, ngemas barang-barang yang sudah "tenang" di rumah lama lalu kemudian dipindahin ke rumah kontrakan yang baru.
Dilanjutkan dengan menata barang-barang tersebut lagi.
Baru segini saja sudah kebayang dong pasti bakalan melelahkan.

Betul tidak?

Tidak cukup hanya segitu, kebetulan rumah kontrakan saya yang baru ini meskipun terbilang bangunan baru, tapi sudah lama kosong karena memang tidak dihuni oleh pemiliknya. Jadi ada beberapa tembok yang jamuran dan rumput liar yang seliar-liarnya.

Kebetulan juga karena saya mendapat harga sewa yang sedikit lebih murah dari pasarannya, jadilah si empunya rumah kurang begitu menservis si rumah ini.

Memang bukan masalah krusial yang perlu diviralkan juga sih, tapi pasti agak mengganggu nantinya kalau kami biarkan begitu saja.
Jadi kami sendiri lah yang harus agak sedikit memberi sentuhan. Toh kami juga yang bakalan menghuninya, setidaknya setahun kedepan.

Tukang cat amatiran, fokus kaos kaki hitamnya hihihi

Mulai dari mengecat beberapa bagian tembok yang agak jamuran, masangin beberapa pipa ini dan itu sampai bersihin rumput yang menjadi perdu di kanan dan di kiri rumah, hemmm sesuatu sih ini ya.

Baiklah, dinikmati saja proses ini seperti layaknya menservis rumah kami sendiri, dengan diiringi doa dan besar harapan agar segera punya rumah sendiri tentunya, aamiin.



Pindahan rumah
Source: 99.co


Hari H pun akhirnya datang juga. Setelah lebih dari satu minggu kami mengutak-atik tembok, pipa dan kawan-kawannya.
Masalah kembali datang dari "kantor" saya.
Iya, kantor saya adalah dapur ya teman.

Berbeda dengan rumah kontrakan yang lama dimana dapurnya super lebar, sedangkan rumah kontrakan baru ini dapurnya super sempit.
Sementara loyang saya lumayan banyak, secara kan doyan bikin kue.

Yang pastinya kami harus mengakalinya dengan meja ala kitchen set agar beberapa peralatan dapur bisa stay dan ready di dapur saat saya "bekerja".

Tentu ini juga tak kalah menghebohkannya, membuat meja atau lemari dapur sendiri. Kalau bahasa kerennya DIY alias do it yourself.
Itu memang sesuatu, sesuatu banget lah buat kami.

Hanya berbekal ilmu dari internet, kami nekat membuat meja kitchen set ala-ala itu sendiri.
Bukannya kami sok-sokan sih ini.
Beberapa hari sebelumnya kami sudah keliling ke beberapa toko furnitur dan juga pengrajin meja.
Tapi apalah daya, budget kami sungguhlah terbatas.

Kolaborasi antara suami saya yang "buta" dengan segala macam urusan pertukangan kayu, dan saya yang sok-sokan bisa jadi tukang kayu dengan berbekal ilmu dari mbah Google.
Alhamdulillah jadi juga akhirnya si kitchen set abal-abal itu meskipun dipenuhi dengan seribu drama.

Kitchen set murah meriah
Penampakan kitchen set abal-abal ala kami

Saya bertugas sebagai planner dan suami yang tukang eksekusi. Saya yang mengukur dan menggaris, suami yang menggergaji. Saya yang salah ukur dan suami yang menggergajinya tidak simetris, miring dan bergerindil.

Tapi semua drama itu menjadi cerita, bahwa kami bukan hanya sekedar patner hidup tapi juga patner membuat meja, hihihi.
Patner berantem juga saat saya salah ukur atau suami menggergaji dengan ogah-ogahan yang menghasilkan potongan miring bin bergerindil itu.

Lelah, tentu saja.

Apalagi debu kayu bekas gergajian itu lumayan menusuk hidung, yang membuat kami sering bersin-bersin. Ditambah cuaca yang lagi panas-panasnya meskipun kadang mendadak mendung kelabu.

Meski begitu, kami tetap semangat dan strong, lho.
Alih-alih biar cepat selesai dan barang-barang yang masih berserakan segera tenang di tempatnya masing-masing.

Semua polusi debu kayu dan panas yang melelahkan itu sirna karena kami ditemani minuman segar Lemon dan Madu yang tentunya menyehatkan, selain sebagai pelepas dahaga minuman ini sekaligus membantu mendetox tubuh dari polusi juga.

Seperti polusi bahan makanan sintetis, polusi udara, serta polusi-polusi lainnya yang tentunya bisa mengganggu kinerja tubuh yang membuat kita mudah lelah.

Natsbee Honey Lemon
Natsbee Honey Lemon


Eitsss, jangan khawatir ribet karena harus memeras lemon terlebih dulu, atau harus belepotan dengan madu yang tumpah-tumpah.
Karena kini minuman sehat lemon dan madu sudah ada yang siap minum, lho.

Namanya NATSBEE Honey Lemon dari Pokka.


Kenapa harus Natsbee Honey Lemon?


Iya, karena Natsbee Honey Lemon dari Pokka ini mengandung lemon dan madu asli.
Tahu kan begitu banyak manfaat Lemon dan juga madu?

Si kuning imut ini selain dapat digunakan sebagai campuran cake, dressing salad, dan garnish, juga bisa digunakan sebagai detoksifikasi.


Apa itu detoksifikasi?

DETOKSIFIKASI - atau sering juga disebut "Detox" adalah proses pembersihan racun (toxic) pada tubuh yang bertujuan untuk menyehatkan tubuh.

Belakangan ini, "detox" telah santer diperbincangkan dari semua kalangan. Mulai dari kalangan artis, pejabat,  wanita karir, hingga ibu-ibu rumah tangga biasa, seperti saya.


Kenapa harus detox?

Kehidupan modern saat ini, sering menjebak kita dalam situasi dilema kemajuan teknologi. Seperti yang kita ketahui, kemajuan teknologi seperti sekarang ini membuat kita lumayan sulit untuk menemukan makanan atau bahan makanan yang benar-benar sehat.

Mulai dari makanan siap saji atau instant, residu pestisida pada sayuran dan buah-buahan, serta dugaan praktek penggunaan borax dan formalin pada bahan makanan, semakin menambah daftar panjang kesulitan kita mendapatkan makanan sehat.

Pola makan yang tidak sehat dengan diperparahnya asupan makanan yang kurang baik tersebut, ditambah paparan polusi dari asap kendaraan bermotor dan asap rokok, serta minimnya aktifitas fisik atau olahraga, maka bertambah pula potensi tertimbunnya zat toxic yang mengendap dalam tubuh kita.

Yang pada akhirnya akan memicu berbagai gangguan kesehatan.


Apa sih manfaat detox?

Detoksifikasi yang tujuan utamanya adalah membuang racun atau efek  negatif pada tubuh akibat pengaruh lingkungan dan pola hidup yang kurang baik, memiliki berbagai manfaat antara lain:

Meningkatkan energi/kebugaran

Saat tubuh kita "bersih" dari zat-zat negatif (toxic)  maka pembakaran dalam tubuh akan bekerja lebih optimal, sehingga mampu menghasilkan energi yang lebih optimal juga.

Meningkatkan imunitas/kekebalan tubuh

Dalam kondisi tubuh yang "bersih" maka penyerapan nutrisi dan gizi pun lebih maksimal, hal ini tentunya membuat daya tahan tubuh pun semakin baik.

Menurunkan berat badan

Manfaat lain dari detox adalah memperbaiki masalah pencernaan yang tentu saja akan berpengaruh pada penurunan berat badan.

Saat pembakaran kalori dan lemak berjalan dengan baik, tentu saja akan berdampak pada tubuh yang ideal. Penurunan berat badan dengan detoksifikasi ini umumnya lebih stabil daripada sekedar diet kalori saja.
Namun, tentu saja tidak boleh kalap makan lagi setelah proses detox berhasil, dan harus selalu diimbangi dengan gaya hidup sehat, ya.


Baca juga: Menu dan Tips Dasar Diet Mayo, 13 Days without salt.


Muda lebih lama

Selain membuang racun, detox juga dapat mengurangi radikal bebas. Akibatnya tubuh akan mampu meregenerasi sel dengan baik. Sehingga dapat memperbaiki kerusakan sel-sel termasuk pada kulit yang menyebabkan aging atau penuaan.

Dalam pengoptimalan regenerasi sel tersebut, dampak positif lainnya adalah membuat rambut lebih sehat, kulit lebih terlihat segar yang pada akhirnya membuat kita terlihat muda lebih lama. Betul?


Bagaimana cara melakukan detoksifikasi?

Puasa

Puasa, pada dasarnya adalah mengurangi atau bahkan menghentikan aktifitas makan di jam-jam tertentu. Fakta mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu selama delapan jam untuk menyerap nutrisi dari makanan terakhir yang kita makan.

Wow!
Apa kabar saya ya, yang tiap menit caplok sana caplok sini? *Harus segera detoksifikasi ini!


Aktifitas fisik atau olahraga

Luangkan waktu sedikitnya 30 hingga 45 menit per hari untuk melakukan olahraga kecil seperti berlari atau berjalan cepat.
Lebih baik lagi jika dilakukan di ruang hijau terbuka seperti area jogging track yang belakangan ini digalakkan di hampir semua wilayah perkotaan.

Tahukah teman, selain menghasilkan keringat yang tentunya bisa membuang racun, kegiatan berjalan kaki sedikitnya 45 menit per hari ini mampu menurunkan berat badan, lho.

Nah, buat ibu-ibu yang sering berbelanja ke warung ujung gang saja menggunakan motor, coba deh mulai sekarang ke warung gang depannya jalan kaki saja.

Yuk Bunda kita galakkan kegiatan berjalan kaki ini!


Perbanyak konsumsi sayur dan buah

Apakah porsi sayuran yang kita konsumsi sudah cukup untuk mendetoksifikasi racun dalam tubuh kita?

Inilah yang sering menjadi salah kaprah. Merasa sudah makan sayur, tetapi tetap saja tubuh terasa berat.

Tahukah teman, bahwa kita membutuhkan sayuran dengan porsi yang lebih banyak daripada karbohidrat. Kira-kira sekitar satu mangkok besar penuh sayuran.

Nah kan, yakin sudah cukup konsumsi sayurannya?

Selain sumber karbohidrat kompleks, sayuran juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh serta kaya serat. Serat inilah yang nantinya membantu fungsi pencernaan dalam membersihkan zat-zat negatif dalam tubuh (toxic).

Perbanyak konsumsi air putih

Tujuan kita minum tentu untuk melepas dahaga. Tapi lebih daripada itu, air dibutuhkan untuk menghidrasi tubuh kita yang notabene mengandung 80% air dan membantu menjalankan proses metabolismenya.

Bayangkan anda sedang mencuci piring kotor yang penuh dengan lemak, setelah dicuci dengan sabun, tentu anda akan membutuhkan air guna membersihkannya secara keseluruhan, bukan?

Begitu pula dengan air putih yang kita konsumsi, air akan membantu membersihkan atau meluruhkan sisa-sisa metabolisme dalam tubuh yang kemudian akan dikeluarkan dalam bentuk urine dan juga keringat.


Detoksifikasi dengan air lemon

Asam sitrat yang terkandung dalam buah lemon dapat bekerja bersama tubuh untuk membantu memelihara dan mengoptimalkan proses pencernaan, sehingga membantu melancarkan BAB dan mencegah sembelit.
Sifatnya yang mampu merubah air seni menjadi Basa dipercaya mampu mengurangi resiko penyakit batu ginjal.

Selain itu, kandungan kaliumnya yang cukup tinggi juga dapat membantu mengontrol tekanan darah. Sedangkan kandungan vitamin C nya yang tinggi akan bertindak sebagai antioksidan, yaitu membantu melindungi sel melawan radikal bebas.

Dalam sebuah studi dikatakan bahwa vitamin C mampu mengurangi keriput dan membuat kulit tampak segar.

Hal ini disebabkan karena vitamin C dapat membantu membentuk jaringan ikat di bawah kulit sehingga dapat menjadi bantalan penyangga. Dimana faktor bertambahnya usia membuat efektifitas jaringan ikat ini menurun, sehingga kulit akan mengendur atau keriput.

Mengkonsumsi air lemon secara rutin mampu meningkatkan proses detoksifikasi, membantu mengencerkan darah kental karena gangguan kolesterol, dan kandungan polifenolnya membantu mengurangi nafsu makan.

Nah, ini nih yang dicari ibu-ibu dari tadi. Hehehe.

Dan yang tak kalah menggiurkannya, lemon mengandung 22 senyawa anti kanker yang dapat memperlambat pertumbuhan tumor dan kanker.


Manfaat Madu dalam air lemon

Tambahkan sedikit madu murni sebagai campuran air lemon anda. Selain berfungsi mengurangi rasa asam, madu murni juga memiliki banyak khasiat.
Antara lain adalah meningkatkan stamina, meningkatkan metabolisme, sumber nutrisi dan masih banyak lagi.


***


Jadi nggak salah kan kalau mengganti minuman segar kita dengan minuman yang menyehatkan seperti NATSBEE Honey Lemon dari Pokka ini.
Natsbee Honey Lemon ini cocok banget diminum dalam kondisi dingin. Hmmm, pas banget kan saat cuaca yang lumayan menyengat gini minum yang segar-segar?

Natsbee Honey Lemon
Natsbee Honey Lemon


Dahaga terobati badan pun bugar kembali, karena segudang manfaat lemon dan madu yang mampu meningkatkan energi kita.

Semoga tulisan ini bermanfaat, ya!
Stay healthy, stay Happy.
Jangan lupa bersyukur dan bahagia.

Buat yang lagi pindahan, semangat!




***
Sumber acuan:
www.msn.com
manfaat.co.id
Liputan6.com
Lifestyle.kompas.com
kompas.com
www.aladokter.com
Dan link lainnya yang pernah saya singgahi.



- Mak Icik -


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan tidak meninggalkan link hidup.
Stop comment war!

Yukk bijak ber-Social Media...

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community