Menu

Sagu Keju - si jadul yang kekinian. Karena segala sesuatu yang mengandung keju biasanya disebut kekinian.

Resep kue sagu keju

Jaman saya masih kecil, saat lebaran biasanya selalu ada kue yang semodel beginian ini, tapi tanpa keju.

Kalau di jawa, di tempat saya. Kue sejenis ini disebut semprit, atau lebih spesifik lagi disebut semprit larut. Larut berasal dari kata jelarut atau tepung jelarut, yaitu jenis tepung yang berasal dari umbi-umbian seperti halnya tepung tapioka.

Tepung larut juga dikenal dengan sebutan tepung garut atau pathi garut.
Tepung jelarut atau larut ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan tepung tapioka atau sagu, yaitu sama-sama terasa mengendal di mulut.
Dan itu sebabnya kenapa dulu saya tidak pernah menyentuh kue ini.
Karena sensasi "ngendal" itulah yang menurut lidah saya sebagai anak kecil adalah sesuatu yang tidak mencerminkan kenyamanan, *eaaaa apaan sih.

Tapi, karena sekarang sudah menjadi kue yang kekinian, karena mengandung keju. Jadi wajib dicoba ya, karena buat saya ini enak banget. Selain sensasi ngendal yang khas, juga ada sensasi krenyes-krenyes dari parutan kejunya.


Resep Kue Sagu Keju

Bahan:

  • 250 gram Tepung Sagu/tapioka/larut
  • 2 lembar daun pandan
  • 125 gram margarin
  • 90 gram gula halus
  • 65 ml santan instan/kental
  • 1 butir kuning telur
  • 90 gram keju edam/cheddar/boleh dicampur

Cara membuat:

  1. Sangrai tepung sagu dengan daun pandan selama 5 hingga 10 menitan, sampai aroma daun pandannya keluar dan tepung terasa lebih ringan. Dinginkan.
  2. Kocok rata margarin dan gula. Tambahkan santan dan telur, aduk rata kembali. 
  3. Masukkan parutan keju dan aduk rata.
  4. Tambahkan tepung sagu yang sudah dingin dan diayak, secara bertahap sambil diaduk menggunakan spatula.
  5. Cetak dengan spuit sesuai selera. Jangan lupa diberi jarak, karena kue akan sedijit mengembang. 
    Resep kue sagu keju
    Bentuk sagu keju favorit saya, simpel dan cantik

    Resep kie sagu keju
    Sagu keju sebelum dipanggang
  6. Panggang dengan api kecil agak sedang, atau sekitar 165°C (susu menyesuaikan oven masing-masing ya). Hingga bagian bawah kecoklatan dan keju terlihat samar coklat.
  7. Dinginkan dan simpan dalam toples kedap udara agar tetap renyah.

***

Tips:

• Hindari menyangrai tepung terlalu lama ya, karena bisa membuat kue cepet gosong dan warnanya menjadi kurang cantik.
• Margarin dan gula cukup dikocok hingga rata saja, sebaiknya gunakan hand whisker. Pengocokan yang terlalu lama bisa membuat kue meleber ketika di oven.
• Gunakan tepung kualitas bagus agar bentuk kue tetap cantik setelah dipanggang dan tidak meleber. Pengalaman saya pernah menggunakan tepung tapioka merk tertentu yang membuat kue meleber.


- Mak Icik -


0

Assalamualaikum,

Gimana puasanya yang sudah jalan setengah bulan ini, Bunda? Masih semangat kan bebikin buat menu buka puasa keluarga?

Karena hari ini Bali lumayan panas membahana, dan Mak Icik lumayan semangat membahana juga, gimana kalau kita bikin sayur asem aja.
Kayaknya seger tuh buat menu buka puasa hari ini.

Tapi, berhubung hari ini di Bali sedang barengan sama hari raya Galungan, dan pasar tutup, dan toko sayur langganan juga nggak punya stok sayuran.
Apalah daya, kita bikin sayur asemnya sesuai stok yang ada aja ya. Ini juga pak suami lho yang bela-belain belanja ke agak jauhan sana, di kampung jawa. Hihihi.
Thanks bebs.


Baca Juga: Resep Nasi Goreng Kampung Mak Icik


Resep sayur asem untuk buka puasa
Sayur Asem ala Mak Icik

Resep Sayur Asem ala Mak Icik


BAHAN:

  • 1 ikat kecil kacang panjang
  • 1 ikat kecil kangkung
  • 1 buah wortel
  • 2 genggam kacang tanah basah (kupasan)
  • 1 buah tomat uk. Besar
  • 1 buah cabe merah, buang bijinya
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ibu jari lengkuas, geprek
Bumbu halus:
  • 4/5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1/4 sdt terasi
  • Gula dan garam
  • Kaldu bubuk, saya pakai rasa sapi

CARA MEMBUAT:

  1. Cuci dan rebus kacang tanah hingga empuk. Tiriskan.
  2. Sementara merebus kacang, siangi dan potong semua sayur.
  3. Rebus air hingga mendidih, masukkan garam secukupnya. Ini fungsinya agar warna sayuran tetap segar.
  4. Masukan irisan wortel dan kacang panjang, biarkan hingga agak lunak.
  5. Masukkan semua bahan sisa, kacang rebus dan juga bumbu halus. Masak hingga semua sayur empuk. Koreksi rasa.
  6. Siap deh sayur asem seger buat buka puasa.

Gimana, mudah kan bikinnya? Yuk bikin Bunda!


Note:
- Sayuran boleh diganti atau ditambah apa saja sesuai selera ya Bunda, seperti jagung manis, labu jepang, daun so/belinjo, buah belinjo dll.
- Jika dirasa kurang asam boleh ditambah lagi tomatnya, atau ditambah 1 sdm air asam jawa.




- Mak Icik -

0

Tips dan cara membuat nastar mulus kinclong

Assalamualaikum,

Masih sama dengan keyword yang kemarin ya, Nastar.
Cara bikin selai nastar yang legit aduhai, sudah. Resep Nastar yang enak dan lumer, juga sudah. Saatnya eksekusi dong, ya.

Dari selesai subuh sudah semangat empat lima nih, mulung-mulung cantik sambil nyanyi-nyanyi. Ehh pas si nastar udah mateng, nastarnya burem.

Kesel kan? Kesel dong pasti.

Mak icik juga sering gitu. Apalagi kalau udah di puk-puk cantik, pas dioven, eh pecah. Kalau enggak gitu, mleber kemana-kemana.
Kalau sudah begini, si cantik Nastar yang tadinya mau eksis jadi primadona kue lebaran batal montok deh, yekan?
Malah jadinya si Nastar pesek. Atau si Nastar buruk rupa? Hahaha, jangan!
Cukup si itik saja yang buruk rupa, ya.
Nastar mah jangan.

BACA JUGA: Resep Kue Nastar Lumer

• Cara membuat nastar yang cantik dan mulus


Ini beberapa pertanyaan yang paling sering bergumul dalam benak, pas tetiba nastar idaman kita melenceng dari ekspektasi.

  1. Kenapa Nastar saya meleber bentuknya ya kak? 
  2. Kenapa Nastar saya kok pecah ya kak?
  3. Kenapa Nastar Saya burem dan nggak bisa kinclong? 
  4. Kenapa Nastar saya Bergerindil? 
  5. Kenapa Nastar saya kurang lumer?

1. Pengocokan Mentega 

Pernah nggak saat kita membuat kue kering, sudah kita hati-hati membentuknya secantik mungkin, namun ketika si kue keluar dari oven hasilnya malah melebar atau meleber dan nggak secantik sewaktu tadi kita membentuknya?

Saya pernah, juga sering dulu. Tapi Alhamdulillah setelah dapat beberapa pencerahan dari para tetua dan suhu perkuean, terjawab sudah kenapa nastar saya dulu pesek, hehehe.

Saat kondisi ini terjadi, hal yang pertama kita lakukan pastilah menambah jumlah tepung. Ini kerap terjadi, termasuk saya dulu juga begitu.
Penampakan kue yang melebar mengansumsikan adonan yang terlalu lembek. Dan adonan yang terlalu lembek, bisa diasumsikan kurang tepung.

Namun, apa yang terjadi ketika kita menambahkan tepung terlalu banyak dari takaran resepnya?

Tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap rasa dan tekstur kuenya. Bisa jadi kurang manis, aroma menteganya jadi pudar, atau teksturnya menjadi lebih padat dan keras.

Kalau sudah begini, bukan nastar aroma susu dan mentega lagi, tapi berubah jadi nastar rasa tepung, bukan?
Ini juga bisa sesikit menjawab pertanyaan kenapa kue saya tidak lumer.

Pengocokan mentega atau margarin untuk kue kering, cukup hanya sampai mentega tercampur rata dengan gula dan telur saja. Tidak perlu terlalu lama apalagi sampai mentega pecah bahkan mengembang.
Kecuali untuk jenis kue kering yang membutuhkan tehnik meleber, seperti misalnya kue lidah kucing atau Almond cookies.

Jadi, sudah ada gambaran kan Bunda kenapa nastarnya kemaren bentuknya jadi meleber kemana-kemana.

Yang tidak kalah penting juga, saat proses pencampuran tepung. Banyak ibu-ibu yang takut keburu anaknya nangis, langsung mengaduk adonan dengan tangan. Biar cepet katanya.
Ini kurang tepat ya Moms!

Aduklah adonan menggunakan spatula hingga tercampur rata, baru membentuknya dengan tangan, yang bahkan kalau bisa sebaiknya menggunakan sarung plastik tangan atau hand gloves, tapi yang khusus untuk memasak ya Bunda, jangan keliru sama sarung tangan berkebun.

Selain lebih higienis, sarung tangan dapat menghalangi adonan terpapar suhu tubuh secara langsung yang dapat menyebabkan adonan menjadi keras dan kue menjadi kurang lumer.


2. Suhu oven

Hampir semua kue kering harus dipanggang dengan suhu kecil, begitu juga dengan nastar. Bahkan nastar ini butuh api yang lebih kecil daripada kue kering jenis lainnya.

Kenapa?
Karena suhu yang terlalu besar atau terlalu panas bisa membuat kue kering pecah. Sebenarnya hal ini tidak hanya berlaku pada kue kering saja, cake atau bolu pun demikian. Bakalan retak merekah kalau suhunya terlalu tinggi.

Saya sih tidak bisa menjelaskan prosesnya secara ilmiah, kimiawi atau apalah. Tapi saya pernah baca demikian, demikian pula saya pernah mengalaminya. Hehehe.


Lalu berapakah suhu yang tepat?

Saya tidak paham betul berapa suhu persisnya ya, karena setiap oven memiliki karakter yang berbeda-beda. Tapi sependek yang saya tahu dan yang pernah saya baca adalah tidak pernah lebih dari 150°C, atau berkisar di suhu 130 - 150 derajat Celsius.

Karena sampai saat ini saya pribadi belum pernah menggunakan oven listrik untuk memanggang nastar, jadi belum bisa banyak bercerita tentang nominal suhu. Lain kali saya update ya kalau sudah paham dengan oven listrik untuk nastar ini.

Tapi buat yang menggunakan oven jadul atau tangkring alias otang. Itu tuh, oven yang dari bahan gembreng yang musti ditangkringin di atas kompor
Terutama yang versi jadul atau tanpa thermometer ya, karena otang versi kekinian sudah banyak yang dilengkapi fitur thermometer.

Selalu gunakan api paling kecil, ingat! Paling kecil ya. Biasanya posisi api ini kalau dikecilin lagi bakalan mati atau kelap-kelip *bukan lampu di kota*

Jika api kompor sudah "merasa" diset paling kecil tapi masih juga pecah, berarti masih belum paling kecil tuh Bunda. Bisa jadi kompornya yang error *kayak punya saya* atau mulungnya masih kurang padat, jadi masih ada beberapa retakan kecil yang ketika kena suhu panas dan mengalami yang namanya mengembang, dia akan retak.

Kalau masih mentah saja sudah tidak mulus, jangan tanyakan lagi kenapa itu retak saat matang nanti. Hihihi.


3. Olesan Kuning Telur

Kesalahan pertama kenapa nastar kita hasilnya burem alias butek adalah waktu pengolesan kuning telur yang kurang tepat.
Yes, dulu saya juga sering mengalami hal ini. Nastar sudah dipoles cantik pakai full kuning telur pula, eh pas keluar oven warnanya jadi coklat kusam atau jadi pucat lecek.

Pengolesan kuning telur yang tepat adalah setelah nastar matang ya ibuk-ibuk, bukan pada saat adonan mentah yang siap dioven.
Karena, jika kuning telur dipanggang terlalu lama maka warnanya akan lebih cepat matang, jadi kusam dan ikut retak saat proses kue mengembang.

Namun yang juga perlu diperhatikan adalah, tunggu kue dingin atau hangat kuku terlebih dahulu baru dilakukan sesi pengolesan.

Ini penting! Kenapa?

Karena kuning telur akan segera matang saat terkena suhu yang tinggi.
Pernah nih saya ngalamin, pas nastar baru matang dan keluar oven langsung saya poles, eh malah bergerindil kuning telurnya jadi kayak telur rebus. Hehehe.


• Tips membuat nastar yang kinclong


Mungkin tulisan ini adalah yang kesekian ribu tentang tips membuat nastar yang kinclong. Ada beberapa juga tips-tips yang pernah saya baca mengenai ramuan kinclong untuk nastar, namun ini yang akhir-akhir ini sering saya gunakan dan paling nyaman buat saya.

Ramuannya kinclong mujarabnya adalah:
(Resep diadopsi dari IG @rondut dan @fen.z)
  • 3 butir kuning telur
  • 10 gram adonan nastar
  • 1 sdt penuh butter/mentega
  • Sedikit susu cair atau minyak goreng, jika diperlukan

Cara membuatnya:

Campur dan aduk rata semua bahan hingga kekentalannya menyeruapai nail polish alias cat kuku. Jadi tidak terlalu encerbataupun terlalu kental.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus
Adonan olesan nastar

Oleskan bahan olesan merata pada permukaan nastar yang sudah matang dan tidak panas lagi. Ingat! Sudah tidak panas lagi ya nastarnya.
Panggang lagi dengan suhu paling rendah selama lima menit saja.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus


Sebaiknya gunakan kuas yang lembut khusus untuk olesan kuning telur, banyak dijual di TBK terdekat.

Tips dan cara membuat nastar yang cantik dan mulus
Contoh kuas yang saya gunakan

Gunakan kuning telur omega untuk hasil yang lebih golden, karena telur negri warna kuningnya lebih pucat. Namun jika telur omega sulit didapat, atau harganya terlalu mahal boleh disiasati dengan sedikit meneteskan pewarna kuning telur.

Adonan nastar yang dicampurkan, selain berfungsi sebagai pengental juga dapat mengurangi garis-garis retakan akibat proses mengembang saat pemanggangan tadi.

Bolehkah mentega diganti margarin?
Boleh saja, namun tentu saja akan berbeda aromanya.

Susu cair hanya sebagai pengencer saja jika dirasa adonannya terlalu kental. Boleh menggantinya dengan minyak goreng jika tidak ada stok susu cair, ini menurut saya.
Namun penambahan minyak goreng akan menghasilkan bintik-bintik embun setelah pemanggangan. Finishing nya adalah ditap-tap dengan tissue untuk menghilangkan si embun.
Namun jika produksi nastarnya banyak, penambahan minyak goreng kurang efektif.

Nah, semoga sudah terjawab ya pertanyaannya kenapa nastar saya pecah dan kusam. Yuk, mumpung lebaran masih lama nyicil bikin nastar.
Eitss, tapi awas habis sebelum lebaran yah :)

Kalau habis boleh order ke Mak Icik ya gaes, xixixi :)

Nastar mak icik kitchen
Nastar kinclong by Mak Icik Kitchen





- Mak Icik -

8

Nasi Goreng, siapa sih yang nggak suka sama menu seribu umat penyelamat segala bangsa ini.

Kenapa saya sebut demikian?

Karena ini menu terpraktis saat tidak punya persediaan lauk dan sayur, atau lagi malas belanja keluar karena hujan, atau penyelamat nasi semalam yang tak terjamah gara-gara ada undangan makan di luar.

Apalagi kalau lagi bulan puasa gini, di minggu pertama sih pasti kita rajin ya masak buat buka dan sahur. Tapi tatkala sepuluh hari telah berlalu, pasti ada aja alasan kita (((kita???))) buat males-malesan.

Apapun alasannya jangan tiru kebiasaan buruk saya ini ya, Bun.

Nah, buat Bunda yang sudah mulai sibuk buka bersama di luar, atau mulai enggan masak macam-macam saat sahur, boleh cobain deh Nasi Goreng Kampung ala Mak Icik ini.


BACA JUGA: Omurice: Korean Omelette Rice

Nasi goreng kampung
Nasi goreng kampung ala Mak Icik


Resep Nasi Goreng Kampung ala Mak Icik


BAHAN:

  • 2 porsi nasi putih dingin
  • 1 batang bawang pre, iris halus
  • Sedikit minyak goreng/margarin

Bumbu Halus:

  • 3 siung bawang putih
  • 2 buah bawang merah
  • 3 buah cabe rawit, sesuai selera
  • 1/2 buah tomat
  • 1 ujung sdt terasi
  • 1 ujung sdm gula
  • Secukupnya garam

Bahan pelengkap:

  • Bawang goreng
  • Telur mata sapi
  • Kerupuk
  • Timun/kubis segar

CARA MEMBUAT:

  1. Tumis bumbu halus hingga wangi. Masukkan nasi putih dingin dan aduk rata sambil dibolak-balik. 
  2. Masukkan irisan bawang pre, aduk rata kembali. Kecilkan api dan diamkan sebentar agar bumbu menyatu dan tidak langu. Sambil sesekali diaduk agar bagian bawah tidak gosong.
  3. Koreksi rasa. Jika sudah oke, masukkan bawang goreng.
  4. Aduk sebentar dan matikan api.
  5. Nasi goreng kampung siap dinikmati dengan bahan pelengkap.

Gimana Bunda, simpel bukan?
Pas banget kan buat ngurusin nasi yang kebanyakan gara-gara buka bersama di luar, dan udah kecapekan mau masak ini itu.

Anak sulung dan bapaknya paling doyan sama nasi goreng kampung begini, lebih terasa masakan rumahannya. Lebih khas masakan ibu.

Kalau saya, paling suka makan nasi goreng kampung ini pakai lalapan daun lamtoro (petai cina) bagian pucuknya yang masih muda.
Kebiasaan ini dari almarhumah nenekku, sampai sekarang masih kebawa sama saya, hihihi.

Selamat menjalankan ibadah puasa ya, semoga dilancarkan dan penuh berkah. Aamiin.



- Mak Icik -



0

Resep Kue Nastar Lumer


Halo Mak say, assalamualaikum...

Kalau kemarin kita sudah bahas tentang selai isian nastar, hari ini kita akan eksekusi bikin nastarnya, ya.

Berbeda dengan jaman saya kecil, yang nastar adalah termasuk kue kelas pejabat yang hanya bertengger di rumah gedongan saja. Kini, kue Nastar ini hampir bisa ditemui di setiap rumah.
Boleh dibilang meja lebaran terasa hampa tanpa kehadiran kue yang satu ini, bukan?

Karena saking banyaknya animo masyarakat tentang kue ini, tentu saja membuat kue ini muncul dengan banyak varian.
Mulai dari original, keju, bentuk buah, pakai full butter atau bahkan pakai full tepung, hehehe.

Saya pernah lho mencicipi kue yang seperti ini, full tepung. Dan kehadiran kue yang seperti itu bukan tidak ada alasan, tentunya.
Karena tingginya permintaan masyarakat dari segala kalangan, membuat para pebakul kue berinovasi dan berlomba membuat kue nastar dengan berbagai level kualitas agar semua kalangan bisa menghadirkan kue kebanggaan hari raya yang satu ini.

Nah, buat Bunda yang nggak pengen kue nastarnya rasa full tepung, bikin sendiri yuk kue Nastar yang enak dan lumer di mulut ini.


BACA JUGA: Resep Selai isian Nastar yang Legit


Resep Kue Nastar Lumer

(Resep diadopsi dari mba Iien Soegie Cookpad)

BAHAN:

  • 200 gram Mentega dan Margarin
  • 30 gram gula halus
  • 2 butir kuning telur
  • 250 gram Tepung terigu protein rendah
  • 1 sdt tepung maizena
  • 1 sdm susu bubuk
  • Secukupnya selai nanas/isian nastar
  • Kuning telur untuk olesan

CARA MEMBUAT:

  1. Kocok campuran mentega dan margarin serta gula halus cukup hingga tercampur rata saja.
  2. Masukkan kuning telur satu per satu dan aduk hingga rata. Ingat cukup sampai rata saja ya.
  3. Tambahkan campuran tepung terigu, tepung maizena dan susu bubu secara bertahap dan aduk dengan menggunakan spatula hingga tercampur rata dan menjadi adonan. Ngaduknya nggak perlu dengan tenaga kuda ya Bunda, nanti kue nastarnya jadi keras.
  4. Ambil secukupnya adonan, pulung sebentar lalu pipihkan selebar koin seratus perak jaman dulu dan isi dengan bahan isian di tengahnya. 
    Cara membuat kue nastar
  5. Rapatkan lagi adonan hingga isian tertutup rapat. Pulung sebentar agar permukaan kue halus.
  6. Tata di loyang yang sudah dialasi kertas baking, beri jarak masing-masing adonan kue agar tidak saling menempel saat di panggang ya Bunda.
  7. Panggang di oven dengan suhu rendah, sekitar 150-160 DC hingga matang.
  8. Oles dengan bahan olesan dan panggang lagi sebentar saja agar kuning telur kering.
  9. Dinginkan dan siap dimasukin ke dalam toples lebaran kesayangan.



Tips:
Saat mengoles kuning telur, tunggu hingga nastar tidak panas lagi agar hasilnya bisa mulus tidak seperti rebusan telur.


- Mak Icik -


0

Selai nanas isian Nastar



Halo Mak say, assalamualaikum...

Alhamdulillah ya kita masih bisa ketemu lagi dengan bulan penuh berkah, Ramadhan.

Selama sebulan puasa, pastilah kita mengharapkan datangnya hari kemenangan tiba, bukan? Lebaran dengan segala rasa bahagia, kemenangan dan segala hiruk pikuknya. Kue, tentunya tidak pernah luput dari perhatian selain baju baru, iya kan?

Jaman saya kecil, salah satu moment Ramadhan yang paling ditunggu adalah membuat kue kering untuk suguhan tamu ketika lebaran tiba. Dan membuat selai nanas adalah babak pertama sebelum memulai eksekusi pembuatan kue yang sesungguhnya.

Selai nanas ini selain digunakan untuk isian Nastar, bisa juga digunakan untuk pemanis pada kue semprit atau mawar.
Jaman dulu, saat  kue Nastar masih menjadi kue kelas berat yang hanya mampu bertengger di rumah kalangan bangsawan saja, kue mawar atau semprit menjadi kue kebanggaan seribu umat, lho.

Nah buat Bunda yang juga lebih suka mengisi moment Ramadhan dengan membuat kue lebaran sendiri, yuk kita bikin sendiri selai nanas untuk isian Nastar yang legit.

Resep selai nanas isian nastar
Selai Nanas isian Nastar

Resep Selai Nastar yang Legit

(Resep diadopsi dari chef Thomas Law)

BAHAN:

  • 5 buah Nanas ukuran agak besar
  • 500 gram gula pasir
  • 3 batang kayu manis, @ seukuran jari telunjuk
  • 5 butir cengkeh

CARA MEMBUAT:

  1. Kupas nanas dan lumuri dengan garam kasar. Diamkan sebentar.
  2. Cuci bersih dan parut. Jika diblender hasilnya menjadi terlalu lembut dan kurang bertekstur.
  3. Masak nanas, kayu manis dan cengkeh hingga air nanas telah susut.
  4. Tambahkan gula, aduk rata dan masak hingga air habis dan selai berwarna golden brown.
  5. Selai siap digunakan.


Tips:
. Sebaiknya gula dimasukan pada sesi terakhir agar warna selai cantik dan tidak terlalu gelap karena proses karamelisasi gula yang terlalu lama.
. Jika digunakan untuk olesan kue, masak selai cukup sampai kekentalan yang diinginkan.
. Simpan selai nanas yang sudah dingin dalam wadah kedap, masukan dalam kulkas untuk masa penyimpanan yang lebih lama.


Simple bukan? Yuk bikin Bunda!


- Mak Icik -

5


SKIPPY Karamel Cookies


Apapun acaranya, selalu soal Makanan



"Main ke rumah temen , makan. Temen main ke rumah, makan

Masih ingat sama iklan yang beberapa waktu lalu mondar-mandir di hampir semua tayangan televisi itu?

Tapi memang begitu, sih. Iya kan?

Apa saya aja ya yang iya? Hahaha,

Secara umum, tradisi jamuan makan-makan itu pasti selalu ada di hampir setiap suasana, dimana pun negaranya.
Entah itu berupa jamuan makanan berat, atau hanya makanan ringan seperti kue-kuean. Lah, bukan kue beneran dong ya? Hihihi *hush, Fokus ya!

Kalau di rumah saya, camilan itu nyaris wajib selalu ada. Apapun itu bentuk dan rasanya.
Soalnya saya memang doyan ngunyah.

Nah kan ketauan. *Tepok jidat*

Misalnya gini, kalau orang lain umumnya roti tawar dan selai itu buat sarapan, iya kan? Atau buat bekal sarapan si kecil ke sekolah.

Kalau saya, pagi-pagi iya sih alasannya sarapan. Entar siangan dikit, alasannya enggak kuat ngupas bawang nih buat masak.
Belum sore sudah pengen lagi. Pengen lho ya ini, bukan lapar, beda.
Padahal itu belum termasuk "mengamankan" punya adek yang nggak habis lho ya.

Hihi,
Tahu dong ya sekarang, kenapa saya harus akrab sama Diet?

Soalnya saya suka kalap, jadi harus imbang ya biar nggak kebablasan. Nggak harus langsing sih, saya tahu itu hoax buat saya. Minimal nggak semodel sama karung beras lah.



• SKIPPY® Peanut Butter, bukan sekedar olesan roti tawar


Ngomongin lagi soal roti tawar dan selai, saya paling suka selai kacang. Dari dulu sih, dari jaman saya kecil. Saya emang pecinta kacang.
Kalaupun nggak ada roti tawar, selai kacangnya aja pun saya colekin sambil di emut-emut.

Duh, doyan ngunyah banget ya mak?
Iya ih.

Nah, daripada ngemutin selai gara-gara selalu kehabisan roti tawar, saya bikin deh cookies dari selai kacang. Bikinnya gampang dan bisa disimpan lama.

Cocok banget buat suguhan tamu, apalagi ini sudah mendekati hari raya. Pasti pada mulai sibuk rencana bikin kue kering apa, iya kan?

Yuk cek resepnya!

Sekedar informasi saja, untuk topping karamelnya saya bikin sehari sebelumnya, ya. Biar benar-benar dingin dan kental.
Salted Karamel ini bisa juga dipakai sebagai topping pancake, waffle dan lainnya.


Resep SKIPPY karamel cookies


• Resep SKIPPY® Karamel Cookies


BAHAN:

  • 100 gram Skippy Peanut Butter, chunky
  • 100 gram Mentega dan Margarin
  • 100 gram Gula halus
  • 1 butir kuning telur
  • 150 gram tepung terigu protein rendah
  • 1 sdt tepung maizena

Bahan Salted Caramel (penggunaan hanya 1/3 resep saja):
  • 200 gram gula pasir
  • 1 sdm Mentega
  • 125 ml susu cair
  • 1/2 sdm tepung maizena
  • 1 sdt garam

BACA JUGA: Cara Sederhana Membuat Salted Karamel Ekonomis


CARA MEMBUAT:

Salted Caramel:
  1. Campur susu dengan tepung maizena, sisihkan.
  2. Panaskan gula pasir menggunakan api paling kecil, hingga mencair dan berwarna coklat karamel. Hati-hati jangan sampai gosong, ya.
  3. Masukan Mentega, aduk sebentar.
  4. Tuang susu perlahan sambil diaduk. Hati-hati dengan letupan. Aduk hingga tercampur rata dan kekentalannya sesuai yang diinginkan. (Biasanya saat masih panas teksturnya lebih encer, saat karamel dingin teksturnya lebih padat).
  5. Masukkan garam dan aduk rata. Matikan api dan dinginkan.
  6. Bisa disimpan di toples kaca yang kedap udara.

Skippy Cookies:
  1. Kocok rata Skippy Peanut Butter, Mentega dan gula. Masukkan kuning telur, kocok rata.
  2. Masukkan tepung terigu dan tepung maizena sambil diayak.
  3. Aduk dengan sodet spatula.
  4. Pulung adonan bulat-bulat atau sesuai selera.
  5. Oven dengan api kecil, sekitar 150-160°C, selama 15 menitan. Beri topping karamel (motif sesuai selera), panggang lagi selama 10-15 menitan. *Sesuaikan dengan oven masing-masing ya.
  6. Dinginkan dan masukkan dalam toples.

Resep dan cara membuat SKIPPY Karamel Cookies
Step by step






Tips:
• Biasanya kue kering saat baru matang masih terasa lembek, tapi saat dingin si kue akan mengeras sendiri. Jadi hati-hati jangan sampai gosong ya, Moms.
• Jika bagian bawah Cookies sudah kecoklatan, biasanya berarti kue sudah matang. Atau saatnya dipindah ke rak bagian atas (otang).
• Jika memakai OTang, jangan lupa memindahkan ke rak bagian atas di 10-15 menit terakhir pemanggangan agar bagian atas kue juga kering dan matang.


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.



- Mak Icik -


2

Salted Karamel Ekonomis

Salted Karamel Ekonomis


Assalamualaikum Bunda,

Pas browsing dan lihat melted nya si salted Karamel itu semacam nelen ludah yang kering, yagasih?

Saya sih sebenernya bukan pecinta karamel juga, cuman kalau ada foto makanan yang menggelitik minta dicobain itu saya lebih memilih disebut kepo daripada harus gelisah karena penasaran.

Kemaren udah bulat sih tekad, ini kudu, kudu bikin. Tapi ya gitu, pas dibaca lagi kok kayaknya sayang butternya lumayan banyak. Iya kalo sukses, kalo gagal kan tepok jidat saya.

Dan beneran! Gagal... Hahaha

Untung sih trial pertama saya coba ganti dulu pakai margarin. Jadi tekornya masih tingkat recehan lah.

Yang terjadi adalah, si karamel gosyong amsyong, hahaha...
Ampun pokoknya dah.

Awalnya saya pikir, ah warnanya kurang gelap nih kan belum ditambahin susu, gitu pikir saya. Jadinya nunggu agak lebih gelap lagi warna karamelnya.
Eh, pas udah saya campur semuanya dengan sepede-pedenya, itu karamel nggak mau nyatu sama margarin dong, udah gak jelas aja bentuknya.

Batin sih udah agak worries ya melihat kenyataan si karamel warnanya ternyata gelap gulita banget. Dan bener, pas dicicip, Pahit!
Plus eneg dari margarin setengah bungkus itu.

Alamak, wkwkwk...

Oke, buang segera biar gak bikin nyesek lihatnya.

Percobaan ke dua, belajar dari percobaan pertama tadi, yang tingkat kepedeannya agak overload. Kali ini beneran ati-ati banget sama karamelnya, warnanya cukup sampai brown cantik aja, dan si margarin saya hanya pakai 25% dari resep, yang sebenernya menggunakan mentega.

Warnanya udah cantik banget, homogenisasinya juga udah nyatu, secara penampakan (((penampakan))) okelah.
Hati udah sumringah ini, yes sukses!

Pas saya cicipin, hemmm, aroma margarinnya kayaknya nggak match sama karamel.

Oke, sisihkan.

Percobaan ketiga, karena percobaan ke dua sudah cukup oke, jadi saya menggunakan takaran yang sama, hanya si margarin saya ganti sama mentega.

Hasilnya, buat saya ini eneg. Maaf lidah saya emang lidah ndeso, jadi masih suka gagap sama makanan yang blasteran. Hehehe.

Saya udah nyerah sih, capek ngadep kompor. Gerahnya nggak ketulungan. Tapi daripada saya gelisah, yekan? Yasudahlah ya, mari kita ngedep kompor lagi, cuzzz.

Yang terakhir, Alhamdulillah sudah sesuai dengan yang saya mau. Karamelnya terasa, garamnya juga bikin si karamel jadi gurih, aroma susu dan menteganya terasa ringan, jadi nggak bikin eneg.

Buat yang penasaran salted karamel tapi nggak doyan mentega, atau pengen bikin yang ekonomis, cobain deh.

Yukkk!


Resep Salted Caramel Ekonomis


BAHAN:

  • 200 gram Gula pasir
  • 125 ml Susu cair full cream
  • 1/2 sdm tepung maizena
  • 1 sdt munjung Mentega (bukan margarin)
  • 1 sdt garam

CARA MEMBUAT:

  1. Panaskan gula dengan api paling kecil hingga meleleh dan menjadi karamel. Ini tahap paling krusial ya, hati-hati gosong. Gunakan spatula kayu untuk membantu mencampur gula yang masih berbutir.
  2. Masukkan mentega, aduk rata.
  3. Masukkan Susu cair yang sudah dicampur dengan tepung maizena. Masukkan perlahan aja, dan hati-hati letupan.
  4. Aduk rata hingga semua bahan homogen. Tambahkan garam dan matikan api.
  5. Dinginkan dan masukkan dalam toples kaca yang rapat.
  6. Salted Karamel siap digunakan.

Resep Salted Karamel



- mak icik -





0

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community