Menu

Diet mayo


Hi guys...

Lama nih gag utak-atik blog, ngga sibuk juga  sih sebenernya.. sibuk tidur kali ya hohoho...

Nah itu dia masalahnya! Badanku makin jadi bengkak gag beraturan karnanya... omaigatttt **sambil tereak (ah lebay)

Kadang, kadaaaanggg.... kadaaaaaannnng banget aku rajin sih jogging tralala di lapangan Renon - Denpasar, jogging track yang lumayan ter-ngehits di bali ini sodara, walaupun setengahnya sambil jalan biasa juga sih, ssttttt! Sempet juga vakum lama sejak bulan ramadhan kemaren, sekitar 2 bulanan (weksss lamaaaa bingit itu mah... lama bertubi-tubi cinnnn) :-)

Berhubung si bapak Encok sang kepala produksi Motogo kita yang paling cakep #hweekkkkk itu bilang liat aku kayak liat karung beras (fyuhhh sakitnya tuh di pinggang kisanak! nyere hateee ini abang...) gak pake minta ijin langsung mulai lagi deh lari sore di renon. Eh malah kerjaan gak bisa diajak kompromi pula, pulangnya kemaleman terus booo... macet deh lagi larinya.

Akhirnya angin dingin mulai berhembus #ciyeee angin. Mamiku telfon dan bilang katanya mau dikirimin Herbalife (hurraiiii) **sambil jingkrak-jingkrak. Nenekku tercinta kesayangan sih yang bayarin, katanya biar aku langsing dan disayang (byorrr)

Sisihin dulu Herbalife nya ya, karena kali ini aku mau bahas tentang si DIET MAYO yang telah berhasil menggemparkan seluruh isi hatiku dan isi lemariku.

Awalnya gara-gara Mba Inge si my Boss cantik nyletuk gini pas di acara undangan lunch bareng Hard Rock radio di hotel Harris seminyak,

"turun 10 kilo dulu baru boleh ikutan event!" 

Dengan nada yang lumayan serius itu. Waksssss banget khan? #tepok jidat dulu! 
Kebayang dong gimana langsung lunglainya hatiku saat itu. Sepuluh kilo itu angka yang lumayan lho ya untuk urusan menurunkan berat badan (bagiku). Kalo naikin sepuluh kilo sih gampang aja, mau dua puluh kilo juga nggak berat, tapi ini nurunin bok nurunin! Turun sekilo aja udah hepinya setengah mati buat badan gampang ngembang kayak saya ini. Kemudian beliau menyarankanlah si DIET MAYO ini.

apa sih DIET MAYO?

Diet Mayo yang pernah saya baca di Internet adalah diet yang berawal dari sebuah klinik di amerika bernama Mayo Clinic. Katanya juga ada bukunya yang berjudul "Mayo Clinic Diet". Tapi berhubung aku gak pernah ke Mayo Clinic atau beli bukunya apalagi membaca isinya, so aku ngikut para suhu senior ahli diet di Internet yang sudah-sudah saja lah ya... toh mereka sudah banyak yang berhasil.

Dalam Diet ini intinya No Salt, No Sugar, No Rice, No Ice and No Drama! selama 13 hari dan hanya dilakukan selama setahun sekali. Penjelasan detailnya kenapa harus 13 hari dan kenapa harus setahun sekali sampai sekarang saya belum menemukan jawabannya, barangkali ada yang mau menjelaskan monggo dengan senang hati aku mendengarnya. Jawabannya ada di Buku kali ya... atau konsultasi ke Kliniknya hehehe.

Dalam Diet mayo Ini menu dan jadwalnya sudah tersedia dan tersebar luas di seluruh antero jagat Internet, jadi gausah khawatir harus menyusun jadwal sendiri, tinggal brosing aja, eh tapi kalo mau bikin sendiri sih nggak papa juga ya. 

Ini dia jadwal yang aku pernah baca ada dua model gini:
1. No Karbo sama sekali. Alias karbonya menggunakan sayuran.
2. With Karbo simple, seperti Kentang/jagung/ubi.

Aku lebih milih yang pakai Karbo simple, soalnya suka baperan kalo cuma makan daun aja. 
Ini dia Menu nya:

Diet mayo
Gambar diunduh dari Internet, tapi lupa sumbernya soalnya udah lama download nya :)

Dari menu diatas, untuk sarapannya aku pakai teh dari herbalife, kan baru dibeliin tho kemaren sama nenek kesayangan. Siangnya aku makan sesuai menu yang kadang aku modifikasi sedikit seperti contoh. Untuk Makan malam, karna paling lambat jam 6.00 PM dan pulang kerjaku kadang molor jadi kadang aku sering ngga makan malam (sebelumnya juga udah sering soalnya xixixi).

BACA JUGA: MENU dan Tips dasar DIET MAYO, 13 days without salt.

Di lima hari pertama aku udah penasaran buat segera menimbang berat badanku dan Niceeeee sudah turun 2,5 kiloan **jingkrak-jingkrak

WAIT!!!!!!!

Inget PR yang harus turun 10 kilo,,, OH Noooooo!!!!!!

Rasa pesimis mulai melanda nih. Tapi balik lagi aku menganggap ini sebagai Challenge dan detox juga.
So, aku harus fight dan lanjut sampai titik darah penghabisan wuahaahahhha

Selama 13 hari yang terasa hambar sekali itu, Sayur bayam yang biasanya aku suka bangetttt, mendadak lidahku nggak bisa nelennnnn #sumpah deh!
Terus juga yang namanya kentang rebus itu tuh, hmmm beneran bikin bosen. 
Yang namanya Black Pepper dan bawang-bawangan itu kuwajiban, karna mereka ini adalah sejuta rasa dari makanan hambar terutama menu daging/ayam.
Tapi dari sini aku jadi tau, bahwa Bawang bombay itu memiliki kesan rasa yang manis, ketumbar juga memiliki rasa manis, nahhhh yang memiliki kesan asin apa? Belum kutemukan kecuali GARAM!

Terus bagaimana dengan Olahraganya?

Olahraga tetep WAJIB Hukumnya! #sebenarnya. Tapi aku pakai hukum alibus alias alibi busuk, alasannya nggak kuat karena badannya kaget nggak kena nasi (klise banget khan?). Jadi di awal2 aku nggak olahraga sama sekali, baru setelah menginjak semingguan disaat badan sudah mulai beradaptasi dengan kondisi dan situasi aku olahraga kecil seperti jalan kaki 45 menit per hari atau minimal 30 menit sekali putaran dan dilakukan pagi sore. 
Menurut metode diet yang pernah aku baca (dulu juga pernah aku jalanin sih), jalan kaki 45 menit setiap harinya (lebih bagus disaat perut kosong) akan dengan cepat merontokkan lemak2 yang menggelayut. Gitu katanya.

Well... 13 hari telah berlalu! Apa yang harus aku lakukan?

Intinya JANGAN RAKUS!

Hari ke 14 kita sudah boleh makan seperti biasanya dan perlu diingat untuk tidak mendadak Rakus. Dan dari sini kita harus benar2 mengatur pola makan kita dan membiasakan untuk:

  1. Tidak MENYAYANGI MAKANAN, rasa sayang terhadap makanan akan membuat kita lupa bahwa sebenarnya kita sudah kenyang.
  2. Tidak Makan terburu-buru, Karna kita butuh waktu untuk memberi kabar kepada Otak bahwa kita sudah Kenyang. Makan makanan TANPA RASA akan membuat kita makan lebih pelan daripada memakan makanan Lezat hahaha ^,^ #itufakta
  3. Tidak LAPAR MATA, ini hal yang paling sering terjadi tanpa kita sadari.


Setelah Berat Badan turun, kewajiban kita adalah menjaganya agar tidak kembali melar dengan pengaturan pola makan yang seimbang.

Dan hasilnya,,, setelah 13 hari berat badanku turun 5-6 kiloan (lumajang lah ya daripada lumanyun). Hepi banget pas temen-temen kantor pada bilang aku kurusan hihihihi :-* Love you all guys muah muah muah

Total berat badan yang hilang sekitar 9 kiloan, termasuk sejak diet herbalife campur campur itu juga.
Dan akhirnya aku dikasih job for Treats To Go DFS 6 kali hehehe (lumayan buat bayar utang wkwkwk *kidding)

Kayaknya sekian dulu deh bagi2 ceritanya,,, buat yang mau nyoba diet ini harap mengumpulkan segenap hati dan fikiran karena diet ini menguras segala emosi jiwa ya permisah (soalnya pas temen pada makan2 kita cuma mlongo sambil nelen ludah) dan buat yang sedang menjalankannya SEMANGADTH YAHHHH!


-Vanilla-  ^,^

Contoh menu pada diet Mayo pertama saya:


Diet mayo
Diet mayo
Diet mayo
Diet mayo
Diet mayo






0

Top Search

New Entry

design by Helplogger

Related post

Author



Saya bukan good writer, juga bukan good blogger, apalagi baking master,,, saya hanya emak-emak berdaster yang sering lupa kalo umurnya udah tua dan anaknya udah dua
(^。^) 

Yuk kenalan disini






"Berbagi-lah hal yang bermanfaat untuk orang lain meski itu kecil, Insya Allah akan memberi manfaat lebih untuk mu meski itu kelak"

- Sera Wicaksono -

Community