Kearifan Lokal untuk Menyambut Kelahiran Bayi dengan Brokohan Sayur Kelor

Sayur daun Kelor


Sayur Kelor si Daun Ajaib


Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh,


Apa itu Daun Kelor?


Saya kenal daun kelor ini setelah pindah ke salah satu kecamatan di Pasuruan, tempat dimana ibuku bertugas membela negara dan bangsa di Dinas Kesehatan tingkat kecamatan, sebutlah Puskesmas.

Sebelumnya saya yang ikut Embah di Jatirogo - Tuban, nggak tau dan nggak kenal apa itu kelor atau daun kelor ini, apalagi Kelor di sayur. 

Bukan tidak ada kelor di Tuban sih kayaknya, tapi memang mbah saya nggak pernah masak sayur kelor.
Bahkan setelah saya kenal sayur Kelor ini, dan sekarang si embah saya juga ikut pindah ke Pasuruan, pun mbah saya tetap tidak bisa makan sayur daun kelor.


Why?

Itu karena menurut mbah saya, daun kelor identik dengan orang meninggal. 

Konon katanya, daun kelor kerap digunakan untuk hal-hal yang berbau mistis dan roh atau apalah gitu deh. 
Seringkali juga digunakan untuk memandikan jenasah, katanya. 

Itu kenapa beliau tidak pernah menganggap sayur daun kelor adalah termasuk makanan yang lazim.

Tapi...
Di Pasuruan, tepatnya di kecamatan Wonorejo tempat jaman kecil saya dulu tinggal. Sayur daun kelor adalah sayur keseharian masyarakat sekitar seperti lazimnya sayur bayam.


daun kelor
Daun Kelor



Cek manfaat daun kelor disini: 24 Manfaat Daun Kelor


Pohon Kelor ini bahkan hampir ada di setiap tempat (ini pas jaman kecil saya ya), terutama di lahan-lahan kosong atau kadang juga digunakan sebagai pembatas tanah milik atau pagar hidup di kebun.

Meski demikian, saat itu Kelor tidak dianggap sebagai sesuatu yang istimewa. Bahkan, memasak sayur ini seringkali diidentikkan dengan finansial lemah, seperti saat tanggal tua untuk mengirit uang belanja dan sebagainya. Karena ya itu tadi, sayurnya bisa metik di halaman tetangga gratis.



Resep Sayur Bening Daun Kelor

Bahan:

  • 2 genggam daun kelor muda
  • 3 butir bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 ruas jari temu kunci
  • Garam dan gula

Cara Membuat:


  1. Rebus air kira-kira setengah panci kecil, tambahkan irisan bawang, temu kunci dan garam serta gula. Biarkan mendidih.
  2. Masukkan daun kelor yang sudah dicuci. Masak hingga daun lunak. Tes rasa.
  3. Siap deh buat makan siang sama sambal penyetan.


***


Brokohan untuk menyambut kelahiran bayi


Etapi ada kebiasaan yang unik juga lho seputar daun Kelor ini.

Di Wonorejo Pasuruan tempat saya dulu tinggal dan tumbuh, ada kebiasaan atau adat dimana saat ada kelahiran, akan diadakan yang namanya "Brokohan".

Brokohan adalah acara makan siang bareng ibu-ibu atau para wanita tetangga sekitar yang diadakan oleh keluarga yang baru saja mendapatkan rezeki kelahiran seorang bayi.

Uniknya disni, menu acara makan siang ini hanya sederhana saja, yaitu sayur Kelor dan sambal pecelan yang berisi tempe, telur rebus dan ikan asap, hmmm, saya nelen ludah ini, swerrr ewer ewer.

Kearifan lokal yang unik ini sederhananya hanyalah ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang bayi dengan berbagi makan siang bersama tetangga sekitar, sekaligus bersilaturahim dan menengok si dede bayi yang baru saja datang ke dunia. 

Berkumpul dan makan bersama ini sekaligus juga mendoakan empunya rumah, dede bayi dan ibunya. Semoga selalu diberi kesehatan, menjadi anak yang soleh solekha, serta banyak gulir-gulir doa baik lainnya.


Well, terlepas urusan ini bukan budaya dari Agama islam atau apapun sebutannya, saya pribadi menyukai menu ini. Kalau ada tetangga yang ngundang buat makan-makan ini sih ya saya anggap itu rezeki, ya.

Masalah kepercayaan yang disebut bid'ah atau apalah, saya balikin lagi ke si empunya, karena bisa jadi maksudnya mengundang makan siang dengan menu ala brokohan ini hanya sekedar ingin berbagi kebahagiaan saja, dan menu sayur kelor pecelan ini adalah menu yang disukai hampir kebanyakan warga setempat.

Toh, dalam penyelenggaraan acara ini tidak hal-hal penyimpangan agama apapun, tidak ada ritual khusus atau pun hal-hal yang bersifat upacara sakral. 
Dalam acara ini hanyalah berkumpul dan makan siang bersama dengan menu lokal tersebut. Mengobrol, melihat lucunya si bayi dan saling mendoakan kebaikan bagi tuan rumah dan semua tamu.


Sayur Kelor dengan pecelan tempe ikan asap

Umumnya, daun kelor ini dimasak ala sayur bening seperti memasak sayur bening bayam. Rasanya pun seger seperti sayur bayam.

Eits, 
tapi urusan kandungan gizinya, melebihi bayam lho. Jadi sangat dianjurkan untuk busui, bayi MPASI maupun anak-anak.
Bahkan konon katanya bagus juga untuk kulit dan diet karena kandungan vitamin C nya yang tujuh kali lipat dari jeruk itu.

Namun, untuk bumil diharapkan lebih berhati-hati saat mengkonsumsi sayur kelor ini, karena dikabarkan konsumsi daun kelor terlalu banyak untuk bumil dapat mengganggu janin.

Entah itu kelor atau apapun, bumil memang sebaiknya berhati-hati dengan asupan ya, dan sebaiknya tidak berlebihan serta dalam pengawasan doter kandungan atau bidan.


Nah, urusan sayur daun kelor ini, kalau di pasuruan lazim dinikmati bersama sambal pecelan dengan tempe (goreng maupun rebus), telur rebus dan ikan asap. 

Berikut saya bagi resep sambal pecelannya ya dear, anti gagal kok gaes.


sambal pecelan
Pecelan tempe dan telur rebus, minus ikan asap.

Resep Sambal Pecelan

Bahan Sambal Kacang:

  • 3 sdm kacang tanah goreng
  • 1 ruas kelingking kencur/cikur
  • Cabe rawit/keriting, goreng layu
  • 1/2 buah tomat, goreng layu
  • Gula dan garam

Eksekusi:

  • Uleg semua bahan sambal, tambahi air matang hingga teksturnya pas seperti sambal pecel (tidak encer dan tidak kering)




Gimana, mudah bukan?

Kuy bikin di rumah masing-masing dan nikmati sensasi kesegaran sayur bening berpadu dengan sambal kacang yang sedap.


Resep menarik lainnya: Resep Sambal Sari laut Khas palu






Post a Comment

0 Comments