[Resep] Sambal Matah Bunga Kecombrang

Sambal matah




Assalamualaikum bunda...

Bali terkenal dengan keindahan alam dan budayanya, tak terkecuali wisata kuliner yang selalu menggoyang lidah. 
Kali ini saya mau berbagi resep sambal bunga bongkotnya (kecombrang). 

Memang sudah banyak sih postingan tentang sambal ini, tapi saya juga mau berbagi biar makin rame, hehehe.


Sambal Bongkot vs Sambal Matah Kecombrang 


Ceritanya kapan hari lalu Mba Weny wence, sales Moments To Go Bali-yang juga tempat saya bekerja, ngajakin lunch di warung mbak Kum yang lokasinya ada di jalan Tukad Musi-Renon Denpasar.
Di warung tersebut kebetulan ada menu sambal bongkot kesukaan mba Weny. 

Jujur sih saya belum pernah makan sambal ini sebelumnya. Icip boleh icip, eh ternyata enak juga. 

Sambel ini aslinya paduan yang pas banget jika disandingkan dengan menu khas Bali seperti sate lilit dan juga lawar.

Eh tapi, disandingkan dengan masakan khas Jawa juga ternyata enak, lho. Karena di warung mba Kum ini notabene adalah masakan khas Jawa. Dan kehadiran sambal bongkot ini bisa match banget dengan tongkol bumbu merah atau cumi hitam pedas.
*aihhh saya jadi laper nih.

Nah, pas besoknya saya belanja di Tiara Dewata-salah satu supermarket di Bali yang paling komplit urusan belanjaan dapurnya, lihat ada bunga bongkot, jadi mendadak ada ilham gitu mau nyoba bikin sambel bongkot sendiri.

Setelah nyari-nyari resep perihal sambal bongkot ini, ternyata yang saya beli adalah bunga kecombrangnya, bukan bongkotnya, eaaaa salah beli gaes!

Yaudah sih, tak ada rotan akar pun jadi, tak ada bongkotnya bunga nya pun jadi.

Jadilah saya bikinnya sambah matah bunga kecombrang ya dear, bukan sambal bongkot. Namun, untuk aroma bongkotnya tetaplah sedap dan bikin nambah nasi.

Dalam resep ini, selain menggunakan bunga kecombrang juga saya tambahkan batang serai biar menciptakan kolaborasi wangi yang haqiqi antara serai dan kecombrang (halah apaan sih).

Yuk, langsung eksekusi saja.

Siapin dulu bahannya ya...

Bahan:

  • 3 buah bunga kecombrang (bongkot), ambil bagian kuncupnya saja.
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya (boleh tidak memakai jika tidak suka)
  • 10 buah cabe rawit (sesuai selera)
  • 5 buah bawang merah
  • 1,5 sdt garam
  • sejumput gula
  • 1 sdt terasi bakar
  • 3 buah jeruk limau
  • 3 sdm minyak kelapa (bisa diganti minyak zaitun atau minyak goreng pun jadi hehehe ^,^ asal jangan minyak bekas ya, apalagi bekas pijit)
  • 2 lembar daun jeruk purut

Cara membuatnya:

  1. Cuci bersih bunga kecombrang lalu iris tipis-tipis. Beri 2 sdt garam dan remas-remas hingga layu, cuci kembali agar rasa garamnya hilang. tiris dan sisihkan.
  2. Iris tipis serai, cabai rawit, bawang merah.
  3. Aduk jadi satu: bongkot, serai, cabai, bawang merah, terasi, garam, gula.
  4. Panaskan miyak lalu masukan semua bahan aduk-aduk sebentar kira-kira 1-2 menit hingga bahan tercampur rata dan layu. Beri air jeruk limau dan aduk rata. Siap deh.


Selamat Mencoba ^,^





Post a Comment

0 Comments