Menu

Buntil - kuliner asal Banyumas jawa tengah ini berasal dari kata Buntelan yang diuntil-until, yang artinya bungkusan yang digulung-gulung/diikat-ikat. (Source: alamatpalsusmapa.blogspot.com)




Assalamualaikum,

Postingan ini masih ada sangkut pautnya sama postingan kemarin ya, yaitu tentang lomba resep #MasakanRumahKhasRamadhan yang diadakan oleh So Good, yang diperpanjang sampai 7 juli mendatang.

Bukan kemaruk sih saya, tapi lebih tepatnya galau. Saya galau memilih ide mana yang akan saya ikutkan lomba, *ih sok banget ya saya? kayak idenya sudah pasti kepilih aja, wkwkwk.

Jadi saya putuskan untuk upload saja keduanya. Dipilih atau tidak itu urusan juri, tapi buat saya bisa berkreasi yang meskipun cuma segini-gini aja, dan hasilnya bisa saya makan itu sudah alhamdulillah banget.
Ketahuan kan saya sering gagal bereksperimen, hihi.

Nah daripada ide ini cuma saya simpen sendiri dan kebanyakan bakalan terlupakan, jadi saya share aja ya, siapa tahu ada yang bosen nugget nya cuma digoreng 'sreng' doang.
Boleh deh cobain buntil naget ikan ini aja, dalam satu menu masakan sudah ada proteinnya, sayurnya, plus kuahnya dan ada cabenya pula. Komplit bukan?

Yuk ah langsung saja kita eksekusi!


BACA JUGA: Menu Praktis Ramadhan: So Good Karage siram Acar Kemangi



Buntil Kemangi isi Naget Ikan So Good


RESEP BUNTIL KEMANGI ISI NAGET IKAN SO GOOD

(Untuk 6 porsi)

BAHAN:

  • 1 Bungkus Naget Ikan (fish nugget) SO GOOD
Naget Ikan dari So Good yang saya gunakan dalam resep ini


  • 2 ikat daun singkong (boleh diganti daun pepaya/keladi)
  • 1 ikat daun kemangi (boleh diganti daun kenikir)
  • 1/2 btr kelapa muda, parut
  • 750 ml santan sedang
  • 10 buah rawit, sesuai selera
  • 1 ibu jari lengkuas, geprek
  • 2 btg serai, geprek
  • 2 lbr daun salam
  • 1 lbr daun jeruk
  • Benang katun untuk tali

• Bumbu halus untuk isian:

. 4 buah bawang merah
. 3 siung bawang putih
. 1 ruas jari kencur
. 1 ruas jari jahe
. 1 ruas jari lengkuas
. Sesuai selera cabe merah besar/keriting
. Garam & gula ️

• Bumbu halus untuk Kuah:

. 5 buah bawang merah
. 3 siung bawang putih
. 1/2 sdm ketumbar
. 2 btr kemiri
. 1 ruas kencur
. 1 ruas kunyit
. Garam & gula

CARA MEMBUAT:

  1. Rebus daun singkong 1/2 matang. Tiriskan. (Lakukan hal yang sama untuk kenikir

  2. Goreng naget ikan sesuai petunjuk dalam kemasan, sisihkan. 

  3. Tumis bumbu isian hingga harum, masukkan kelapa muda parut. Masak hingga bumbu meresap. Koreksi rasa. 

  4. Tata daun singkong membentuk lembaran, beri kemangi, isi dengan isian kelapa dan naget ikan goreng. 
    Karena daun singkong saya kecil2 dan nggak bisa dibikin lembaran, jadi cukup saya tata rapat saja.
  5. Lipat dan bungkus, ikat dengan tali. *Saya pakai pita ya, ini yang disebut tak ada rotan pita pun jadi, hehehe. Sisihkan. 
    Cara ikatnya bebas, yang penting rapat.
  6. Tumis bumbu untuk kuah santannya, tambahkan daun salam, lengkuas dan serai. Masukkan santan sambil diaduk hingga mendidih. 
  7. Masukkan buntilan, masak hingga bumbu menyatu dengan santan. Koreksi rasa. 
  8. Masukkan cabe rawit dan daun jeruk, tunggu hingga layu. Matikan api. 


Tips:

• Cara merebus sayuran daun agar tetap berwarna hijau cantik, tambahkan garam saat merebusnya. Dan segera rendam dengan air dingin agar proses pematangan segera terhenti dan tidak menyebabkan sayur overcooked.
• Hindari mengikat menggunakan tali yang berbahan plastik, karena plastik dapat larut saat proses pemanasan. Nggak mau kan makan plastik?
• Sebaiknya masukkan cabe rawit dan daun jeruk saat masakan sudah hampir matang atau siap diangkat, ini untuk menghindari rasa pahit dari daun jeruk dan aroma daun jeruknya menjadi lebih terasa.



***



Tentang So Good

Semua sudah tahu ya kenapa saya memakai produk So Good, iya, karena produk So Good sudah bersertifikat halal, jadi nggak perlu was-was lagi.
Praktis dan mudah didapat di minimart terdekat.
Diolah dengan teknologi proses modern dengan kontrol kualitas yang ketat agar tetap terjaga kualitas gizi proteinnya dan tentunya higienis.

Buat yang belum tahu apa saja varian So Good, info lengkapnya klik link disini ya sogood.id

Source: Instagram Official So Good 


- Mak Icik -
4

Euphoria Ramadhan selalu saja membawa cerita setiap tahunnya. Meski setelah hari kemenangan tiba euphoria itu pun seringnya ikut berlalu, namun peningkatan ibadahnya nggak boleh ikutan berlalu juga ya.

So Good Karage siram Acar Kemangi


Assalamualaikum semua,

Postingan ini berawal dari pengumuman Lomba Resep #MasakanRumahKhasRamadhan dari So Good yang kabar baiknya adalah diperpanjang hingga 7 juli mendatang. Yeayyy!
Saya membacanya di timeline Instagram Official So Good.

Ceritanya waktu Ramadhan kemarin, anak sulung saya yang paling rewel kalau disuruh makan ikan, mendadak lahap sekali makan lauk ikan kuah acar yang dibeli ayahnya sore itu.
Iya, saat bulan Ramadhan saya memang sering absen masak, apalagi masak makanan yang rumit.

Bukan karena saat puasa saya bermalas-malasan lho ya, kadang sih iya, tapi Alhamdulillah saat bulan Ramadhan saya lebih sibuk mengurusi loyang kue daripada wajan. Hehehe.

Bersyukurnya lagi, anggota keluarga nggak pernah protes soal ini. Suami saya juga paham kondisi saya, jadi beliau pun lebih menyarankan beli lauk siap santap saja kalau saya capek, daripada dia dapet tugas mijitin kaki isterinya maksudnya, saya hapal kok kalau itu hehehe.
Terutama untuk menu buka puasanya.
Toh saat Ramadhan memang banyak sekali penjual lauk siap santap yang melapak sejak ba'da ashar hingga menjelang maghrib.

Meski saya tinggal di Bali yang notabene sebagai kaum minoritas dan pendatang, tapi sekarang di Bali banyak lho penjual makanan halalnya.
Biasanya kami membelinya di sebelah masjid agung, di sekitaran kampung jawa. Yang setiap Ramadhan selalu penuh dengan pedagang lauk dan takjil.

Kalau sudah begini, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?

Tapi, ada tapinya juga sih. Sudah diberi nikmat tapi masih mengeluh ya, hehehe.

Kalau beli lauk siap santap ya yang pasti menunya itu lagi itu lagi, dan selalu sama setiap tahunnya.
Rasanya pun juga nggak selalu sesuai selera kita. Seringnya sih pasti kepedesan buat suami dan anak-anak saya, kalau saya mah malah lahap sama yang pedes-pedes, hehehe emak-emak banget ya.

Balik lagi ke cerita ikan kuah acar tadi. Sebenernya sih yang kami rasai saat itu kebetulan kuah acarnya terbilang hambar, kami maklum saja sih karena penjual atau yang masak pasti juga sedang puasa.
Tapi entah kenapa si sulung justru lahap.
Pas saya tanya ternyata dia bilang dia suka kuah acar kuning.

Baiklah nak, besok emakmu akan masak kuah acar kuning yang lezat, insyaAllah.

Pas keesokannya, kok jangankan masak ikan kuah acar yang bisa dipastikan mustahil bisa mengoprek-ngoprek sisik ikan, mengini dan menganu si ikan, sedangkan pergi ke pasar pagi buat beli ikannya saja lupa.
Maklum saja, setelah sholat subuh si emak ini sudah berkutat dengan loyang dan oven, demi kejar orderan.

Tapi karena saya juga sedang kangen dengan masakan kuah acar, ayo saja lah kita segera ke minimart terdekat. Maksud hati sih pengen beli Fish Karage atau Fish Popcorn dari So Good yang produknya sudah terjamin berkualitas dan terjaga kandungan nutrisi proteinnya.

Eh tapi ternyata, saya cuma kebagian Chicken Karage So Good saja. Itupun tinggal satu saja kata si penjaga minimart nya.
Maklumlah ya, produk So Good memang sahabat emak saat Ramadhan.

Dan pulanglah si emak ini dengan sebungkus Chicken Karage dari So Good beserta beberapa bahan pendukung acar kuning yang bisa dibeli di toko sayur langganan terdekat. Karena bahannya pun memang sederhana saja.

Yuk langsung saja kita eksekusi!

Chicken Karage dari So Good yang saya gunakan dalam resep ini



BACA JUGA: Buka Puasa dengan Bakso Penyet Andalan



Resep So Good Karage siram Acar Kemangi

(Untuk 2 - 3 porsi)

Bahan-bahan:

  • 1 bungkus Chicken Karage (bisa diganti Fish Karage/Fish Popcorn)
  • 1 buah wortel ukuran kecil
  • 1 buah timun ukuran kecil
  • 10 buah cabe rawit utuh, sesuai selera aja
  • 1 batang serai bagian putihnya
  • 1 lembar daun jeruk
  • 2 buah bawang merah utuh/potong besar-besar.
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • Segenggam kecil daun kemangi
  • Secukupnya air

bumbu halus:

  • 3 buah bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas jari kunyit
  • 1 ruas jari jahe
  • Secukupnya garam dan gula


Cara membuat:

  1. Goreng Chicken Karage So Good sesuai petunjuk di kemasan, sisihkan. 

  2. Tumis bumbu halus hingga layu, masukkan serai dan daun jeruk. Tambahkan air. *Takaran air menyesuaikan saja ya, tergantung seberapa banyak kuah acar yang diinginkan. Saya pakai kurang lebih 2 gelas. 

  3. Masukkan wortel yang sudah dipotong korek ketebalan sedang. Masak hingga wortel setengah matang. 
  4. Masukkan potongan timun, cabe rawit utuh, bawang merah, gula dan garam. Masak hingga semua bahan matang. Koreksi rasa. 
    Abaikan wajannya yang hitam dekil ya, hihihi.
  5. Jika rasa sudah oke, masukkan kemangi dan air jeruk nipis. Aduk rata dan matikan api.
  6. Tata Karage di piring saji, siram dengan acar kuning. Siap santap deh. 



Gimana bunda, Gampang banget kan?
Dan pastinya enak dan sueger buat buka puasa, hehehe.
Tapi awas! Jangan sampai kalap ya makannya, nanti hikmah puasanya jadi hilang entah kemana deh.




***



Kenapa saya menggunakan produk So Good?

Karena produk So Good sudah bersertifikat halal, jadi nggak perlu was-was lagi ya.
Selain yang pasti praktis dan mudah didapat, semua produk So Good diolah dengan teknologi proses modern dengan kontrol kualitas yang ketat agar tetap terjaga kualitas gizi proteinnya dan tentunya higienis.

Buat yang belum tahu apa saja varian So Good, info lengkapnya klik link disini ya sogood.id

Menu Praktis Ramadhan: So Good Karage siram Acar Kemangi


- Mak Icik -

6

Ketupat - merupakan salah satu menu wajib saat perayaan hari raya Idul Fitri. Hidangan ketupat ini biasanya disuguhkan dengan berbagai varian lauk dan sayur sesuai ciri khas daerah masing-masing. Kalau ketupatmu pakai lauk apa?

Sajian khas Lebaran: Ketupat cap Gomeh


Assalamualaikum semua,
Minal aidzin wal faidzin ya, mohon maaf lahir dan batin.
Taqaballahu Minnaa Wa Minkum, Taqabal Yaa Kariim...
Semoga amal ibadah kita diterima Allah swt.

Lebaran, atau hari raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi kita umat Islam. Hari dimana kita merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berperang melawan segala hawa nafsu diri kita sendiri.

Saat Lebaran seperti ini tentu akan dijadikan sebagai moment yang pas ya buat keluarga besar kita ngumpul. Nah, saat berkumpul bersama keluarga besar seperti ini tentu saja tidak pernah lepas dari yang namanya hidangan. Entah itu kue kering, cake atau menu makanan berat.

Di beberapa kota atau daerah, katupat menjadi hidangan utama saat hari pertama Lebaran. Lauk pendampingnya pun disajikan bermacam-macam, sesuai dengan ciri khas masing-masing daerah.
Mulai dari opor ayam, kita tahu ya menu opor ayam ini adalah yang paling jamak sering kita jumpai. Menu pendamping lainnya yang tak kalah tenar adalah sambal goreng, bisa udang, pete, jengkol, kulit sapi, kentang ati dan lainnya.

Ketupat sering juga disajikan dengan sayuran berkuah santan seperti lodeh kacang panjang, labu jepang dan juga nangka muda. Dan masih banyak menu lainnya seperti rendang, gulai, balado dan seterusnya.

Kebetulan karena si pak suami saya adalah keturunan keluarga besar Banjarmasin, jadi kemaren saya nemu tuh yang namanya Soto Banjar saat bertandang ke salah satu nini atau tetua keluarga besar Banjar yang ada di Bali.

Suami saya memang keturunan keluarga besar Banjar, namun karena dia kelahiran Surabaya dan besar di Bali, nah lho! Nggak jelas kan? Jadi ya kami tidak pernah mudik ke Banjarmasin. Karena orang tua dan saudara-saudara kami semuanya tinggal di Bali.
Meski begitu, karena masih ada beberapa kerabat agak dekat disana, suatu saat kami juga ingin bersilaturahmi kesana dan menikmati sajian khas Banjar sebagaimana aslinya, hmm nelen ludah dulu ya, on planning insyaAllah.

Sedikit cerita tentang soto Banjar yang saya tahu, soto Banjar ini tidak sebening kebanyakan soto di jawa ya. Karena dalam pembuatannya, soto Banjar ini ditambahkan susu cair dalam kuahnya, kata acil yang punya rumah begitu. Acil adalah sebutan untuk bibi atau tante. Kata beliau juga, Soto dan Sop Banjar sebenarnya sama. Yang menjadi pembeda adalah, jika Soto disajikan bersama ketupat sedangkan Sop Banjar disajikan dengan Nasi.

Beberapa resep asli yang pernah saya baca pun sepertinya ada yang menambahkan kuning telur bebek rebus, nah khan gimana nasib kolesterol saya kalau makan itu? Tapi karena sejauh ini saya belum mempraktekkan sendiri, dan biarkan kakak ipar saja yang masak, jadi saya tidak tau persis bagaimana prosesnya, next time ya insyaAllah.

Dalam sajian Lebaran khas Banjar lainnya, ada juga yang namanya "tumis". Tumis ini bukan seperti tumis sayur kangkung atau kacang panjang yang pada umumnya ya.
Tumis ini berupa hidangan lontong dengan sayur kuah santan dan ayam atau ikan yang dimasak bumbu merah. Beberapa kali saya mencicipi hidangan ini saat bertandang di salah satu rumah paman suami saya.

Ada juga hidangan lapat, tapi entahlah, saat mereka memasaknya pasti pas kami mudik ke jawa ke rumah orang tua saya, hahaha. Jadi next time saja kita bahasnya ya, karena saya belum pernah mencicipinya.

Nah kalau di Pasuruan, tempat tinggal orang tua saya. Hidangan ketupat ini umumnya tidak dihidangkan saat hari raya pertama, melainkan di hari ke tujuh Lebaran. Di tempat kami sering juga disebut dengan Lebaran ketupat.

Menu lauk pendampingnya antara lain: opor ayam kuning, sayur lodeh tahu tempe, sayur labu jepang/labu siam, telur petis, sambal goreng, dan yang tak ketinggalan biasanya dilengkapi dengan bubuk koya dari kedelai.
Hidangan semacam ini bisa juga disebut lontong cap gomeh.

Berbeda dengan ketupat yang disajikan di hari raya pertama, yang biasanya dihidangkan hanya untuk makan ditempat saat bersilaturahmi.
Lebaran ketupat di tempat saya, hidangan ketupat ini dibagikan ke tetangga terdekat.
Bisa dalam bentuk sajian siap santap, yaitu ketupat yang sudah disajikan di piring bersama lauk pendampingnya dan siap dimakan. Atau ketupat dan lontong yang masih utuh dengan lauk pendamping yang terpisah wadahnya. Tujuannya, agar bisa dimakan agak nanti dan tidak cepat basi.

Kalau jaman saya kecil dulu, selain ketupat, hidangan khas lainnya saat lebaran ketupat adalah lepet. Lepet ya bukan lapat. Lepet ini terbuat dari beras ketan ditambah kelapa muda parut dan dicampuri sedikit kacang otok. Dimasaknya dengan cara direbus seperti membuat ketupat.
Kalau di Bali mungkin ini sekerabat dekat dengan jajan bantal namanya. Atau juga masih seperanakan sama lupis. Lupis ya bukan lupus!



Telur petis cap gomeh
Telur Petis Cap go meh

Resep Telur Petis (Lontong cap Gomeh)

(Source: meirina cookpad)

Bahan-bahan:

  • 8 butir telur
  • 2 sdm petis udang
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 ruas lengkuas, geprek
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun salam
  • 2 buah serai, memarkan
  • 150 ml santan (me: skip)
  • Secukupnya air
  • Secukupnya cabe rawit utuh

Bumbu halus:
  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt merica
  • 1 ruas kencur
  • Secukupnya garam

Cara membuat:

  1. Rebus telur hingga matang lalu kupas.
  2. Tumis bumbu hingga layu, masukkan telur, santan dan petis udang. Aduk rata.
  3. Masak hingga air menyusut. Koreksi rasa.


BACA JUGA: Tips: Cara Mudah Mengupas Telur Rebus



***

Note:

• Jika kurang suka dengan petis, takaran petis bisa dikurangi ya. 
• Sebaiknya gunakan petis yang bagus dan enak, karena ini mempengaruhi rasa keseluruhan.


Gimana, gampang khan? Cobain deh, dijamin nagih tralala. Yuk mari makan ketupat cap go meh dulu!

Selamat Hari Raya Idul Fitri ya...


Ketupat Cap Go Meh ala Mak Icik




- Mak Icik -


0

Sambalmerupakan salah satu menu andalan dan favorit keluarga Indonesia. Seperti yang kita tahu, dari sabang sampai merauke ada banyak jenis sambal, hal ini mengindikasikan bahwa kita adalah pecinta sambal.

Buka puasa dengan bakso penyet andalan


Menu buka puasa pastilah makanan yang menjadi favorit kita tentunya, sebagai reward setelah seharian berpuasa menahan lapar.

Kalau di keluarga saya kebetulan paling suka dengan menu sambal, terutama saya sih, hehehe.
Suami saya memang agak mudah iritasi dengan makanan pedas, tapi bukan berarti dia tidak suka sambal, ya.
Tentunya sambal yang tidak terlalu pedas dan masih ramah dengan perut.

Saat isterinya ini lagi sibuk (baca: malas masak), menu andalan kami adalah sambal dengan segala yang dipenyet diatasnya.
Seperti tempe penyet, ayam penyet, telur, ikan, nugget, sosis, bakso dan apapun yang tersedia di kulkas.

Berhubung di akhir-akhir Ramadhan ini, dan juga akhir-akhir Ramadhan sebelumnya, saya sering dilanda sibuk bikin kue pesanan yang entah sampai subuh yang mana bisa segera terselesaikan, Alhamdulillah ya, meskipun hayati agak lelah.
Jadi menu buka puasanya pun yang simpel saja,  tapi tetap menggugah selera tentunya.


Baca juga: Sambal Sari Laut khas Palu


Resep Bakso Penyet


Bahan:

  • 1 bungkus Bakso Kuah Instant Sapi SO GOOD
  • Secukupnya Tempe goreng
  • Secukupnya sayuran lalapan seperti Timun, Kacang panjang, kemangi, kubis dll.
Bakso sapi so good
Bakso Sapi dari SO GOOD yang saya gunakan dalam resep ini

Bahan sambal:
  • 1 buah cabe merah
  • 3 buah cabe rawit (sesuai selera)
  • 1 buah tomat
  • 2 buah bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1  Ujung sdt terasi matang
  • Secukupnya garam dan gula

Cara membuat:

  1. Goreng Bakso Sapi SO GOOD sebentar hingga sedikit mengulit, sisihkan.
  2. Goreng bahan sambal hingga layu.
  3. Uleg bahan sambal dengan cobek, jangan lupa koreksi rasa. 
  4. Letakkan Bakso sapi SO GOOD goreng diatasnya dan sedikit dipenyet-penyet agar menyatu dengan sambalnya.
  5. Siap dihidangkan dengan lalapan dan tempe goreng.
Resep bakso penyet


Cepat dan mudah bukan? Dan tentunya menggugah selera, apalagi disaat perut kosong. Menu ini juga bisa dijadikan sebagai referensi menu andalan saat Bunda sedang kepepet.


Tips:

• Kerat atau belah bakso sebelum digoreng agar bakso tidak meletus-letus saat digoreng. Begitu juga dengan cabe, sebaiknya dipotong atau sedikit dibelah bagian ujungnya agar tidak meletus-letus saat digoreng.
• Jika suka sambal yang pedas sekali, jumlah cabe rawit bisa ditambah sesuai selera.



***


Kali ini saya menggunakan Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD. Selain daging sapinya yang terasa, Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD ini juga terasa bumbu rempahnya sehingga tidak hambar, ya Bunda.

Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD sudah dilengkapi dengan bumbu untuk kuah jika ingin digunakan sebagai Bakso Kuah.
Tapi karena saya sedang ingin menu bakso penyet sambal, jadi bumbu kuahnya saya skip, ya.

Selain enak, Bakso Kuah Instant Sapi dari SO GOOD ini tentunya praktis ya Bunda. Karena kita bisa menyimpannya sebagai stok dan bisa langsung digunakan saat kondisi kepepet seperti saya akhir-akhir ini.
Aktifitas yang cukup padat di akhir Ramadhan ini, membuat saya sering lupa belanja, dan akibatnya kebingungan menyiapkan makanan saat menjelang waktu berbuka puasa.

Hematnya lagi, semua varian SO GOOD Siap Masak (Bakso, Nugget, Stick, Seafood, Shaped Nugget, Whole Muscle, Sausage) mudah didapat karena juga tersedia di gerai-gerai minimart terdekat. Praktis bukan?
Dan yang tidak kalah penting, varian SO GOOD sudah bersertifikat halal, jadi tidak perlu was-was lagi ya dengan kandungan bahan di dalamnya.
Cek info selengkapnya disini http://sogood.id

Saya biasanya menyimpan varian SO GOOD siap masak seperti Nugget, Bakso dan Sosis ini karena sangat praktis untuk digunakan saat darurat.
Cukup disimpan di dalam freezer, dan didiamkan suhu ruang saat akan digunakan.


Baca juga: Bekal Sehat dan Praktis buat Kakak




- Mak Icik -


0

Olahan keju memang seperti tidak pernah mati gaya. Cake, Cookies, sebagai topping bahkan sebagai camilan yang digoreng. Dan olahan keju yang satu ini sangat identik dengan kue lebaran yang istimewa, apalagi kalau bukan Kastengel.

Resep kue Kastengel
Kaasstangel - yang dalam bahasa Belanda artinya batangan keju.

Semua tahu kan ya, kebanyakan kue lebaran kita, dan kue-kue lainnya yang sering kita tahu adalah warisan dari jaman penjajahan kompeni.

Mulai dari Nastar, yang dari bahasa Belanda ananas-tart. Katte-tong, yang juga dari bahasa Belanda yang artinya lidah kucing. Kastengel pun demikian.

Kastengel, yang dalam penulisan aslinya adalah Kaasstengel. Masih dalam bahasa Belanda juga, Kaas yang artinya Keju dan Stengel yang berarti balok atau batangan. Bisa juga diartikan kue keju yang bentuknya balok atau batangan.

Selain ananas-tart a.k.a Nastar, kue Kaasstengel ini juga sering dijadikan suguhan andalan saat hari raya. Rasa kejunya yang gurih menjadi pilihan tepat bagi yang tidak menyukai camilan manis.

Pembuatannya pun tergolong mudah, karena tidak membutuhkan tehnik khusus dalam membentuknya.
Buat para pecinta keju, yuk bikin sendiri Kaasstengel yang ngeju dan lumer ini.

Baca juga: Resep Kue Sagu Keju


Resep Kue Kaasstengel

(Source: Iien Soegie Cookpad)

Bahan:

  • 150 gram Mentega
  • 75 gram keju edam parut
  • 1 butir kuning telur
  • 200 gram tepung terigu protein rendah
  • 1 sdt tepung maizena
  • Kuning telur untuk olesan
  • Parutan keju cheddar

Cara membuatnya:

  1. Kocok mentega sebentar saja, kurang dari satu menit. Masukkan kuning telur, aduk rata.
  2. Tambahkan bahan lainnya bertahap dan aduk rata dengan spatula hingga menjadi adonan.
  3. Gilas adonan diatas plastik, atau silpad setebal kurang lebih 1 cm atau kurang.
  4. Potong kotak-kotak batang atau bisa juga menggunakan cetakan cookie-cutter.
  5. Olesi dengan kocokan kuning telur, dan taburi dengan parutan keju cheddar diatasnya.
  6. Panggang dengan api kecil selama 15 - 20 menitan atau hingga bagian bawah kecoklatan. 
    Resep kue Kastengel
    Ketebalan kue sebaiknya tidak tipis dan tidak terlalu tebal
  7. Dinginkan dan segera masukan toples.

Gampang banget kan cara membuatnya, yuk Bunda bikin sendiri.

***

Contoh bentuk lain dari kue keju



- Mak Icik -
0

Sahur - merupakan sunnah Rosulullah SAW yang sebaiknya tidak kita abaikan, karena terdapat banyak keberkahan di dalamnya.

Menu sahur paling simple - sandwich
Menu sahur paling simple - Sandwich

Sahur yang juga merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW, adalah sebuah keberkahan bagi kita umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Salah satunya untuk meringankan beban "kelaparan" selama seharian kita berpuasa.

Saat bulan Ramadhan seperti ini, sahur juga menjadi salah satu rutinitas kita selama sebulan menjalankan ibadah puasa.
Dan Menu Sahur, adalah hal penting yang kadang sering membuat kita bingung memilihnya. Karena makan di saat mata masih sepet, tentu saja berbeda seleranya dengan saat perut kelaparan seperti pada saat berbuka puasa, betul?

Apalagi buat ibu-ibu yang sudah kecapekan bikin kue siang harinya, saat acara sahur pasti memilih menu yang mudah dibuat dan tentu saja lebih disukai anak-anak yang sedang belajar berpuasa.

Salah satunya adalah menu sandwich ini, karena dalam setangkup sandwich sudah mengandung Karbohidrat, Protein dan juga sayuran.

Cobain yuk Double Sandwich ini, dijamin lahap makan sahurnya dan juga mudah membuatnya.


Resep Double Sandwich

(Untuk 4 porsi)

Bahan:

  • 6 lembar roti tawar tebal
  • 4 lembar isian burger siap pakai
  • 4 lembar keju slice
  • Secukupnya daun selada, irisan timun, irisan tomat dan telur rebus.

Saus olesan:
  • 6 sdm Thousand island
Atau
  • 6 sdm Mayonnaise
  • Sejumput oregano
  • Secukupnya Saus sambal/tomat

Cara membuat:

  1. Panggang isian burger diatas teflon dengan sedikit margarin. Sisihkan.
  2. Olesi selembar roti tawar dengan saus olesan. Beri diatasnya selada, keju slice, isian burger, irisan tomat, irisan timun dan irisan telur rebus. 
    Resep double sandwich
    isian sandwich boleh diganti sesuai selera, tapi sebaiknya mengandung protein dan sayuran 
  3. Tutup dengan selembar roti tawar yang sudah dioles saus olesan di kedua sisinya. Tambahkan bahan isian lagi seperti diatas. Lalu tutup lagi dengan roti tawar yang sudah dioles saus bagian dalamnya. 
    Double sandwich
    Penampakan si double sandwich yang menjulang tinggi
  4. Tekan-tekan sedikit agar sandwich nempel dan tidak renggang.
  5. Tusuk dengan tusuk gigi dan iris diagonal atau sesuai selera. 
    Penampakan bagian dalam irisan double sandwich
  6. Lalukan lagi untuk porsi selanjutnya.
  7. Double sandwich siap disantap sebagai menu sahur.

Mudah bukan cara membuatnya. Yuk, yang sahurnya sudah kehabisan tenaga dan ide untuk memasak, mungkin double sandwich ini bisa jadi pilihan menu sahur malam ini.



- Mak Icik -
0

Menyiasati sisa Butter Cream yang tidak terpakai, daripada dibuang mending dibikin kue enak ini aja yuk.

Resep kue lidah kucing dari Butter Cream
Lidah Kucing - Katte-tong

Ada yang tahu nggak, Kue Lidah Kucing ini asalnya darimana?

Yupp!
Kue lidah kucing ini berasal dari negri kincir angin, Belanda alias Holland.
Di negri asalnya, kue ini bernama katte-tong yang artinya lidah kucing. Atau dalam terjemahan bahasa Inggris adalah Kitty Tongue.

Katte-tong dalam bahasa Indonesia sering juga disebut sebagai ketetong. Hal ini hanya untuk mempermudah penyebutan atau pelisanan saja.

Resep kue ini cukup sederhana dan mudah. Dan sebagai kue andalan untuk menyiasati putih telur sisa membuat kue kering lainnya seperti nastar, kastangel dan lain sebagainya.

Biasanya bulan Ramadhan yang sudah mendekati hari raya seperti ini, banyak ibu-ibu yang mulai sibuk di dapur menyiapkan kue lebaran, salah satunya Nastar yang bakalan menyisakan putih telur. Yang pastinya sebagai ibu-ibu, membuang-buang bahan makanan adalah sesuatu yang "haram". Sayang khan? Karena itu belinya juga pake duit *jurus hemat si emak.

Begitu juga Butter Cream yang masih sisa banyak, dan belum ada rencana kapan lagi akan memakainya. Daripada keburu jamuran, yuk kita bikin kue lebaran aja.


Baca juga: Resep Buttercream yang Enak dan tidak Ngendal

Resep Kue Lidah Kucing dari sisa Butter Cream


Bahan:

  • 400 gram Butter Cream (resep asli 250 gram mentega + 150 gram gula halus)
  • 120 gram putih telur
  • 180 gram tepung terigu protein rendah
  • 10 gram tepung maizena
  • 10 gram susu bubuk
  • 20 gram coklat bubuk (jika tidak suka coklat boleh di skip, ganti dengan terigu)

Cara membuat:

  1. Kocok butter cream sebentar menggunakan mixer, cukup sampai lembut kembali saja. Kecuali untuk resep asli, kocok butter/margarin dan gula hingga putih mengembang, ya.
  2. Tambahkan putih telur, kocok hingga putih telur rata.
  3. Tambahkan bahan kering lalu aduk rata dengan spatula. 
    Adonan Lidah Kucing
  4. Masukkan adonan ke dalam piping bag atau plastik segitiga. Potong bagian ujungnya dan semprotkan secukupnya diatas loyang khusus lidah kucing. 
    Potong ujung plastik segitiga kira-kira seukuran ini


    Resep kue lidah kucing
    Semprotkan adonan secukupnya seperti ini
  5. Panggang dengan api kecil selama 15 hingga 20 menitan. Atau bagian bawah dan pinggiran kue agak mengering.
  6. Dinginkan sebentar dan segera masukkan ke dalam toples kedap udara agar kue tetap renyah. 
    Bentuk lidah kucing setelah dipanggang

***

Tips:

• Segera masukan kue ke dalam toples sebelum benar-benar dingin agar tidak melempem.
• Biasanya saat baru matang, tekstur kue tidak terlalu kering. Setelah dingin kue akan mengeras sendiri.



- Mak Icik -
0

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community